Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PPIH Arab Saudi Siagakan Tim Kesehatan di Bandara Madinah, Jamaah Haji Sakit Langsung Diperiksa

Kompas.com, 24 April 2026, 18:24 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiagakan tim kesehatan di area Bandara Madinah untuk melayani kedatangan jamaah haji Indonesia.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk mitigasi agar setiap jamaah yang baru tiba dipastikan dalam kondisi sehat sebelum diberangkatkan ke pemondokan.

Pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dari layanan awal setibanya jamaah di Arab Saudi.

Baca juga: Dedikasi PPIH Arab Saudi, Cek Makanan Tiga Kali Sehari demi Jaga Kesehatan Jemaah Haji

Upaya tersebut juga dilakukan untuk menjaga kelancaran operasional kedatangan jamaah haji.

Dilansir dari Antara, Kepala Daerah Kerja Bandara Abdul Basir mengatakan, jamaah yang terdeteksi kurang sehat saat tiba di Bandara Madinah akan segera ditangani tim kesehatan PPIH Arab Saudi.

“Untuk jamaah yang tiba di bandara Madinah kalau mereka diketahui dalam keadaan yang tidak sehat, maka nanti akan segera dilakukan pemeriksaan oleh tim kesehatan PPIH Arab Saudi ini," ujar Kepala Daerah Kerja Bandara Abdul Basir dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Baca juga: PPIH Arab Saudi Siapkan 6.000 Bus untuk Angkut Jemaah Haji Indonesia 2026

Jamaah Sehat Lanjut ke Imigrasi dan Pemondokan

Bagi jamaah yang dinyatakan sehat, proses kedatangan dilanjutkan dengan tahapan keimigrasian serta penghitungan ulang manifes penumpang.

Setelah seluruh prosedur selesai, jamaah langsung diarahkan menuju bus yang telah disiapkan untuk diberangkatkan ke tempat penginapan di Madinah.

Skema ini dilakukan agar alur kedatangan jamaah berjalan tertib, cepat, dan nyaman setelah menempuh perjalanan panjang dari Indonesia.

Sebanyak 35 Kloter Sudah Tiba di Madinah

Berdasarkan data PPIH per Jumat pagi waktu Arab Saudi, sebanyak 35 kelompok terbang (kloter) telah mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah.

“Ada 13.686 orang, di antara sekian jamaah tersebut, ada 2.720 orang yang masuk kategori lansia," ujar Basir.

Jumlah jamaah lanjut usia yang cukup besar membuat kesiapan layanan kesehatan dan pendampingan menjadi perhatian utama petugas di lapangan.

Jamaah Haji Diminta Jaga Stamina

Pemerintah juga mengimbau jamaah calon haji Indonesia yang telah tiba di Madinah agar menjaga kondisi tubuh selama menjalani ibadah di Tanah Suci. Jamaah diminta memperbanyak minum dan mewaspadai cuaca panas.

Saat ini, suhu udara di Madinah diperkirakan mencapai 34 derajat Celcius dengan kelembapan sekitar 25 persen.

Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kelelahan dan dehidrasi apabila jamaah kurang menjaga stamina.

"Kami mengimbau jamaah menjaga stamina, memperbanyak minum, dan mengikuti arahan petugas. Cuaca cukup panas, sehingga penting menjaga kondisi tubuh,” ujar Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Bandara Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam untuk Layani Penerbangan Haji 2026
Bandara Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam untuk Layani Penerbangan Haji 2026
Aktual
PPIH Arab Saudi Siagakan Tim Kesehatan di Bandara Madinah, Jamaah Haji Sakit Langsung Diperiksa
PPIH Arab Saudi Siagakan Tim Kesehatan di Bandara Madinah, Jamaah Haji Sakit Langsung Diperiksa
Aktual
Dedikasi PPIH Arab Saudi, Cek Makanan Tiga Kali Sehari demi Jaga Kesehatan Jemaah Haji
Dedikasi PPIH Arab Saudi, Cek Makanan Tiga Kali Sehari demi Jaga Kesehatan Jemaah Haji
Aktual
Terjebak Hujan Disertai Petir? Ini Doa Rasulullah Agar Terhindar Bahaya
Terjebak Hujan Disertai Petir? Ini Doa Rasulullah Agar Terhindar Bahaya
Doa dan Niat
Petugas Keamanan Mulai Lakukan Random Checking Jamaah Haji di Makkah, Kartu Nusuk Jadi Sasaran
Petugas Keamanan Mulai Lakukan Random Checking Jamaah Haji di Makkah, Kartu Nusuk Jadi Sasaran
Aktual
Suhu Uni Emirat Arab Tembus 44 Derajat di Bulan April, Ini Penyebabnya
Suhu Uni Emirat Arab Tembus 44 Derajat di Bulan April, Ini Penyebabnya
Aktual
Sistem Rombongan Jadi Kunci Penataan Jamaah Haji Indonesia Sejak Tiba di Madinah
Sistem Rombongan Jadi Kunci Penataan Jamaah Haji Indonesia Sejak Tiba di Madinah
Aktual
Bolehkah Satu Kambing untuk Kurban dan Akikah Sekaligus? Ini Hukum dan Pendapat Ulama
Bolehkah Satu Kambing untuk Kurban dan Akikah Sekaligus? Ini Hukum dan Pendapat Ulama
Aktual
Keutamaan Silaturahmi dalam Islam: Jalan Melapangkan Rezeki
Keutamaan Silaturahmi dalam Islam: Jalan Melapangkan Rezeki
Aktual
Surah Al-Hujurat: Larangan Menghina dan Makna 'Khairun Minhum'
Surah Al-Hujurat: Larangan Menghina dan Makna "Khairun Minhum"
Aktual
Haji 2026 Dimulai: Saudi Siapkan 3,1 Juta Kursi, RI Matangkan Layanan Jemaah
Haji 2026 Dimulai: Saudi Siapkan 3,1 Juta Kursi, RI Matangkan Layanan Jemaah
Aktual
Hukum Sholat Sambil Baca Al-Qur’an di HP, Sah atau Tidak?
Hukum Sholat Sambil Baca Al-Qur’an di HP, Sah atau Tidak?
Aktual
Hari Keempat Haji 2026, 15.349 Jemaah Indonesia Sudah Berangkat, Ini Imbauannya
Hari Keempat Haji 2026, 15.349 Jemaah Indonesia Sudah Berangkat, Ini Imbauannya
Aktual
Ketika Dunia Jadi Tujuan, Agama Hanya Tinggal Formalitas
Ketika Dunia Jadi Tujuan, Agama Hanya Tinggal Formalitas
Aktual
Tak Pernah Gelap, Listrik Masjidil Haram Tembus Rp 69 Miliar Per Bulan
Tak Pernah Gelap, Listrik Masjidil Haram Tembus Rp 69 Miliar Per Bulan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com