Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Fakta Penting di Masjid Nabawi yang Wajib Diketahui Jemaah Haji, Nomor 1 Sering Disalahpahami!

Kompas.com, 23 April 2026, 08:44 WIB
Pythag Kurniati,
Farid Assifa

Tim Redaksi

MADINAH, KOMPAS.com - Berkunjung ke Masjid Nabawi adalah salah satu kegiatan ibadah yang biasanya dilakukan jemaah haji Indonesia. Masjid Nabawi adalah masjid yang terletak di Kota Suci Madinah dan dibangun oleh Rasulullah SAW.

Shalat di masjid ini lebih baik daripada shalat di masjid mana pun, kecuali di Masjidil Haram, diriwayatkan dari hadis.

Berikut adalah tiga hal yang perlu diketahui jemaah haji Indonesia yang ingin beribadah di Masjid Nabawi.

1. Tidak Semua Air di Masjid Nabawi adalah Zamzam

Tidak semua air yang disediakan di Masjid Nabawi adalah air zamzam. Jemaah Indonesia bisa membedakan apakah air tersebut zamzam atau air biasa dari letaknya.

Baca juga: Kisah Sumur Zamzam Tak Pernah Kering Sejak 4.000 Tahun Silam

Air zamzam biasanya diletakkan di bagian dalam Masjid Nabawi. Sedangkan air yang terletak di pelataran masjid adalah air biasa.

Kedua jenis air itu dapat diminum oleh jemaah Masjid Nabawi secara gratis. Anda bisa meminum air Zamzam dengan membaca doa doa terlebih dahulu. Namun air biasa juga bisa berfungsi menghidrasi tubuh.

2. Disediakan Plastik Gratis Tempat Sandal sebelum Masuk Masjid

Jika anda pergi ke Masjid Nabawi jangan lupa untuk menyimpan sandal di rak atau dengan menggunakan plastik yang disediakan oleh pengurus masjid.

Fasilitas plastik ini antara lain bisa anda dapati di pintu 25 yang dikenal dengan Bab Khadijah atau atau Bab An-Nisa yang merupakan pintu khusus jemaah perempuan.

Pintu ini memiliki penujuk bertuliskan 'Women Entrace'. Anda bisa menemukan kotak berisi plastik yang bisa digunakan untuk menyimpan sandal atau anda bisa juga membawa tas dari rumah.

3. Waktu Payung Terbuka dan Tertutup

Ratusan paying raksasa menjadi daya Tarik Masjid Nabawi. Jemaah biasanya menunggu untuk dapat mendokumentasikan Waktu saat payung-payung tersebut membuka dan menutup.

Lantas kapan payung di area Nabawi terbuka?

Pada Selasa (21/4/2026), Kompas.com berkesempatan untuk melihat payung-payung di Nabawi terbuka tepatnya pukul 05.45 Waktu Arab Saudi atau seusai waktu Subuh.

Payung-payung tersebut kurang lebih terbuka dalam waktu tiga hingga lima menit untuk mengembang dengan sempurna.

Payung tersebut biasanya dibuka Ketika waktu syuruk hingga pukul 17.00 Waktu Arab Saudi.

Sejarah Singkat Masjid Nabawi

Setelah Rasulullah hijrah ke Madinah, beliau membangun masjid-masjid seperti Quba dan Masjid Nabawi.

Rasulullah memilih tempat pemberhentian onta yang ditunggangginya sebagai lokasi pembangunan masjid. Rasulullah bahkan terjun langsung dalam pembangunan Masjid Nabawi.

Baca juga: Khasiat Air Zamzam dan Kesalahan saat Meminumnya yang Perlu Dihindari

Pada awal pembangunan, Rasulullah tidak memiliki mimbar untuk berkhutbah. Nabi Muhammad menyandarkan tubuhnya ke sebuah pohon setiap kali berceramah.

Perluasan Masjid Nabawi dilakukan setelah Perang Khaibar karena saat itu umat muslim sudah bertambah banyak. Perluasan masjid selsai sekitar bulan Muharam 7 H.

Kini Masjid Nabawi menjadi tujuan ibadah jemaah haji dan umrah dari seluruh dunia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Bacaan Doa untuk Indonesia agar Tetap Aman dan Makmur
Bacaan Doa untuk Indonesia agar Tetap Aman dan Makmur
Doa dan Niat
MTsN Bogor Rehabilitasi Ruang Rp 5,5 Miliar dari Program Presiden
MTsN Bogor Rehabilitasi Ruang Rp 5,5 Miliar dari Program Presiden
Aktual
MUI Indramayu Telaah Dugaan Aliran Sesat 'Islam 4S' di Kroya
MUI Indramayu Telaah Dugaan Aliran Sesat "Islam 4S" di Kroya
Aktual
Menambah Bacaan Doa di Sujud Terakhir Shalat, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Menurut Al-Qur'an dan Hadits
Menambah Bacaan Doa di Sujud Terakhir Shalat, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Menurut Al-Qur'an dan Hadits
Aktual
Daftar Puasa yang Diharamkan untuk Dilakukan dalam Islam, Apa Saja?
Daftar Puasa yang Diharamkan untuk Dilakukan dalam Islam, Apa Saja?
Aktual
Orang Tua Terlambat Akikahi Anak, Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Ulama
Orang Tua Terlambat Akikahi Anak, Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Hukum Azan di Telinga Bayi Baru Lahir dalam Islam, Apakah Disunnahkan? Simak Penjelasan Ulama
Hukum Azan di Telinga Bayi Baru Lahir dalam Islam, Apakah Disunnahkan? Simak Penjelasan Ulama
Aktual
Bagaimana Hukum Akikah bagi Anak Lahir di Luar Nikah? Ini Penjelasan Ulama
Bagaimana Hukum Akikah bagi Anak Lahir di Luar Nikah? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Apakah Akikah Harus Dilakukan di Hari Ketujuh Kelahiran? Ini Penjelasan Ulama
Apakah Akikah Harus Dilakukan di Hari Ketujuh Kelahiran? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Dialog Kebangsaan Bersama Ketua MPR RI, KH Imam Jazuli Soroti Transformasi Pesantren dan Kondusivitas Muktamar ke-35 NU
Dialog Kebangsaan Bersama Ketua MPR RI, KH Imam Jazuli Soroti Transformasi Pesantren dan Kondusivitas Muktamar ke-35 NU
Aktual
Doa Kemerdekaan Republik Indonesia: Bacaan Doa 17 Agustus untuk Upacara HUT RI Penuh Syukur dan Harapan
Doa Kemerdekaan Republik Indonesia: Bacaan Doa 17 Agustus untuk Upacara HUT RI Penuh Syukur dan Harapan
Doa dan Niat
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Aktual
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Aktual
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Aktual
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar