Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Keutamaan Umrah Musim Dingin 2025, Cuaca Sejuk dan Ibadah Lebih Khusyuk

Kompas.com, 13 Oktober 2025, 20:25 WIB
Khairina

Editor

KOMPAS.com-Musim dingin menjadi salah satu waktu terbaik bagi umat Muslim untuk menunaikan ibadah umrah.

Pada periode ini, udara di Arab Saudi terasa lebih sejuk dan nyaman dibandingkan panas ekstrem di musim panas.

Dilansir dari Soul of Saudi, suhu yang bersahabat membuat jamaah dapat beribadah dengan tenang tanpa kelelahan berlebih.

Ketenangan dan kesejukan udara membantu jamaah lebih fokus dalam berdoa, bertawaf, dan berdzikir di Tanah Suci.

Baca juga: Doa dan Dzikir Umrah Lengkap, dari Perjalanan hingga Ibadah di Tanah Suci

Mengapa Umrah Musim Dingin Lebih Disukai

Waktu terbaik untuk melaksanakan umrah di musim dingin berlangsung antara Desember hingga Februari.

Selama periode tersebut, suhu di Makkah dan Madinah lebih sejuk dibandingkan musim panas.

Bagi jamaah yang menunaikan tawaf di sekitar Ka'bah atau berjalan antara bukit Shafa dan Marwah, suasana damai terasa lebih kuat.

Musim ini juga menjadi pilihan ideal bagi keluarga dengan anak-anak maupun jamaah lanjut usia karena kondisi cuaca yang lebih bersahabat.

Umrah di musim dingin bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga pengalaman fisik yang lebih ringan dan menyenangkan.

Baca juga: Arab Saudi Izinkan Semua Jenis Visa untuk Umrah, Tak Perlu Visa Khusus

Suhu Nyaman di Tanah Suci

Salah satu keunggulan utama umrah di musim dingin adalah cuaca yang sejuk dan stabil.

Suhu udara di Makkah dan Madinah berkisar antara 18 hingga 28 derajat celsius.

Kondisi ini jauh lebih nyaman dibandingkan suhu panas yang bisa mencapai di atas 40 derajat celcius.

Malam hari terasa lebih dingin dan menenangkan, memberikan suasana khusyuk saat sholat malam di bawah cahaya Masjidil Haram.

Cuaca yang nyaman juga membuat jamaah lebih leluasa mengunjungi masjid bersejarah dan situs suci di sekitar Makkah dan Madinah tanpa kelelahan.

Umrah Musim Dingin untuk Keluarga dan Lansia

Musim dingin menjadi waktu yang tepat bagi jamaah keluarga dan lanjut usia untuk melaksanakan ibadah Umrah.

Cuaca sejuk membantu mengurangi kelelahan fisik dan risiko dehidrasi selama menjalankan rukun Umrah.

Anak-anak dapat beribadah dengan lebih nyaman, sedangkan jamaah lansia merasa lebih kuat dan tenang menjalani setiap tahapan ibadah.

Bulan Desember dan Januari juga bertepatan dengan masa libur sekolah, sehingga memudahkan keluarga berangkat bersama ke Tanah Suci.

Perjalanan bersama ini memperkuat rasa kebersamaan dalam keluarga serta semangat beribadah lintas generasi.

Makna Spiritual Umrah di Musim Dingin

Umrah di musim dingin memberikan pengalaman spiritual yang lebih mendalam.

Jumlah jamaah yang lebih sedikit dibandingkan musim haji dan Ramadhan menciptakan suasana ibadah yang lebih tenang.

Kondisi ini memungkinkan jamaah memperbanyak doa, dzikir, dan renungan tanpa gangguan keramaian.

Banyak jamaah merasa lebih khusyuk karena tubuh dan pikiran selaras dengan suasana damai musim dingin.

Ketenangan ini menjadi cerminan dari kedamaian iman yang tumbuh di dalam hati.

Baca juga: Aplikasi Nusuk Tembus 30 Juta Unduhan, Begini Cara Pakainya untuk Umrah dan Haji

Tips Umrah Musim Dingin agar Lebih Nyaman

Persiapan matang menjadi kunci agar perjalanan umrah di musim dingin berjalan lancar.

Gunakan pakaian berlapis ringan agar tetap hangat pada malam hari dan tidak gerah di siang hari.

Bawa jaket tipis atau syal untuk digunakan saat shalat malam.

Kenakan alas kaki yang nyaman saat tawaf dan sa’i, terutama bagi jamaah lansia atau keluarga dengan anak kecil.

Musim dingin juga menjadi waktu yang ideal untuk mendapatkan tiket dan paket Umrah dengan harga lebih terjangkau.

Memesan sejak dini memungkinkan jamaah mendapatkan penginapan yang lebih dekat ke Masjidil Haram.

Ibadah Lebih Tenang di Musim Sepi

Meski musim dingin tergolong populer, periode ini tetap termasuk off-peak season dibandingkan Ramadhan dan musim haji.

Kondisi ini membuat suasana di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi lebih tenang dan tidak padat.

Jamaah bisa beribadah dengan tempo yang lebih lambat dan santai tanpa merasa terburu-buru.

Umrah di bulan Desember hingga Februari menjadi perjalanan yang menyeimbangkan ketenangan batin dan kenyamanan fisik.

Kesempatan Merenung dan Mendekatkan Diri

Musim dingin memberi ruang bagi jamaah untuk memperbanyak waktu ibadah dan refleksi spiritual.

Tanpa panas terik dan keramaian, jamaah dapat berlama-lama di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi dengan khusyuk.

Setiap sujud dan pandangan ke arah Ka'bah terasa lebih dalam dan bermakna.

Rahmat dan Kedamaian di Musim Dingin

Musim ini memberikan kenyamanan bagi tubuh dan kejernihan bagi jiwa.

Setiap langkah dalam ibadah terasa lebih ringan dan penuh ketulusan.

Kini, dengan pembukaan kembali visa Umrah pada Juni 2025, umat Islam di seluruh dunia memiliki akses yang lebih mudah menuju Tanah Suci.

Sistem digital seperti Pilgrims’ Digital Gateway juga membantu jamaah merencanakan perjalanan dan mengatur akomodasi dengan lebih efisien.

Menunaikan umrah di musim dingin menjadi pengalaman yang sarat makna, ketika setiap ibadah dilakukan dengan tenang dan penuh rasa syukur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Aktual
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Aktual
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Aktual
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Aktual
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Aktual
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Aktual
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Aktual
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
Aktual
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi 'Pelayan Ulama'
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi "Pelayan Ulama"
Aktual
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Aktual
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Aktual
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Aktual
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
Aktual
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Doa dan Niat
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar