Editor
KOMPAS.com - Arab Saudi mulai mengaktifkan kesiapan tertinggi di sektor transportasi menjelang musim Haji 1447 H atau Haji 2026.
Persiapan dilakukan untuk melayani jutaan jemaah dari berbagai negara yang akan datang ke Tanah Suci.
Pemerintah menyiapkan sistem transportasi terintegrasi melalui jalur udara, darat, laut, dan kereta api.
Baca juga: Jelang Haji 2026, Arab Saudi Tangkap 14 Ribu Pelanggar dalam Sepekan
Langkah ini ditujukan agar mobilitas jemaah berlangsung aman, lancar, dan tertib selama musim haji.
Dilansir dari Gulf News (18/4/2026), Kementerian Transportasi dan Logistik Arab Saudi menyatakan seluruh persiapan dilakukan melalui pendekatan terpadu yang menghubungkan semua moda transportasi.
Sistem ini dirancang untuk memberikan perjalanan ibadah yang nyaman dan aman bagi para jemaah dari seluruh dunia.
Baca juga: Arab Saudi Kembali Tegaskan Sanksi bagi Jemaah Ilegal, Haji 2026 Wajib Pakai Izin Resmi
Sektor penerbangan menjadi tulang punggung kedatangan jemaah internasional ke Arab Saudi. Pemerintah menyiapkan kapasitas besar untuk mengakomodasi arus masuk jemaah haji tahun ini.
Sebanyak lebih dari 3,1 juta kursi penerbangan telah dialokasikan bagi jemaah haji. Kapasitas tersebut didukung lebih dari 12.000 penerbangan reguler dan charter.
Otoritas setempat juga menurunkan tim pengawas untuk memastikan maskapai dan bandara memenuhi standar pelayanan serta performa operasional selama musim haji.
Arab Saudi menetapkan enam bandara utama sebagai pintu masuk penerbangan haji. Seluruh operasional didukung lebih dari 22.000 petugas.
Pemerintah juga meluncurkan layanan baru berupa baggage-free traveller yang memungkinkan bagasi dikirim langsung dari lokasi penginapan jemaah.
Selain itu, distribusi air zamzam melalui sistem pengiriman awal juga diperluas guna mempercepat pelayanan kepada jemaah.
Maskapai nasional Arab Saudi ikut meningkatkan kapasitas angkut selama musim haji. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi tingginya kebutuhan transportasi udara.
Saudia menyediakan lebih dari satu juta kursi dengan dukungan layanan digital modern.
Sementara itu, flynas menyatakan siap mengangkut ratusan ribu jemaah, termasuk lebih dari 147.000 penumpang dari 20 destinasi internasional.
Transportasi kereta akan memegang peran penting dalam mobilitas jemaah di area haji. Moda ini disiapkan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas darat.
Saudi Arabia Railways menjadwalkan lebih dari 2.000 perjalanan Kereta Mashair.
Layanan ini diperkirakan mengangkut lebih dari dua juta penumpang antara Mina, Muzdalifah, dan Arafah.
Sementara itu, Kereta Cepat Haramain akan mengoperasikan 5.308 perjalanan dengan kapasitas lebih dari 2,2 juta kursi.
Jalur ini menghubungkan Mekkah dan Madinah melalui Bandara Internasional King Abdulaziz.
Di jalur darat, pemerintah melakukan pemeliharaan besar-besaran untuk menunjang keselamatan jemaah.
Pekerjaan yang dilakukan meliputi pembersihan lebih dari 56 juta meter kubik gundukan pasir, perawatan 178.000 unit lampu jalan, serta pemasangan lebih dari 4.000 rambu penunjuk arah dan peringatan.
Transportasi umum juga diperkuat melalui armada lebih dari 33.000 bus dan 5.000 taksi.
Selain itu, inspeksi lapangan ditingkatkan untuk memastikan seluruh kendaraan memenuhi standar keselamatan.
Selain transportasi penumpang, Arab Saudi juga memperbesar kapasitas layanan logistik dan pengiriman barang.
Saudi Post mengerahkan armada truk, kendaraan distribusi, skuter listrik, dan sepeda motor untuk mendukung operasional di kawasan padat seperti bandara dan rumah sakit.
Di sektor laut, fasilitas Pelabuhan Islam Jeddah juga telah disiapkan untuk menerima kedatangan jemaah dengan tim khusus yang mempercepat prosedur layanan.
Pusat Keselamatan Transportasi Nasional menyatakan tim tanggap darurat akan bekerja sepanjang waktu di seluruh sektor transportasi.
Petugas disiagakan 24 jam untuk melakukan respons cepat apabila terjadi insiden selama musim haji berlangsung.
Dengan kesiapan menyeluruh ini, Arab Saudi menargetkan pelayanan Haji 2026 berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi jutaan jemaah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang