Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pesan Idul Fitri Dedi Mulyadi: Lebaran Tak Harus ke Open House, Keluarga Lebih Utama

Kompas.com, 20 Maret 2026, 14:16 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Barat menyampaikan pesan hangat sekaligus permohonan maaf kepada seluruh warga pada momentum Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam pernyataannya, ia mengucapkan selamat Lebaran bagi masyarakat yang telah merayakan, sekaligus menyampaikan permohonan maaf karena merasa belum maksimal memberikan pelayanan terbaik.

“Selamat Lebaran ya bagi yang sudah melaksanakan hari ini, mohon maaf saya banyak salah, belum bisa memberikan yang terbaik bagi seluruh warga Jawa Barat,” ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya, Jumat (20/3/2026).

Gubernur juga menginformasikan agenda dirinya pada hari raya. Ia akan melaksanakan Salat Idul Fitri di halaman Gedung Sate, kemudian membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bersilaturahmi secara santai di Gedung Pakuan.

Baca juga: Jelang Shalat Idul Fitri, Kapasitas Masjid Nasional Al Akbar Surabaya Diperluas

“Saya melaksanakan salat Id di halaman Gedung Sate, dan jam delapan sampai jam sepuluh saya berada di Gedung Pakuan. Kalau ingin bertemu kita makan bareng di situ, mangga saya tunggu,” katanya.

Imbau Tetap Bersama Keluarga

Namun, secara khusus ia justru mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk tidak perlu datang ke open house.

Menurutnya, momen Lebaran sebaiknya dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga dan kerabat.

“Buat ASN Provinsi Jawa Barat tidak usah repot-repot datang ke Gedung Pakuan. Fokus bersama keluarga saja, mengunjungi sanak saudara jauh lebih penting,” tegasnya.

Ia juga menyarankan masyarakat untuk memanfaatkan waktu Lebaran dengan hal-hal yang lebih bermakna, seperti berziarah ke makam orang tua dibandingkan menghadiri acara formal.

Selain itu, Gubernur turut menyampaikan apresiasi kepada para petugas yang tetap bekerja saat Hari Raya, seperti TNI, Polri, tenaga kesehatan, dan petugas perhubungan.

“Terima kasih sudah meninggalkan keluarga, tidak takbiran bersama keluarga, tidak salat Id bersama keluarga, tetap fokus di pos-pos tugasnya,” ucapnya.

Tak lupa, ia juga meminta maaf kepada para pemudik yang melintasi wilayah Jawa Barat apabila pelayanan yang diberikan belum memenuhi harapan.

“Mohon maaf kalau yang lewat mudik di Jawa Barat belum bisa memuaskan sesuai harapan. Mudah-mudahan tahun depan kami bisa terus memperbaiki,” katanya.

Baca juga: Puasa Beda, Lebaran Beda: Dosen UMM Soroti Fenomena Ibadah Campuran

Menutup pesannya, Gubernur menegaskan bahwa kebahagiaan sederhana saat Lebaran adalah bisa bertemu masyarakat, tanpa perlu seremoni berlebihan.

“Nikmati Lebaran bersama keluarga dengan baik. Salam untuk semuanya, hatur mohon,” pungkasnya.

Momen Idul Fitri pun diharapkan menjadi ajang mempererat kebersamaan, sekaligus refleksi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di masa mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Niat Puasa Qadha Kapan Dibaca? Waktu, Niat dan Ketentuannya
Niat Puasa Qadha Kapan Dibaca? Waktu, Niat dan Ketentuannya
Doa dan Niat
Surat Yasin Lengkap Bahasa Indonesia: Bacaan, Arti, dan Keutamaannya
Surat Yasin Lengkap Bahasa Indonesia: Bacaan, Arti, dan Keutamaannya
Aktual
Khutbah Jumat 27 Maret 2026: Menjaga Ruh Ramadhan di Bulan Syawal dan Seterusnya
Khutbah Jumat 27 Maret 2026: Menjaga Ruh Ramadhan di Bulan Syawal dan Seterusnya
Aktual
Sekolah Tetap Masuk usai Lebaran 2026, Pemerintah Batalkan Wacana Belajar Hybrid
Sekolah Tetap Masuk usai Lebaran 2026, Pemerintah Batalkan Wacana Belajar Hybrid
Aktual
Hukum Menggabung Puasa Qadha dan Syawal, Boleh atau Harus Dipisah? Ini Penjelasan Ulama
Hukum Menggabung Puasa Qadha dan Syawal, Boleh atau Harus Dipisah? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Halal Bihalal dengan ASN, Wabup Bangkalan Minta Kinerja Pegawai Tak Menurun Hingga Hemat BBM
Halal Bihalal dengan ASN, Wabup Bangkalan Minta Kinerja Pegawai Tak Menurun Hingga Hemat BBM
Aktual
Parenting 'Orang Kaya' Disorot, Islam Ajarkan Adab & Karakter Anak
Parenting "Orang Kaya" Disorot, Islam Ajarkan Adab & Karakter Anak
Aktual
Cuaca Ekstrem Ancam Makkah dan Madinah, Saudi Keluarkan Peringatan
Cuaca Ekstrem Ancam Makkah dan Madinah, Saudi Keluarkan Peringatan
Aktual
Inspirasi Outfit Pria Muslim April 2026: Koko Oversize, Kurta, hingga Warna Earth Tone
Inspirasi Outfit Pria Muslim April 2026: Koko Oversize, Kurta, hingga Warna Earth Tone
Aktual
Bacaan Sujud Tilawah Lengkap: Doa, Tata Cara dan Keutamaannya Lengkap
Bacaan Sujud Tilawah Lengkap: Doa, Tata Cara dan Keutamaannya Lengkap
Aktual
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan Saat WFA
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan Saat WFA
Aktual
Ayat Seribu Dinar: Bacaan Lengkap, Arti, dan Rahasia Keutamaannya
Ayat Seribu Dinar: Bacaan Lengkap, Arti, dan Rahasia Keutamaannya
Doa dan Niat
Kalender Jawa April 2026 Lengkap dengan Weton: Tanggal Islam, Pasaran, dan Hari Baik
Kalender Jawa April 2026 Lengkap dengan Weton: Tanggal Islam, Pasaran, dan Hari Baik
Aktual
Waspada Microsleep Saat Balik Lebaran, Ini Tanda dan Cara Mencegahnya
Waspada Microsleep Saat Balik Lebaran, Ini Tanda dan Cara Mencegahnya
Aktual
Libur April 2026: Ini Daftar Tanggal Merah dan Long Weekend yang Bisa Dimanfaatkan
Libur April 2026: Ini Daftar Tanggal Merah dan Long Weekend yang Bisa Dimanfaatkan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com