Editor
KOMPAS.com - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan layanan jemaah haji Indonesia tetap berjalan optimal.
Salah satu kendala sempat terjadi pada fasilitas air di hotel jemaah di Makkah. Gangguan tersebut langsung ditangani setelah laporan diterima dari jemaah.
Walau begitu, PPIH memastikan bahwa saat ini pasokan air dipastikan telah kembali normal.
Baca juga: Kisah Petugas Haji di Terminal Syib Amir, Tetap Bertugas di Tengah Panas Ekstrem untuk Layani Jemaah
Dilansir dari Antara, PPIH Arab Saudi mengonfirmasi adanya gangguan teknis pada pasokan air di Hotel Al Asalah Al Bakkiya, kawasan Misfalah, Makkah.
Kendala ini sempat dirasakan oleh jemaah calon haji Indonesia yang menginap di hotel tersebut.
Baca juga: Aturan baru Jemaah Haji Gelombang II 2026, Kemenhaj Atur Waktu Ihram dan Batasan Barang Bawaan
Sekretaris Sektor 7 Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi, Salamun Ali Mafaz, mengatakan pihaknya segera merespons laporan yang masuk dari kelompok terbang (kloter).
"Saya mendapat informasi dari kelompok terbang (kloter) sekitar pukul 02.00 dini hari waktu setempat. Kami langsung bergerak karena air merupakan kebutuhan dasar," ujar Salamun.
Menurut Salamun, petugas langsung berkoordinasi dengan pengelola hotel untuk memastikan penanganan dilakukan secepat mungkin.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada Selasa pagi, saat pasokan air kembali normal.
Petugas juga meminta manajemen hotel untuk terus memprioritaskan layanan kebutuhan dasar bagi jemaah haji.
Salamun menjelaskan, sebelum jemaah menempati hotel, tim sektor telah melakukan inspeksi menyeluruh terhadap fasilitas.
Pemeriksaan mencakup instalasi listrik, air, sanitasi, fasilitas ibadah, hingga kelengkapan kamar.
"Semua ada daftar periksanya dan kita pastikan siap sebelum jamaah calon haji datang. Kalau ada yang tidak layak, tidak kami berikan ke jamaah," ujarnya.
Meski pengawasan dilakukan secara ketat, gangguan teknis di luar kendali tetap berpotensi terjadi. Untuk itu, tim sektor terus bersiaga dan melakukan langkah antisipasi.
Pemeriksaan rutin dilakukan terhadap ketersediaan penampungan air serta kesiapan generator cadangan untuk menghindari gangguan serupa.
Saat ini, Hotel Al Asalah Al Bakkiya memiliki kapasitas total 1.744 orang. Hotel tersebut telah ditempati oleh tiga kloter jemaah dari Embarkasi Yogyakarta (YIA) dengan jumlah sekitar 900 calon haji Indonesia.
PPIH memastikan seluruh layanan terus dipantau agar kenyamanan dan kebutuhan jemaah tetap terpenuhi selama berada di Tanah Suci.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang