Editor
KOMPAS.com — Pencarian tentang keutamaan bulan Sya’ban, Nisfu Syaban 2026, dan malam Nisfu Syaban 2026 mulai ramai menjelang pertengahan bulan kedelapan dalam kalender hijriah ini.
Sya’ban dikenal sebagai bulan persiapan menuju Ramadan, penuh dengan amalan sunnah yang dicontohkan Rasulullah SAW.
Lalu, kapan malam Nisfu Syaban 2026? Dan apa saja amalan yang dianjurkan?
Baca juga: Benarkah Puasa Setelah Nisfu Syaban Dilarang? Ini Jawabannya
Nisfu Syaban adalah malam tanggal 15 Sya’ban 1447 H.
Berdasarkan kalender hijriah 2026, 15 Sya’ban 1447 H diperkirakan jatuh pada Senin malam, 2 Februari 2026, setelah magrib.
Artinya, malam Nisfu Syaban 2026 dimulai sejak Minggu, 1 Februari 2026 malam.
Bulan Sya’ban memiliki beberapa keistimewaan yang disebutkan dalam hadis:
Rasulullah SAW bersabda:
“Itulah bulan yang banyak dilalaikan manusia, yaitu antara Rajab dan Ramadan. Pada bulan itu amal-amal diangkat kepada Allah, dan aku ingin saat amalku diangkat, aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. An-Nasa’i)
Karena itu, Nabi memperbanyak puasa sunnah di bulan Sya’ban.
Dalam riwayat lain, Sya’ban disebut sebagai Syahrur Rasul (bulannya Rasulullah) karena beliau paling banyak berpuasa di bulan ini setelah Ramadan (HR. Bukhari-Muslim).
Banyak ulama Ahlussunnah menjelaskan keutamaan malam Nisfu Syaban berdasarkan hadis:
“Allah melihat kepada makhluk-Nya pada malam Nisfu Syaban, lalu mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.” (HR. Ibnu Majah, dihasankan sebagian ulama)
Imam Syafi’i dalam Al-Umm menyebut malam Nisfu Syaban termasuk malam yang mustajab doa.
Ulama menganjurkan memperbanyak:
- Membaca Al-Qur’an
- Dzikir dan istighfar
- Shalat sunnah malam
- Doa memohon ampunan
- Puasa sunnah di siang harinya (15 Sya’ban)
Tidak ada tata cara ibadah khusus yang baku, tetapi diisi dengan ibadah umum.
Bulan Sya’ban adalah waktu terbaik untuk:
Baca juga: Simak Tradisi Warga Makkah Hidupkan Malam Nisfu Syaban
Karena itu, tidak heran pencarian tentang keutamaan bulan Sya’ban dan malam Nisfu Syaban 2026 meningkat tajam.
Malam Nisfu Syaban bukan sekadar tradisi, tetapi momentum spiritual untuk membersihkan hati, memperbanyak istighfar, dan menyiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang