Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arab Saudi Luncurkan Sistem “Darbak Noor” untuk Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas saat Musim Haji

Kompas.com, 4 Mei 2026, 14:10 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Otoritas Jalan Raya Arab Saudi (RGA) meluncurkan inovasi sistem pencahayaan jalan bertajuk “darbak noor” menjelang musim Haji 1447 H.

Program ini difokuskan untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas serta kenyamanan perjalanan jamaah menuju tempat-tempat suci.

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari penguatan infrastruktur haji yang terus dikembangkan pemerintah Arab Saudi.

Selain itu, proyek ini juga mendukung target besar dalam Saudi Vision 2030 di sektor haji dan umrah.

Baca juga: Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji untuk Ikuti Aturan Pembayaran Dam Resmi di Tanah Suci

Darbak Noor, Sistem Pencahayaan Canggih untuk Jalur Haji

Diberitakan Antara dari SPA, RGA menjelaskan bahwa “darbak noor” merupakan sistem pencahayaan canggih yang dirancang untuk memberikan pengalaman visual baru bagi pengguna jalan.

Teknologi ini diterapkan di jalur-jalur utama menuju kawasan suci di Makkah.

Baca juga: Jelang Puncak Haji 2026, Satgas Armuzna Cek Kesiapan Layanan di Arafah

Program ini mencakup pemasangan 16 perangkat laser yang mampu memproyeksikan cahaya berwarna di sepanjang jalan hingga jarak 2 kilometer.

Selain itu, terdapat 1.110 penanda jalan berbasis tenaga surya yang dipasang untuk memperkuat visibilitas.

Darbak Noor Tingkatkan Keselamatan dan Kurangi Kelelahan

Fitur pencahayaan inovatif ini dirancang untuk meningkatkan kewaspadaan pengemudi selama perjalanan panjang.

RGA menyebut teknologi tersebut dapat membantu mengurangi kelelahan visual, rasa kantuk, serta gangguan konsentrasi.

Dengan kondisi lalu lintas yang padat saat musim haji, peningkatan visibilitas diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan dan menjaga keselamatan jamaah.

Dalam tahap awal, implementasi sistem ini difokuskan pada Jalan Hijrah yang menghubungkan Makkah dan Madinah.

Jalur tersebut dipilih karena menjadi salah satu rute dengan volume kendaraan tinggi selama musim haji.

RGA menegaskan bahwa pemilihan lokasi dilakukan melalui kriteria teknis dan operasional yang ketat guna memastikan efektivitas program.

Bagian dari Pengembangan Infrastruktur dan Visi 2030

Inisiatif “darbak noor” saat ini masih berada pada tahap uji coba. Pemerintah Arab Saudi berencana memperluas penerapannya ke berbagai jalan lain setelah hasil yang diharapkan tercapai.

Selain meningkatkan keselamatan, program ini juga diharapkan mampu memperbaiki kualitas lanskap perkotaan dan estetika di pintu masuk Makkah.

RGA menilai inovasi ini dapat memberikan dampak positif terhadap indikator keselamatan lalu lintas sekaligus menjadi model berkelanjutan dalam penerapan teknologi rekayasa jalan bagi jamaah yang menuju Dua Masjid Suci.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Daftar Tarif Layanan Kursi Roda dan Mobil Golf di Masjidil Haram untuk Jemaah Haji 2026
Daftar Tarif Layanan Kursi Roda dan Mobil Golf di Masjidil Haram untuk Jemaah Haji 2026
Aktual
Cek Data Jemaah Haji 2026 Kini Bisa Lewat Dashboard Publik Kemenhaj
Cek Data Jemaah Haji 2026 Kini Bisa Lewat Dashboard Publik Kemenhaj
Aktual
Sempat Terganggu, PPIH Pastikan Pasokan Air Hotel Jemaah Haji di Makkah Kembali Normal
Sempat Terganggu, PPIH Pastikan Pasokan Air Hotel Jemaah Haji di Makkah Kembali Normal
Aktual
Kisah Petugas Haji di Terminal Syib Amir, Tetap Bertugas di Tengah Panas Ekstrem untuk Layani Jemaah
Kisah Petugas Haji di Terminal Syib Amir, Tetap Bertugas di Tengah Panas Ekstrem untuk Layani Jemaah
Aktual
Aturan baru Jemaah Haji Gelombang II 2026, Kemenhaj Atur Waktu Ihram dan Batasan Barang Bawaan
Aturan baru Jemaah Haji Gelombang II 2026, Kemenhaj Atur Waktu Ihram dan Batasan Barang Bawaan
Aktual
Kapan Idul Adha 2026? Kemenag Gelar Sidang Isbat 17 Mei
Kapan Idul Adha 2026? Kemenag Gelar Sidang Isbat 17 Mei
Aktual
Calon Jemaah Asal Blora Batal Berangkat Haji karena Mahram Meninggal, Harus Antre Ulang
Calon Jemaah Asal Blora Batal Berangkat Haji karena Mahram Meninggal, Harus Antre Ulang
Aktual
10 WNI Ditangkap di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Ini Peringatan Kemenhaj
10 WNI Ditangkap di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Ini Peringatan Kemenhaj
Aktual
 Kemenag Sampang Imbau Calon Jemaah Haji Gunakan Visa Resmi, Waspada Modus Tawaran Murah
Kemenag Sampang Imbau Calon Jemaah Haji Gunakan Visa Resmi, Waspada Modus Tawaran Murah
Aktual
Daftar Harga Hewan Kurban di Jambi Jelang Idul Adha 2026: Sapi Tembus Rp 20 Juta, Kerbau Rp 22 juta
Daftar Harga Hewan Kurban di Jambi Jelang Idul Adha 2026: Sapi Tembus Rp 20 Juta, Kerbau Rp 22 juta
Aktual
Penjualan Kambing di Pasar Gondanglegi Malang Naik Jelang Idul Adha 2026, Harga Ikut Terkerek
Penjualan Kambing di Pasar Gondanglegi Malang Naik Jelang Idul Adha 2026, Harga Ikut Terkerek
Aktual
Kisah Ummu Aiman, “Ibu Kedua” Nabi Muhammad yang Melintasi 3 Zaman
Kisah Ummu Aiman, “Ibu Kedua” Nabi Muhammad yang Melintasi 3 Zaman
Aktual
74 Eskalator Dipasang di Mina, Mudahkan Mobilitas Jemaah Haji 2026
74 Eskalator Dipasang di Mina, Mudahkan Mobilitas Jemaah Haji 2026
Aktual
Harga Sapi Kurban di Bantul Naik Jelang Idul Adha 2026, Pedagang Akui Pasokan Terbatas
Harga Sapi Kurban di Bantul Naik Jelang Idul Adha 2026, Pedagang Akui Pasokan Terbatas
Aktual
Harga Sapi Kurban di Sleman Mulai Merangkak Naik Jelang Idul Adha
Harga Sapi Kurban di Sleman Mulai Merangkak Naik Jelang Idul Adha
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com