Editor
KOMPAS.com - Masjid Istiqlal akan menggelar kegiatan malam Nisfu Syaban pada 15 Syaban 1447 Hijriah atau Senin, 2 Februari 2026.
Kegiatan ini digelar untuk menghidupkan malam Nisfu Syaban yang diperingati dengan melakukan ibadah dan doa bersama menyambut pertengahan bulan Syaban.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selepas salat magrib dan terbuka untuk umum, baik jamaah laki-laki maupun perempuan.
Informasi pelaksanaan kegiatan malam Nisfu Syaban disampaikan melalui akun Instagram resmi Masjid Istiqlal.
Baca juga: Bacaan Doa Malam Nisfu Syaban 2026, Tata Cara, dan Waktu Mengamalkannya
Acara akan dimulai setelah waktu magrib, seiring dimulainya pergantian hari dalam kalender Hijriah.
"InsyaAllah Senin, 2 Februari 2026 ba’da magrib akan dilangsungkan kegiatan malam Nisfu Syaban di Lantai Utama Masjid Istiqlal, Jakarta," bunyi keterangan dalam posting akun Instagram Masjid Istiqlal, @masjidistiqlal.official, Jumat (31/1/2026).
Baca juga: Sholat Tasbih di Malam Nisfu Syaban: Jumlah Rakaat, Niat, dan Tata Caranya
Kegiatan malam Nisfu Syaban di Masjid Istiqlal akan diisi dengan pembacaan Surah Yasin sebanyak tiga kali serta doa Nisfu Syaban.
Ibadah tersebut akan dipimpin oleh Ustaz Anshoruddin Ibrahim dan Ustaz Raden Harmoko, dengan melibatkan jamaah secara bersama-sama.
"Kegiatan ini gratis dan terbuka bagi para jamaah laki-laki dan perempuan tanpa perlu mendaftarkan diri, silakan langsung datang mengikuti kegiatan malam Nisfu Syaban di Masjid Istiqlal," imbau pihak Masjid Istiqlal.
Seperti diketahui, malam Nisfu Syaban dimulai sejak waktu magrib pada Senin, 2 Februari 2026.
Hal ini sesuai dengan ketentuan kalender Hijriah, di mana pergantian hari dimulai sejak matahari terbenam.
Dikutip dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur, malam Nisfu Syaban memiliki keutamaan sebagaimana dijelaskan dalam sejumlah hadits.
Salah satunya menerangkan bahwa Allah SWT memberikan ampunan kepada hamba-hamba-Nya pada malam tersebut.
عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ لَيَطَّلِعُ فِي لَيْللَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْررِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ
Artinya: “Dari Rasulullah ﷺ, beliau bersabda, ‘Sesungguhnya Allah akan “muncul” di malam Nisfuu Sya’ban kemudian mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang musyrik atau orang yang meninggalkan jamaah (murtad).’” (HR Ibnu Majah no 1380)
Dalam riwayat sahih, bulan Syaban juga dikenal sebagai waktu diangkatnya amalan manusia selama satu tahun. Hal ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:
وهو شهر ترفع فيه الأعمال إلى رب العالمين
Artinya: “…Pada bulan tersebut amal perbuatan akan diangkat kepada Tuhan semesta alam,…” (HR al-Nasai dan Ahmad)
Sebagian ulama meyakini bahwa pengangkatan amal tersebut secara khusus terjadi pada malam Nisfu Syaban. Wallahu A’lam.
Karena keutamaannya, malam Nisfu Syaban dianjurkan diisi dengan berbagai amalan ibadah. Sayyid Muhammad ‘Alawi al-Maliki dalam kitab Madza Fi Sya’ban menjelaskan sejumlah amalan yang dapat dilakukan, antara lain memperbanyak istighfar, dzikir baik secara pribadi maupun berjamaah, serta membaca Alquran.
Dalam tradisi masyarakat Muslim di Indonesia, malam Nisfu Syaban umumnya diisi dengan pembacaan Surah Yasin sebanyak tiga kali.
Selain itu, jamaah juga dianjurkan membaca doa malam Nisfu Syaban dan memperbanyak doa, mengingat umat Islam dianjurkan untuk senantiasa memohon kepada Allah SWT.
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا دَعَا أَحَدُكُمْ فَلا يَقُلْ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي إِنْ شِئْتَ وَلَكِنْ لِيَعْزِمْ الْمَسْأَلَةَ وَلْيُعَظِّمْ الرَّغْبَةَ فَإِنَّ اللَّهَ لَا يَتَعَاظَمُهُ شَيْءٌ أَعْطَاهُ
Artinya: Rasulullah ﷺ bersabda, “Jika salah seorang dari kalian berdoa maka janganlah sekali-kali dia berkata, ‘Ya Allah ampunilah aku jika Engkau kehendaki,’ akan tetapi hendaklah ia serius dalam meminta dan harus optimis, karena bagi Allah ‘Azza wa Jalla tidak ada sesuatu yang bagi-Nya merasa kewalahan untuk memberikannya.’” (HR Muslim no 4838)
Pada malam Nisfu Syaban, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak bacaan shalawat, mengingat pada bulan Syaban Allah SWT menurunkan ayat ke-56 Surah Al Ahzab yang memerintahkan kaum muslimin untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang