Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bandara Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam untuk Layani Penerbangan Haji 2026

Kompas.com, 24 April 2026, 18:30 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Bandara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, beroperasi selama 24 jam penuh untuk mendukung kelancaran penerbangan haji 2026.

Kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pelayanan terhadap jamaah haji Embarkasi Banjarmasin.

Operasional penuh diperlukan karena sebagian jadwal penerbangan berlangsung pada malam hingga dini hari.

Seluruh fasilitas dan personel bandara juga telah disiapkan untuk melayani keberangkatan jamaah.

Baca juga: PPIH Arab Saudi Siagakan Tim Kesehatan di Bandara Madinah, Jamaah Haji Sakit Langsung Diperiksa

Operasional 24 Jam untuk Layani Penerbangan Haji

Dilansir dari Antara, General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor Stephanus Millyas Wardana mengatakan kesiapan bandara dilakukan secara menyeluruh, termasuk dukungan personel di lapangan.

"Seluruh fasilitas bandar udara telah siap untuk Embarkasi Haji Banjarmasin termasuk kesiapsiagaan personel," kata General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor Stephanus Millyas Wardana di Banjarbaru, Kalsel, Jumat (24/4/2026).

Baca juga: Dedikasi PPIH Arab Saudi, Cek Makanan Tiga Kali Sehari demi Jaga Kesehatan Jemaah Haji

Millyas menjelaskan, sebagian jadwal penerbangan haji berlangsung pada malam hari bahkan memasuki dini hari. Karena itu, bandara perlu beroperasi di luar jam reguler.

Langkah tersebut diambil agar proses keberangkatan jamaah haji berjalan lancar sesuai jadwal maskapai dan tidak mengganggu pelayanan penerbangan lainnya.

Pemeriksaan Keamanan Dilakukan di Asrama Haji

Bandara juga menghadirkan layanan khusus penerbangan haji dengan menempatkan alat serta personel pemeriksaan keamanan orang dan barang di Asrama Haji Banjarmasin.

Kebijakan ini dilakukan agar jamaah lebih nyaman dan proses boarding menjadi lebih cepat saat tiba di bandara.

Selain itu, jamaah diberangkatkan dari Asrama Haji menuju bandara menggunakan 10 unit bus dalam kondisi aman, steril, dan tersegel.

Jamaah Diminta Tidak Bawa Barang Tidak Perlu

Millyas mengungkapkan masih ada jamaah yang membawa barang-barang yang tidak diperlukan dan justru menambah beban bawaan.

Di antaranya terdapat jamaah yang membawa pemanas air minum hingga magic com atau penanak nasi.

"Semua ini tidak perlu ya jadi kami minta ditinggal saja saat pemeriksaan," jelasnya.

Total 19 Kloter Embarkasi Banjarmasin

Tahun ini, total terdapat 19 kelompok terbang (kloter) Embarkasi Banjarmasin dengan 6.758 calon haji yang diberangkatkan melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Jumlah tersebut terdiri dari 14 kloter asal Kalimantan Selatan dengan 5.197 calon haji dan lima kloter asal Kalimantan Tengah sebanyak 1.561 calon haji.

Kloter pertama asal Kota Banjarmasin yang berjumlah 359 calon haji telah diberangkatkan pada Jumat (24/4) dini hari.

Keberangkatan menggunakan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA-8101 dengan rincian 148 calon haji laki-laki dan 211 calon haji perempuan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Bandara Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam untuk Layani Penerbangan Haji 2026
Bandara Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam untuk Layani Penerbangan Haji 2026
Aktual
PPIH Arab Saudi Siagakan Tim Kesehatan di Bandara Madinah, Jamaah Haji Sakit Langsung Diperiksa
PPIH Arab Saudi Siagakan Tim Kesehatan di Bandara Madinah, Jamaah Haji Sakit Langsung Diperiksa
Aktual
Dedikasi PPIH Arab Saudi, Cek Makanan Tiga Kali Sehari demi Jaga Kesehatan Jemaah Haji
Dedikasi PPIH Arab Saudi, Cek Makanan Tiga Kali Sehari demi Jaga Kesehatan Jemaah Haji
Aktual
Terjebak Hujan Disertai Petir? Ini Doa Rasulullah Agar Terhindar Bahaya
Terjebak Hujan Disertai Petir? Ini Doa Rasulullah Agar Terhindar Bahaya
Doa dan Niat
Petugas Keamanan Mulai Lakukan Random Checking Jamaah Haji di Makkah, Kartu Nusuk Jadi Sasaran
Petugas Keamanan Mulai Lakukan Random Checking Jamaah Haji di Makkah, Kartu Nusuk Jadi Sasaran
Aktual
Suhu Uni Emirat Arab Tembus 44 Derajat di Bulan April, Ini Penyebabnya
Suhu Uni Emirat Arab Tembus 44 Derajat di Bulan April, Ini Penyebabnya
Aktual
Sistem Rombongan Jadi Kunci Penataan Jamaah Haji Indonesia Sejak Tiba di Madinah
Sistem Rombongan Jadi Kunci Penataan Jamaah Haji Indonesia Sejak Tiba di Madinah
Aktual
Bolehkah Satu Kambing untuk Kurban dan Akikah Sekaligus? Ini Hukum dan Pendapat Ulama
Bolehkah Satu Kambing untuk Kurban dan Akikah Sekaligus? Ini Hukum dan Pendapat Ulama
Aktual
Keutamaan Silaturahmi dalam Islam: Jalan Melapangkan Rezeki
Keutamaan Silaturahmi dalam Islam: Jalan Melapangkan Rezeki
Aktual
Surah Al-Hujurat: Larangan Menghina dan Makna 'Khairun Minhum'
Surah Al-Hujurat: Larangan Menghina dan Makna "Khairun Minhum"
Aktual
Haji 2026 Dimulai: Saudi Siapkan 3,1 Juta Kursi, RI Matangkan Layanan Jemaah
Haji 2026 Dimulai: Saudi Siapkan 3,1 Juta Kursi, RI Matangkan Layanan Jemaah
Aktual
Hukum Sholat Sambil Baca Al-Qur’an di HP, Sah atau Tidak?
Hukum Sholat Sambil Baca Al-Qur’an di HP, Sah atau Tidak?
Aktual
Hari Keempat Haji 2026, 15.349 Jemaah Indonesia Sudah Berangkat, Ini Imbauannya
Hari Keempat Haji 2026, 15.349 Jemaah Indonesia Sudah Berangkat, Ini Imbauannya
Aktual
Ketika Dunia Jadi Tujuan, Agama Hanya Tinggal Formalitas
Ketika Dunia Jadi Tujuan, Agama Hanya Tinggal Formalitas
Aktual
Tak Pernah Gelap, Listrik Masjidil Haram Tembus Rp 69 Miliar Per Bulan
Tak Pernah Gelap, Listrik Masjidil Haram Tembus Rp 69 Miliar Per Bulan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com