Editor
KOMPAS.com - Perawatan berkala Kabah di tengah Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, kembali dilakukan, menampilkan sisi langka dari bangunan suci tersebut tanpa penutup kiswah.
Momen ini menjadi perhatian umat Islam dunia setelah dokumentasinya dibagikan oleh Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, melalui akun X resminya, @tfrabiah.
Dalam unggahannya, Al-Rabiah menegaskan bahwa proses ini merupakan bagian dari perawatan berkelanjutan terhadap Baitullah.
“Perawatan berkelanjutan untuk Baitullahil Haram. Dengan perhatian yang tak henti-hentinya dari Hamba Haramain Syarifain dan Yang Mulia Putra Mahkota—semoga Allah melindungi keduanya—dimulailah pekerjaan pemeliharaan berkala untuk Ka'bah, guna menjaga unsur-unsurnya; dan mempertahankannya—semoga Allah memuliakannya—dalam bentuk yang paling indah dan termegah. Selamat datang, #حيّاكم_الله di Mekah Al-Mukarramah,” tulisnya.
Baca juga: Mengapa Pesawat Dilarang Terbang di Atas Kabah? Ini Alasannya
Perawatan ini memperlihatkan detail struktur Kabah yang biasanya tertutup kiswah, termasuk bagian penting seperti Shadharwan—fondasi marmer miring yang mengelilingi tiga sisi Ka’bah, kecuali sisi pintu dan sisi yang menghadap Hijr Ismail.
Penampakan Kabah dari atas di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi.Berdasarkan laporan Saudi Press Agency, Shadharwan tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga fungsi struktural penting.
Bagian ini berperan memperkuat bangunan, melindungi fondasi dari air hujan dan banjir, serta menjadi tempat pengait untuk mengamankan kiswah.
Secara historis, Shadharwan telah mengalami berbagai renovasi sejak tahun 542 Hijriah (1148 Masehi).
Pada era modern, di bawah kepemimpinan Salman bin Abdulaziz Al Saud, pembaruan marmer dilakukan menggunakan material berkualitas tinggi yang tetap mempertahankan keaslian estetika.
Baca juga: RI Sukses Punya Kampung Haji di Mekkah, Poin Baru Pelayanan Haji
Restorasi tersebut juga menjaga potongan marmer bersejarah di bawah pintu Ka’bah, sekaligus memastikan kekuatan struktur dan membantu mengatur arus jamaah saat tawaf dengan berfungsi sebagai pembatas halus.
Perawatan rutin ini menjadi bagian dari komitmen Arab Saudi dalam menjaga kesucian dan kemegahan Ka’bah, sekaligus memastikan keamanan serta kenyamanan jutaan jamaah yang datang setiap tahun ke Masjidil Haram di Makkah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang