Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sampaikan Salam dari Prabowo di Haul Guru Tua, Fadel Muhammad: Apa yang Bisa Dibantu buat Alkhairaat

Kompas.com, 2 April 2026, 08:30 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com — Ketua Dewan Pembina Pengurus Besar (PB) Alkhairaat, Fadel Muhammad, menyampaikan salam langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto kepada seluruh warga Alkhairaat (Abnaulkhairaat).

“Beliau (presiden) menyampaikan salam dan mengatakan apa yang bisa dibantu buat Alkhairaat,” kata Fadel di hadapan puluhan ribu Abnaulkhairaat saat peringatan Haul ke-58 Guru Tua di Kompleks PB Alkhairaat, Kota Palu, Rabu (1/4/2026).

Fadel mengungkapkan, pertemuan dengan Presiden Prabowo terjadi usai dirinya melakukan perjalanan bisnis di Jepang.

Baca juga: Lautan Manusia Padati Haul Guru Tua di Palu, Pesan Cinta dan Pendidikan Menggema

Dalam kesempatan itu, ia menghadap presiden yang tengah membicarakan persiapan kunjungan bisnis lanjutan ke Korea Selatan.

“Saya menyampaikan permohonan maaf tidak bisa ikut, dan saya jelaskan akan menghadiri Haul Guru Tua di Palu,” ungkapnya.

Dorong Alkhairaat Jadi Organisasi Nasional

Dalam pertemuan tersebut, Fadel juga menjelaskan kondisi terkini Alkhairaat kepada presiden. Ia menegaskan bahwa Alkhairaat telah berkembang pesat sejak sebelum kemerdekaan dan kini memiliki 28 cabang di seluruh Indonesia.

“Kami berpikir, seharusnya Alkhairaat sebagai organisasi masyarakat harus statusnya nasional. Karena selama ini, Alkhairaat dikenal sebagai organisasi masyarakat lokal, walaupun sudah besar,” katanya menegaskan.

Ia pun berharap adanya dukungan berbagai pihak agar Alkhairaat dapat didaftarkan sebagai organisasi sosial kemasyarakatan berskala nasional, sejajar dengan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama.

Menurut Fadel, peningkatan status menjadi organisasi nasional akan membuka peluang lebih luas, terutama dalam mengakses bantuan dari pemerintah pusat maupun lembaga internasional.

“Kalau statusnya nasional, Insyaallah kita bisa mendapatkan berbagai bantuan dan beasiswa, baik dalam negeri maupun luar negeri,” katanya.

Ia juga menyoroti kendala pendanaan yang selama ini dihadapi Alkhairaat, sementara sebagian besar perputaran anggaran nasional berada di Jakarta.

Puluhan Ribu Jemaah Padati Haul Guru Tua

Haul ke-58 Sayyid Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua berlangsung khidmat dan dihadiri puluhan ribu jamaah dari berbagai daerah di Indonesia.

Massa memenuhi lapangan kompleks Alkhairaat seluas satu hektar hingga meluber ke Jalan Sis Aljufri, Kota Palu, tepat di depan Kantor PB Alkhairaat.

Peringatan yang jatuh pada 12 Syawal/1 April 2026 ini mengusung tema “Meneguhkan spirit keteladanan Guru Tua dalam bingkai peradaban ilmu dan akhlak.”

Sebelum puncak acara, rangkaian kegiatan juga telah diawali dengan Festival Raudhah SIS Aljufri pada 28–30 Maret 2026.

Baca juga: Haul Akbar Syaikhona Kholil Bangkalan, Warga Madura di Kaltim Sediakan 8.000 Nasi Kotak Gratis

Saat ini, Alkhairaat memiliki tidak kurang dari 10 juta Abnaulkhairaat yang tersebar di seluruh Indonesia. Dalam bidang pendidikan, lembaga ini telah mengelola 1 perguruan tinggi, sekitar 50 pondok pesantren, dan lebih dari 1.700 madrasah.

Warisan pendidikan inilah yang terus menjadi fondasi perjuangan Alkhairaat dalam membangun umat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Jadwal Haji 2026 Resmi, Jemaah Berangkat 21 April hingga Pulang 1 Juli
Jadwal Haji 2026 Resmi, Jemaah Berangkat 21 April hingga Pulang 1 Juli
Aktual
Simak Jadwal Haji 2026 Lengkap: Keberangkatan Gelombang 1 dan 2
Simak Jadwal Haji 2026 Lengkap: Keberangkatan Gelombang 1 dan 2
Aktual
Aplikasi Nusuk Tembus 51 Juta Pengguna Jelang Haji 2026
Aplikasi Nusuk Tembus 51 Juta Pengguna Jelang Haji 2026
Aktual
8 Keutamaan Baca Yasin di Malam Jumat, Dikabulkan Segala Hajat
8 Keutamaan Baca Yasin di Malam Jumat, Dikabulkan Segala Hajat
Doa dan Niat
Ketum PBNU Gus Yahya Temui Dubes AS Bahas Perdamaian Timur Tengah
Ketum PBNU Gus Yahya Temui Dubes AS Bahas Perdamaian Timur Tengah
Aktual
Kumpulan Doa dan Amalan Saat Terjadi Gempa Bumi
Kumpulan Doa dan Amalan Saat Terjadi Gempa Bumi
Doa dan Niat
Khutbah Jumat 3 April 2026: Puasa Syawal Menguatkan Disiplin dan Konsistensi Ibadah
Khutbah Jumat 3 April 2026: Puasa Syawal Menguatkan Disiplin dan Konsistensi Ibadah
Aktual
5 Rukun Khutbah Jumat yang Wajib Dipenuhi, Jangan Sampai Terlewat!
5 Rukun Khutbah Jumat yang Wajib Dipenuhi, Jangan Sampai Terlewat!
Aktual
Sampaikan Salam dari Prabowo di Haul Guru Tua, Fadel Muhammad: Apa yang Bisa Dibantu buat Alkhairaat
Sampaikan Salam dari Prabowo di Haul Guru Tua, Fadel Muhammad: Apa yang Bisa Dibantu buat Alkhairaat
Aktual
Lautan Manusia Padati Haul Guru Tua di Palu, Pesan Cinta dan Pendidikan Menggema
Lautan Manusia Padati Haul Guru Tua di Palu, Pesan Cinta dan Pendidikan Menggema
Aktual
Rahasia Rezeki Lancar dari Surat Al Waqiah: Amalan Pesantren yang Banyak Diamalkan
Rahasia Rezeki Lancar dari Surat Al Waqiah: Amalan Pesantren yang Banyak Diamalkan
Doa dan Niat
Puasa Ayyamul Bidh April 2026 Jatuh Tanggal Ini, Lengkap Niat dan Keutamaannya
Puasa Ayyamul Bidh April 2026 Jatuh Tanggal Ini, Lengkap Niat dan Keutamaannya
Aktual
Haul Akbar Syaikhona Kholil Bangkalan, Warga Madura di Kaltim Sediakan 8.000 Nasi Kotak Gratis
Haul Akbar Syaikhona Kholil Bangkalan, Warga Madura di Kaltim Sediakan 8.000 Nasi Kotak Gratis
Aktual
Visa Haji Vidi Aldiano Terbit: Keluarga Pilih Badal Haji, Apa Syarat dan Hukumnya?
Visa Haji Vidi Aldiano Terbit: Keluarga Pilih Badal Haji, Apa Syarat dan Hukumnya?
Aktual
Puasa Syawal dan Ayyamul Bidh Bisa Digabung? Ini Penjelasan Ulama
Puasa Syawal dan Ayyamul Bidh Bisa Digabung? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com