KOMPAS.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, banyak muslimah mulai menyiapkan berbagai perlengkapan ibadah yang akan digunakan saat salat Id.
Selain memilih pakaian Lebaran, mukena juga menjadi salah satu item yang sering diperhatikan karena digunakan saat beribadah bersama keluarga maupun jamaah di masjid atau lapangan terbuka.
Tidak sedikit perempuan yang kini mencari model mukena yang tidak hanya nyaman dipakai, tetapi juga memiliki desain yang lebih modern.
Mukena dengan tampilan mewah namun tetap sederhana, bahan yang adem, serta ukuran yang praktis dibawa bepergian menjadi tren yang banyak diminati.
Hal ini tidak terlepas dari kondisi iklim Indonesia yang cenderung panas dan lembap. Mukena dengan bahan yang terlalu tebal atau tidak memiliki sirkulasi udara yang baik dapat membuat tubuh cepat gerah, terutama saat salat Id yang sering dilakukan di luar ruangan.
Karena itu, berbagai brand lokal mulai menghadirkan koleksi mukena yang menggabungkan bahan katun ringan, desain elegan, serta ukuran yang mudah dilipat atau disimpan dalam tas kecil.
Berikut beberapa tren mukena yang banyak direkomendasikan untuk Lebaran karena dikenal nyaman, adem, dan tetap terlihat elegan.
Mukena Katun Motif 2-in-1 yang PraktisMukena ini biasanya dilengkapi dengan resleting di bagian dagu sehingga pemakai dapat mengenakannya dari depan tanpa harus menyarungkan dari atas kepala.
Bahan katun yang digunakan dikenal lembut di kulit serta memiliki sirkulasi udara yang baik. Karena itu, mukena jenis ini sering dipilih untuk digunakan saat musim panas atau saat salat di tempat yang cukup ramai.
Selain itu, desain motif floral yang lembut membuat mukena terlihat lebih feminin. Banyak produk juga sudah dilengkapi pouch atau tas kecil sehingga mudah dibawa saat bepergian atau traveling.
Baca juga: Tren Mukena Lebaran 2026: Model 2-in-1 hingga Bahan Silk Premium Jadi Favorit Muslimah
Mukena Katun dengan Aksen Renda EleganBiasanya mukena jenis ini menggunakan kombinasi bahan katun dan katun voile yang dikenal ringan serta tidak mudah membuat gerah. Motif printing pada kain juga sering dipilih agar tampilan mukena terlihat lebih hidup.
Menariknya, beberapa model mukena renda tidak menggunakan karet di bagian kepala. Desain ini dianggap lebih nyaman karena tidak menekan kepala terlalu kuat, terutama ketika dipakai dalam waktu lama seperti saat salat tarawih atau salat Id.
Mukena Katun Premium yang Tidak MenerawangMukena yang terlalu tipis terkadang membuat pemakai merasa kurang nyaman karena terlihat menerawang.
Karena itu, mukena berbahan katun premium menjadi pilihan yang cukup diminati. Bahan ini dikenal breathable atau memiliki sirkulasi udara yang baik, tetapi tetap cukup tebal sehingga tidak transparan.
Beberapa model juga dilengkapi fitur resleting di bagian dagu yang memudahkan pemakai menyesuaikan posisi mukena. Selain itu, mukena biasanya dijual dalam satu set lengkap dengan tas penyimpanan.
Mukena Katun Voile yang Ringan dan Tidak Mudah KusutUkuran mukena biasanya dibuat lebih longgar agar dapat menutup tubuh dengan sempurna sekaligus memberikan ruang gerak yang nyaman saat salat.
Karena mudah dilipat dan tidak memerlukan banyak perawatan, mukena jenis ini sering dipilih oleh mereka yang aktif bepergian atau ingin membawa mukena sendiri ke masjid.
Baca juga: Mukena Pink Tren Lebaran 2026: Warna Lembut yang Elegan dan Jadi Favorit Muslimah
Mukena Jumbo dengan Renda Two ToneBagi yang menyukai tampilan mukena yang terlihat lebih mewah, model mukena jumbo dengan renda two tone dapat menjadi pilihan.
Mukena ini biasanya menggunakan bahan katun foil premium yang terasa halus dan ringan saat dipakai.
Detail renda dua warna di bagian bawah mukena memberikan sentuhan estetika yang berbeda tanpa membuat desainnya terlihat terlalu ramai.
Selain itu, sistem tali ikat di bagian kepala memungkinkan pemakai menyesuaikan ukuran sesuai kenyamanan.
Tren mukena kekinian juga menghadirkan desain dengan aksen rempel atau ruffle di bagian tepi kain. Detail ini membuat tampilan mukena terlihat lebih manis dan feminin.
Biasanya mukena jenis ini menggunakan warna pastel yang lembut seperti sage green, dusty pink atau baby blue. Warna-warna tersebut memberikan kesan segar dan tidak terlalu mencolok.
Selain tampilannya yang menarik, bahan katun yang digunakan juga tetap mengutamakan kenyamanan sehingga cocok digunakan oleh remaja maupun dewasa.
Mukena dengan Detail Tile dan BrokatHiasan renda brokat di bagian tepian kain memberikan tampilan yang anggun dan elegan. Meskipun terlihat mewah, bahan yang digunakan biasanya tetap berupa katun mikro premium yang ringan dan adem di kulit.
Mukena jenis ini sering hadir dalam ukuran jumbo all size sehingga dapat digunakan dengan nyaman oleh berbagai bentuk tubuh.
Baca juga: Tren Lebaran 2026: Baju Kurung Melayu Diburu, Geser Popularitas Gamis
Dalam ibadah salat, pakaian yang dikenakan sebaiknya memberikan rasa nyaman agar tidak mengganggu konsentrasi.
Dalam buku Fiqh Sunnah karya Sayyid Sabiq dijelaskan bahwa pakaian untuk salat harus menutup aurat, bersih, serta tidak menghambat gerakan saat beribadah.
Hal serupa juga dijelaskan dalam buku Ensiklopedi Fikih Wanita karya Abu Malik Kamal bahwa pakaian salat yang longgar dan tidak menimbulkan rasa panas dapat membantu seseorang lebih fokus dalam menjalankan ibadah.
Karena itu, memilih mukena yang tepat bukan hanya soal tampilan atau tren semata. Bahan yang adem, ukuran yang longgar, serta desain yang praktis dapat membantu menciptakan suasana ibadah yang lebih tenang.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, berbagai model mukena kini hadir dengan perpaduan desain modern dan bahan yang lebih nyaman.
Pilihan yang beragam tersebut membuat muslimah dapat tetap tampil elegan sekaligus merasa nyaman saat menjalankan salat Id bersama keluarga dan masyarakat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang