Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dedikasi PPIH Arab Saudi, Cek Makanan Tiga Kali Sehari demi Jaga Kesehatan Jemaah Haji

Kompas.com, 24 April 2026, 18:16 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber

KOMPAS.com - Di balik setiap kotak makan yang diterima jemaah haji Indonesia, terdapat kerja panjang Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi yang tidak selalu terlihat.

Petugas setiap hari melakukan pengawasan ketat agar makanan jemaah aman, bergizi, dan cukup menopang aktivitas ibadah di tengah cuaca panas.

Layanan konsumsi menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan jemaah selama berada di Tanah Suci. Karena itu, pengecekan kualitas makanan dilakukan secara rutin dan berlapis.

Baca juga: PPIH Solo Jelaskan Alur Layanan Jemaah Haji 2026 di Asrama Donohudan, Kini Dilayani Satu Pintu

PPIH Pastikan Kualitas dan Gizi Makanan jemaah Haji

Kabid Konsumsi PPIH Arab Saudi, Indri Hapsari, mengungkapkan meal test dilakukan untuk seluruh waktu makan, mulai pagi, siang, hingga malam. Pemeriksaan ini menjadi tahap akhir sebelum makanan dibagikan kepada jemaah.

“Sehari tiga kali dilakukan meal test. Ini penting untuk memastikan kualitas rasa, kebersihan, hingga kesesuaian porsi yang diterima jemaah,” ujarnya saat ditemui di Kantor Daker Madinah, Kamis (24/4/2026).

Baca juga: Kloter Pertama Haji 2026 Tiba di Madinah, PPIH Pastikan Layanan Siap

Pengawasan tidak hanya difokuskan pada cita rasa makanan. PPIH juga memberi perhatian pada komposisi gizi demi menjaga stamina jemaah yang menjalani rangkaian ibadah padat.

Tahun ini, standar porsi makanan bahkan ditingkatkan dibandingkan musim haji sebelumnya. Setiap porsi kini berisi 170 gram karbohidrat, 80 gram protein, dan 70 gram sayur.

Tambahan buah segar seperti jeruk, apel, atau pir juga disiapkan. Selain itu, jemaah menerima air mineral 600 ml untuk memenuhi kebutuhan cairan di tengah suhu yang dapat mencapai hampir 40 derajat Celsius.

Menu Khusus Disiapkan untuk jemaah Lansia

Layanan konsumsi juga dirancang lebih inklusif. Bagi jemaah lanjut usia, disiapkan menu khusus dengan tekstur lebih lunak agar lebih mudah dikonsumsi.

Penyediaan makanan tersebut dilakukan sesuai kebutuhan jemaah melalui koordinasi dengan ketua kloter.

Langkah ini menjadi bagian dari pelayanan yang menyesuaikan kondisi fisik jemaah.

jemaah Diingatkan Soal Batas Aman Konsumsi

PPIH menegaskan bahwa kualitas makanan tidak hanya ditentukan saat proses penyajian, tetapi juga saat dikonsumsi jemaah. Faktor waktu menjadi hal penting di tengah cuaca panas Arab Saudi.

Setiap kotak makan memiliki batas aman konsumsi, yakni sarapan sebelum pukul 09.00, makan siang sebelum pukul 15.00, dan makan malam sebelum pukul 21.00 waktu setempat.

“Kami imbau jemaah segera mengonsumsi makanan setelah diterima. Perhatikan stiker batas waktu di kemasan, jangan disimpan terlalu lama,” tegas Indri.

Dedikasi PPIH Jaga Kesehatan jemaah

Melalui pengawasan berlapis ini, PPIH ingin memastikan jemaah tetap sehat dan bertenaga selama menjalani seluruh tahapan ibadah haji.

Di tengah padatnya aktivitas haji dan cuaca ekstrem, kualitas makanan menjadi fondasi penting yang tidak boleh diabaikan.

Dedikasi petugas di balik layanan konsumsi pun menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah Indonesia.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul "Tiga Kali Cicip Sehari, Cara PPIH Jaga Energi Jemaah Haji di Tengah Panas Arab Saudi".

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Ketua MPR: Transformasi Pesantren Bukan Lagi Pilihan, tetapi Keharusan
Ketua MPR: Transformasi Pesantren Bukan Lagi Pilihan, tetapi Keharusan
Aktual
Guru Besar UGM Desak MUI Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik di Pengadilan
Guru Besar UGM Desak MUI Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik di Pengadilan
Aktual
Baznas: Zakat ASN Sukarela, Bukan Pungutan Wajib Negara
Baznas: Zakat ASN Sukarela, Bukan Pungutan Wajib Negara
Aktual
Syarat Sah Membaca Surat Al-Fatihah Saat Shalat, Muslim Wajib Memahaminya
Syarat Sah Membaca Surat Al-Fatihah Saat Shalat, Muslim Wajib Memahaminya
Aktual
Sejumlah Perkara yang Membuat Shalat Tidak Sah, Muslim Wajib Tahu
Sejumlah Perkara yang Membuat Shalat Tidak Sah, Muslim Wajib Tahu
Aktual
Bacaan Lafadz Adzan, Lengkap dengan Hukum, Dalil, dan Pahala Mengumandangkannya
Bacaan Lafadz Adzan, Lengkap dengan Hukum, Dalil, dan Pahala Mengumandangkannya
Aktual
6 Kesalahan Saat Shalat yang Sering Dilakukan, Bisa Mengurangi Kesempurnaan Ibadah
6 Kesalahan Saat Shalat yang Sering Dilakukan, Bisa Mengurangi Kesempurnaan Ibadah
Aktual
Dari Penerima Jadi Pemberi, Petani Ini Setor Zakat Pertanian Rp 16 Juta
Dari Penerima Jadi Pemberi, Petani Ini Setor Zakat Pertanian Rp 16 Juta
Aktual
MUI Apresiasi Prabowo Jalankan Ekonomi Kerakyatan, Sebut Baru Kali Ini Presiden Tegas Terapkan Pasal 33 UUD 1945
MUI Apresiasi Prabowo Jalankan Ekonomi Kerakyatan, Sebut Baru Kali Ini Presiden Tegas Terapkan Pasal 33 UUD 1945
Aktual
MUI Usul Danantara Syariah: Konsolidasi Ekonomi Umat Indonesia
MUI Usul Danantara Syariah: Konsolidasi Ekonomi Umat Indonesia
Aktual
MUI Canangkan Jihad Digital: Waspada Belajar Agama dari AI Tanpa Guru
MUI Canangkan Jihad Digital: Waspada Belajar Agama dari AI Tanpa Guru
Aktual
MUI Akan Buat Fatwa Zakat Infak dan Sedekah Bisa Bantu Iuran BPJS
MUI Akan Buat Fatwa Zakat Infak dan Sedekah Bisa Bantu Iuran BPJS
Aktual
MUI Usul Zakat Jadi Pengurang Langsung Pajak, Cholil Nafis: Umat Islam Jangan Kena Double Tax
MUI Usul Zakat Jadi Pengurang Langsung Pajak, Cholil Nafis: Umat Islam Jangan Kena Double Tax
Aktual
Benarkah Bulan Safar Membawa Malapetaka? Ini Penjelasan Islam dan Dalil Haditsnya
Benarkah Bulan Safar Membawa Malapetaka? Ini Penjelasan Islam dan Dalil Haditsnya
Aktual
Hukum Minum Alkohol Sedikit dalam Islam, Apakah Tetap Haram Meski Tidak Mabuk?
Hukum Minum Alkohol Sedikit dalam Islam, Apakah Tetap Haram Meski Tidak Mabuk?
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar