Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Malam Nisfu Syaban 2026: Tanggal, Amalan, Keutamaan dan Dalilnya

Kompas.com, 23 Januari 2026, 20:47 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com — Pencarian tentang keutamaan bulan Sya’ban, Nisfu Syaban 2026, dan malam Nisfu Syaban 2026 mulai ramai menjelang pertengahan bulan kedelapan dalam kalender hijriah ini.

Sya’ban dikenal sebagai bulan persiapan menuju Ramadan, penuh dengan amalan sunnah yang dicontohkan Rasulullah SAW.

Lalu, kapan malam Nisfu Syaban 2026? Dan apa saja amalan yang dianjurkan?

Baca juga: Benarkah Puasa Setelah Nisfu Syaban Dilarang? Ini Jawabannya

Kapan Malam Nisfu Syaban 2026?

Nisfu Syaban adalah malam tanggal 15 Sya’ban 1447 H.

Berdasarkan kalender hijriah 2026, 15 Sya’ban 1447 H diperkirakan jatuh pada Senin malam, 2 Februari 2026, setelah magrib.

Artinya, malam Nisfu Syaban 2026 dimulai sejak Minggu, 1 Februari 2026 malam.

Keutamaan Bulan Sya’ban

Bulan Sya’ban memiliki beberapa keistimewaan yang disebutkan dalam hadis:

1. Bulan Diangkatnya Amal

Rasulullah SAW bersabda:

“Itulah bulan yang banyak dilalaikan manusia, yaitu antara Rajab dan Ramadan. Pada bulan itu amal-amal diangkat kepada Allah, dan aku ingin saat amalku diangkat, aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. An-Nasa’i)

Karena itu, Nabi memperbanyak puasa sunnah di bulan Sya’ban.

2. Bulan Rasulullah

Dalam riwayat lain, Sya’ban disebut sebagai Syahrur Rasul (bulannya Rasulullah) karena beliau paling banyak berpuasa di bulan ini setelah Ramadan (HR. Bukhari-Muslim).

Keutamaan Malam Nisfu Syaban

Banyak ulama Ahlussunnah menjelaskan keutamaan malam Nisfu Syaban berdasarkan hadis:

“Allah melihat kepada makhluk-Nya pada malam Nisfu Syaban, lalu mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.” (HR. Ibnu Majah, dihasankan sebagian ulama)

Imam Syafi’i dalam Al-Umm menyebut malam Nisfu Syaban termasuk malam yang mustajab doa.

Amalan yang Dianjurkan di Malam Nisfu Syaban

Ulama menganjurkan memperbanyak:

- Membaca Al-Qur’an

- Dzikir dan istighfar

- Shalat sunnah malam

- Doa memohon ampunan

- Puasa sunnah di siang harinya (15 Sya’ban)

Tidak ada tata cara ibadah khusus yang baku, tetapi diisi dengan ibadah umum.

Momentum Persiapan Ramadan

Bulan Sya’ban adalah waktu terbaik untuk:

  • Melunasi utang puasa (qadha)
  • Membiasakan puasa sunnah
  • Meningkatkan kualitas ibadah sebelum Ramadan

Baca juga: Simak Tradisi Warga Makkah Hidupkan Malam Nisfu Syaban

Karena itu, tidak heran pencarian tentang keutamaan bulan Sya’ban dan malam Nisfu Syaban 2026 meningkat tajam.

Malam Nisfu Syaban bukan sekadar tradisi, tetapi momentum spiritual untuk membersihkan hati, memperbanyak istighfar, dan menyiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Rutin Dibaca Rasulullah, Ini 10 Surat Pendek untuk Shalat
Rutin Dibaca Rasulullah, Ini 10 Surat Pendek untuk Shalat
Doa dan Niat
3 Doa Jamaah Haji saat Meninggalkan Makkah dan Tiba di Rumah
3 Doa Jamaah Haji saat Meninggalkan Makkah dan Tiba di Rumah
Doa dan Niat
Jika Hidup Terasa Berat, Ingat 8 Janji Allah dalam Al-Qur'an Ini
Jika Hidup Terasa Berat, Ingat 8 Janji Allah dalam Al-Qur'an Ini
Aktual
Kader Muhammadiyah Gugat Aturan Isbat Awal Ramadhan ke MK
Kader Muhammadiyah Gugat Aturan Isbat Awal Ramadhan ke MK
Aktual
Kenapa Muharram Identik dengan Anak Yatim? Ini Sejarah dan Asalnya
Kenapa Muharram Identik dengan Anak Yatim? Ini Sejarah dan Asalnya
Aktual
Doa dan Dzikir 1 Muharram 2026, Amalan Awal Tahun Memohon Ampunan
Doa dan Dzikir 1 Muharram 2026, Amalan Awal Tahun Memohon Ampunan
Doa dan Niat
Percepat Kepulangan Jemaah Haji, Saudi Terapkan Gerbang Otomatis dan AI
Percepat Kepulangan Jemaah Haji, Saudi Terapkan Gerbang Otomatis dan AI
Aktual
Salah Pilih Pejabat Bisa Rusak Tata Kelola, Ini Pesan Muhammadiyah
Salah Pilih Pejabat Bisa Rusak Tata Kelola, Ini Pesan Muhammadiyah
Aktual
Ditemukan! Jejak Umar bin Khattab dan Ribuan Artefak di Jalur Haji Kuno
Ditemukan! Jejak Umar bin Khattab dan Ribuan Artefak di Jalur Haji Kuno
Aktual
Dugaan Penipuan Haji Rp 1,4 M: Badal Fiktif hingga Penyelewangan Dana Dam
Dugaan Penipuan Haji Rp 1,4 M: Badal Fiktif hingga Penyelewangan Dana Dam
Aktual
Apa yang Ditakdirkan untukmu Tak Akan Tertukar, Ini Penjelasan Rasulullah SAW
Apa yang Ditakdirkan untukmu Tak Akan Tertukar, Ini Penjelasan Rasulullah SAW
Aktual
Kemenhaj Akan Tindak Oknum KBIHU yang Diduga Terlibat Penipuan Badal Haji dan Dam
Kemenhaj Akan Tindak Oknum KBIHU yang Diduga Terlibat Penipuan Badal Haji dan Dam
Aktual
Penipuan Dam dan Badal Haji Terbongkar, Kemenhaj Ungkap Modusnya
Penipuan Dam dan Badal Haji Terbongkar, Kemenhaj Ungkap Modusnya
Aktual
Oleh-oleh Haji Tak Melulu Kurma, Jemaah Indonesia Juga Kirim Wajan hingga Teko dari Tanah Suci
Oleh-oleh Haji Tak Melulu Kurma, Jemaah Indonesia Juga Kirim Wajan hingga Teko dari Tanah Suci
Aktual
PPIH Arab Saudi Terima Penghargaan Setelah Lebih dari 135 Ribu Jamaah Haji Indonesia Bayar Dam Lewat Adahi
PPIH Arab Saudi Terima Penghargaan Setelah Lebih dari 135 Ribu Jamaah Haji Indonesia Bayar Dam Lewat Adahi
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com