Editor
KOMPAS.com - Seorang jemaah calon haji asal Kabupaten Blora batal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026.
Pembatalan terjadi karena mahram yang didampingi meninggal dunia. Akibatnya, jemaah tersebut harus kembali ke antrean sesuai tahun pendaftaran awal.
Dilansir dari TribunBanyumas.com, jemaah calon haji tersebut sebelumnya mendapat kesempatan berangkat lebih cepat melalui skema penggabungan mahram.
Baca juga: Hukum Perempuan Pergi Haji tanpa Mahram, Boleh atau Tidak? Ini Pandangan Ulama dan Aturannya
Namun, keberangkatan tidak dapat dilanjutkan setelah orang yang didampingi meninggal dunia.
"Yang bersangkutan awalnya bisa berangkat lebih cepat karena penggabungan mahram mendampingi orangtuanya. Tapi karena yang didampingi meninggal maka porsinya kembali ke porsi awal sesuai tahun pendaftaran," jelas Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kantor Kementerian Haji dan Umrah Blora, Dariyantik saat ditemui di kantornya, Selasa (5/5/2026).
Dengan kondisi tersebut, jemaah harus kembali mengikuti antrean keberangkatan haji sesuai tahun pendaftaran, yakni 2019.
Baca juga: Mengenal Mahram dalam Islam dan Perbedaan dengan Muhrim
Dariyantik menyebut terdapat tiga jemaah calon haji Blora yang gagal berangkat pada tahun ini.
Dua di antaranya meninggal dunia, sementara satu jemaah batal berangkat karena kembali ke porsi awal.
Dua jemaah yang meninggal dunia adalah Sukarsih, warga Kecamatan Bogorejo, dan Mujahid, warga Kecamatan Cepu.
"Secara keseluruhan, terdapat tiga jemaah yang gagal berangkat, terdiri dari dua jemaah meninggal dunia dan satu jemaah yang kembali ke porsi awal keberangkatan," paparnya.
Kementerian Haji dan Umrah Blora dijadwalkan memberangkatkan total 800 jemaah calon haji pada 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 796 jemaah dan 4 petugas haji daerah.
Seluruh jemaah akan diberangkatkan melalui Embarkasi Solo dalam tiga kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 44, 45, dan 46.
Adapun jadwal pemberangkatan sebagai berikut:
Keberangkatan ini tetap berjalan sesuai jadwal meskipun terdapat sejumlah jemaah yang batal berangkat pada musim haji tahun ini.
Artikel ini telah tayang di TribunBanyumas.com dengan judul “Mahram yang Didampingi Meninggal, Jemaah Blora Batal Berangkat Haji 2026. Harus Antre Lagi”.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang