Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tren Baju Lebaran Pria 2026: Ide Outfit Supaya Tampil Gaya dan Sopan

Kompas.com, 11 Februari 2026, 11:44 WIB
Add on Google
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com — Momen Hari Raya Idul Fitri tak lengkap tanpa outfit yang pas. Untuk Anda pria yang ingin tampil stylish tapi tetap sopan, tren baju Lebaran 2026 menawarkan pilihan-pilihan menarik yang bisa jadi inspirasi OOTD saat mudik atau bersilaturahmi bersama keluarga.

Pilihan Busana Pria yang Lagi Hits untuk Lebaran

Baju Koko Bordir

Trend Lebaran 2026 menunjukkan bahwa baju koko dengan detail bordir menjadi pilihan utama.

Bordir yang diaplikasikan di bagian kerah atau dada memberi kesan modern sekaligus bernuansa tradisional yang elegan.

Baca juga: 7 Inspirasi Model Baju Lebaran Simple tapi Elegan yang Bisa Jadi Pilihanmu

Padu padankan dengan celana bahan untuk tampil rapi dan berkelas.

Baju Koko BordirIlustrasi AI Baju Koko Bordir

Celana Sarung Modern

Sebagai alternatif yang tetap nyaman, celana sarung yang terinspirasi dari motif tradisional hadir dalam versi praktis dan kekinian.

Celana sarung ini cocok dipadukan dengan baju koko atau kemeja muslim, menciptakan look yang santun tapi tetap relevan dengan gaya masa kini.

Celana Sarung Modern.Ilustrasi AI Celana Sarung Modern.

Gaya Kasual dengan Kemeja & Celana Chino

Bagi yang ingin tampil lebih casual, kombinasi kemeja pria berwarna soft seperti pastel atau netral dengan celana chino bisa jadi pilihan.

Gaya ini cocok untuk acara halal bi halal bersama teman atau keluarga.

Gaya Kasual dengan Kemeja & Celana Chino.Ilustrasi AI Gaya Kasual dengan Kemeja & Celana Chino.

Baju Kurta yang Trendy

Baju kurta dengan potongan longgar memberikan suasana santai sekaligus trendi. Dipadukan dengan celana bahan, outfit ini memberi sentuhan modern pada busana Lebaran.

Baju Kurta yang Trendy.Ilustrasi AI Baju Kurta yang Trendy.

All Black Makin Elegan

Untuk Anda yang suka tampilan lebih berani, look all-black dengan baju koko hitam dan celana hitam bisa menjadi pilihan elegan. Tambahkan aksesori seperti jam tangan atau peci hitam supaya penampilan semakin lengkap.

All Black Makin EleganIlustrasi AI All Black Makin Elegan

Tips Memilih Outfit Lebaran Pria 2026

Supaya tampilan Lebaran Anda makin oke, berikut tips singkat yang bisa diikuti:

Pilih Warna yang Elegan

Warna lembut seperti putih, beige, pastel, atau khaki cocok dipakai untuk suasana hangat bersama keluarga.

Bahan Adem & Nyaman

Pilih bahan seperti katun atau viscose yang ringan dan nyaman dikenakan seharian, terutama saat cuaca hangat.

Mix & Match dengan Aksesori

Tambahkan peci, sepatu loafers atau sneakers bersih, serta jam tangan untuk menyempurnakan look tanpa terkesan berlebihan. 

Baca juga: Tren Baju Lebaran 2026, Rompi Lepas Jadi Favorit

Kesimpulan

Tahun 2026, tren baju Lebaran pria tetap mengedepankan gabungan antara tradisi dan modernitas — dari baju koko bordir, celana sarung modern, hingga outfit kasual yang tetap sopan.

Gaya yang fleksibel dan nyaman ini pas dipakai saat sholat Idul Fitri, kumpul keluarga, atau foto keluarga berkesan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kemenhaj Jateng Beri Ide Unik Mahar Tiket Haji: Bernilai Manfaat, Hak Istri Tetap Aman Meski Cerai
Kemenhaj Jateng Beri Ide Unik Mahar Tiket Haji: Bernilai Manfaat, Hak Istri Tetap Aman Meski Cerai
Aktual
Kemenhaj Jateng Ungkap Alasan Ratusan Calon Jemaah Haji Jateng Mundur Tahun Ini
Kemenhaj Jateng Ungkap Alasan Ratusan Calon Jemaah Haji Jateng Mundur Tahun Ini
Aktual
Kisah Pasutri Lansia Asal Banjar, Berhasil Berangkat Haji Usai Menabung dari Hasil Bertani Padi dan Singkong
Kisah Pasutri Lansia Asal Banjar, Berhasil Berangkat Haji Usai Menabung dari Hasil Bertani Padi dan Singkong
Aktual
Menhaj Lantik PPIH Embarkasi 2026, Tekankan Layanan Inklusif untuk Jemaah Haji
Menhaj Lantik PPIH Embarkasi 2026, Tekankan Layanan Inklusif untuk Jemaah Haji
Aktual
Gurun Saudi “Hidup” Kembali: Bunga Liar Bermekaran, Serangga Penyerbuk Kembali Bermunculan
Gurun Saudi “Hidup” Kembali: Bunga Liar Bermekaran, Serangga Penyerbuk Kembali Bermunculan
Aktual
Persiapan Kurban 2026: Intip Estimasi Harga Kambing dan Tips Memilih Hewan Terbaik
Persiapan Kurban 2026: Intip Estimasi Harga Kambing dan Tips Memilih Hewan Terbaik
Aktual
Arab Saudi Siapkan 10 Jalur Darat untuk Haji dari Berbagai Negara
Arab Saudi Siapkan 10 Jalur Darat untuk Haji dari Berbagai Negara
Aktual
Kiswah Ka’bah Diangkat, Isyarat Dimulainya Perjalanan Haji 2026
Kiswah Ka’bah Diangkat, Isyarat Dimulainya Perjalanan Haji 2026
Aktual
Ribuan Alumni Tebuireng Berkumpul, Wasiat KH Hasyim Asy’ari Kembali Digaungkan
Ribuan Alumni Tebuireng Berkumpul, Wasiat KH Hasyim Asy’ari Kembali Digaungkan
Aktual
Jadwal Lengkap Keberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji Indonesia 2026
Jadwal Lengkap Keberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji Indonesia 2026
Aktual
Biaya Haji Lokal Sulut Naik Jadi Rp 5 Juta Per Jemaah, Dibiayai APBD
Biaya Haji Lokal Sulut Naik Jadi Rp 5 Juta Per Jemaah, Dibiayai APBD
Aktual
Kisah Harsono, Jemaah Haji Tertua Karanganyar yang Berangkat dari Menabung Hasil Tani dan Ternak
Kisah Harsono, Jemaah Haji Tertua Karanganyar yang Berangkat dari Menabung Hasil Tani dan Ternak
Aktual
 Petugas Haji Indonesia Mulai Berangkat ke Arab Saudi untuk Siapkan Layanan Jamaah Haji 2026
Petugas Haji Indonesia Mulai Berangkat ke Arab Saudi untuk Siapkan Layanan Jamaah Haji 2026
Aktual
460 Petugas Haji RI Lebih Dulu Terbang ke Madinah, Siap Layani Jemaah Selama 77 Hari
460 Petugas Haji RI Lebih Dulu Terbang ke Madinah, Siap Layani Jemaah Selama 77 Hari
Aktual
Haji 2026 Dimulai 18 April, Jemaah Indonesia Masuk Gelombang Awal
Haji 2026 Dimulai 18 April, Jemaah Indonesia Masuk Gelombang Awal
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com