Editor
KOMPAS.com - Jemaah calon haji khusus Indonesia mulai tiba di Madinah, Arab Saudi, Sabtu, untuk menjalani rangkaian ibadah haji 2026.
Kedatangan perdana ini berasal dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) Patuna Travel melalui Bandara Prince Mohammad Bin Abdul Aziz.
Rombongan tersebut akan menjalani program ibadah dengan masa tinggal lebih singkat dibandingkan jamaah haji reguler.
Baca juga: PPIH Imbau Jamaah Haji Gunakan Jasa Pendorong Kursi Roda Resmi di Masjidil Haram
Dilansir dari Anttara, PPIH Arab Saudi memastikan pengawasan layanan haji khusus tetap dilakukan, mulai dari akomodasi hingga bimbingan ibadah.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyatakan jemaah calon haji khusus Indonesia tiba perdana di Madinah pada Sabtu (2/5/2026) waktu setempat.
Rombongan yang tergabung dalam PIHK Patuna Travel tiba sekitar pukul 11.00 WIB melalui terminal internasional Bandara Prince Mohammad Bin Abdul Aziz.
Baca juga: 7 WNI Ditangkap di Arab Saudi Diduga Terkait Praktik Haji Ilegal, KJRI Jeddah Pantau Proses Hukum
Jumlah rombongan mencapai 42 orang yang terdiri atas 39 jemaah dan tiga petugas pendamping.
Kedatangan mereka disambut langsung oleh PPIH Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Bandara bersama tim pengawasan haji khusus Daker Madinah.
Pembimbing ibadah haji jamaah Patuna Travel, Ahmad Saifuddin, mengatakan rombongan tersebut menjadi kelompok jemaah haji khusus pertama yang tiba di Madinah tahun ini.
Menurut dia, para jemaah akan menjalani program Arbain dengan masa tinggal sekitar delapan hingga 10 malam di Madinah.
"Alhamdulillah, Jemaah dari Patuna Travel ini adalah kelompok terawal. Selama di Madinah kami akan menjalani program Arbain kurang lebih delapan hingga 10 malam. Para Jemaah sangat antusias untuk bersilaturahmi dan berjumpa dengan Rasulullah Nabi Muhammad SAW di kota kelahirannya, kami sebagai pembimbing akan memberikan pendampingan agar kehadiran mereka benar-benar meresapi apa yang Nabi ajarkan dalam kehidupan," ujarnya.
Ahmad menjelaskan secara umum rangkaian ibadah haji khusus tidak berbeda dengan haji reguler.
Ia menyebut jemaah akan menjalani skema murur saat di Muzdalifah sebelum melanjutkan tawaf ifadah, sai, dan tahalul awal di Makkah.
“Dalam itinerary kami, saat di Muzdalifah kami akan mengambil skema murur atau melintas setelah tengah malam, baru kemudian menuju Makkah untuk tawaf ifadah, sai, dan tahalul awal. Total perjalanan rangkaian haji kurang lebih 30 hari," katanya.
Koordinator Bandara Madinah Patuna Travel, Ayman Sofyan, mengatakan total jemaah haji khusus Patuna tahun ini mencapai sekitar 1.100 orang.
“Kedatangan hari ini merupakan kedatangan perdana grup Patuna. Untuk Haji Khusus Patuna tahun ini kita ada di jumlah 1.100 pax, terbagi menjadi 26 bus," katanya.
Ia menjelaskan masa tinggal jemaah haji khusus di Arab Saudi lebih singkat dibandingkan jamaah reguler yang rata-rata mencapai 40 hari.
“Kegiatan mereka lebih singkat. Untuk Arbain, mereka tinggal selama 10 hari di Madinah, sementara paket lainnya tinggal empat hari. Setelah itu, bergeser ke Makkah untuk menjalankan rangkaian ibadah haji dan kembali ke tanah air,” katanya.
Kepala PPIH Arab Saudi Daker Bandara Abdul Basir mengatakan kedatangan jemaah haji khusus Indonesia akan berlangsung bertahap setiap hari melalui Madinah maupun Jeddah.
Menurut dia, Kementerian Haji dan Umrah tetap melakukan pengawasan terhadap seluruh layanan penyelenggaraan haji khusus.
“Kami juga tetap melakukan pengawasan layanan PIHK. Mulai dari akomodasi, katering, hingga bimbingan ibadah dan hak-hak lain yang harus diterima jemaah,” katanya.
Kasubdit Pengawasan Haji Khusus Dirjen Pengendalian Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenhaj, Dani Pramudya, mengatakan masa tunggu keberangkatan haji khusus jauh lebih singkat dibandingkan haji reguler.
“Dari waktu antrean haji khusus ada yang lima tahun ada juga enam tahun. Terus kemudian waktu lamanya ibadah lebih singkat,” katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang