Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ingin Rezeki Lancar, Amalkan Ayat Seribu Dinar

Kompas.com, 17 Januari 2026, 22:01 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Ayat Seribu Dinar dikenal sebagai salah satu ayat Al-Qur’an yang memiliki keutamaan luar biasa. Banyak umat Islam meyakini bahwa ayat ini menjadi wasilah kemudahan hidup, pembuka jalan keluar dari kesulitan, serta pelapang rezeki bagi siapa saja yang mengamalkannya dengan penuh keimanan.

Ayat Seribu Dinar berasal dari Surat Ath-Thalaq ayat 2–3, yang secara jelas menekankan pentingnya takwa dan tawakal kepada Allah SWT dalam menghadapi berbagai persoalan hidup.

Baca juga: Rahasia Silaturahmi: Kunci Pembuka Rezeki dan Keberkahan Hidup

Bacaan Ayat Seribu Dinar

Bacaan Arab:

وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا ۙ
وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۗ
وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗ
اِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖ ۗ
قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

Bacaan Latin:

Wamayyattaqillāha yaj‘allahu makhraja.
Wa yarzuqhu min ḥaitsu lā yaḥtasib.
Wa mayyatawakkal ‘alallāhi fa huwa ḥasbuh.
Innallāha bālighu amrih.
Qad ja‘alallāhu likulli syai’in qadrā.

Terjemahan Ayat Seribu Dinar:

“Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Barang siapa bertawakal kepada Allah, maka Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.”

Baca juga: 5 Doa Sedekah Subuh agar Rezeki Lancar dan Penuh Keberkahan

Keutamaan Ayat Seribu Dinar

Keutamaan Ayat Seribu Dinar tidak hanya terletak pada seringnya dibaca, tetapi terutama pada pemahaman dan pengamalan maknanya. Ayat ini mengajarkan dua prinsip utama dalam Islam, yaitu takwa dan tawakal.

Membaca Ayat Seribu Dinar termasuk bagian dari membaca Al-Qur’an, yang setiap hurufnya bernilai pahala:

“Barang siapa membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka baginya satu kebaikan. Satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh.”
(HR. Tirmidzi)

Selain pahala membaca Al-Qur’an, orang yang benar-benar mengamalkan isi ayat ini akan memperoleh berbagai keutamaan, di antaranya:

  • Dibukakan jalan keluar dari setiap permasalahan hidup
  • Diberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka
  • Dicukupkan segala kebutuhan hidupnya
  • Dituntaskan urusan-urusannya oleh Allah SWT
  • Mendapat kedudukan mulia di sisi Allah SWT.

Baca juga: Bukan Meminta Rezeki, Inilah Doa Sholat Dhuha yang Diajarkan Nabi

Cara Mengamalkan Ayat Seribu Dinar

Mengamalkan Ayat Seribu Dinar tidak cukup hanya dengan menghafal atau membacanya secara rutin. Kunci utama ayat ini terletak pada proses, bukan semata hasil.

Cara mengamalkannya antara lain:

  • Menanamkan ketakwaan dengan menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya
  • Memperkuat tawakal setelah berikhtiar secara maksimal
  • Meyakini bahwa setiap urusan berada dalam ketetapan Allah SWT
  • Bersabar dan tetap istiqamah dalam kebaikan

Ketika seseorang benar-benar bertakwa dan bertawakal, Allah akan memberikan jalan keluar, rezeki, serta kecukupan hidup sebagaimana janji-Nya dalam ayat ini.

Penutup

Keutamaan Ayat Seribu Dinar bukan terletak pada jumlah bacaan, melainkan pada pemahaman dan pengamalan isi kandungannya. Ayat ini mengajarkan bahwa solusi dari setiap kesulitan hidup adalah mendekat kepada Allah melalui takwa dan tawakal.

Dengan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Ayat Seribu Dinar, insyaAllah berbagai kemudahan, kecukupan rezeki, dan ketenangan hidup akan Allah anugerahkan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com