Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penjualan Kambing di Pasar Gondanglegi Malang Naik Jelang Idul Adha 2026, Harga Ikut Terkerek

Kompas.com, 5 Mei 2026, 19:08 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Menjelang Idul Adha 2026, aktivitas jual beli hewan kurban di Kabupaten Malang mulai meningkat.

Pasar Hewan Kecamatan Gondanglegi menjadi salah satu titik yang mengalami lonjakan transaksi, khususnya kambing.

Permintaan datang tidak hanya dari warga lokal, tetapi juga pedagang perantara dari luar daerah. Kenaikan permintaan ini turut diikuti dengan naiknya harga kambing di pasaran.

Baca juga: Harga Sapi Kurban di Bantul Naik Jelang Idul Adha 2026, Pedagang Akui Pasokan Terbatas

Penjualan Kambing Mulai Meningkat Jelang Idul Adha

Suasana Pasar Hewan Gondanglegi terlihat ramai seiring mendekati Idul Adha yang jatuh pada 27 Mei 2026.

Berdasarkan penanggalan Jawa, pasar ini beroperasi setiap pasaran Pon dan Legi, dan pada Senin (4/5/2026) bertepatan dengan pasaran Legi.

Baca juga: Pembagian Daging Kurban Berapa Kg? Ini Ketentuan Pembagian Termasuk untuk Sahibul Kurban

Meskipun masih sekitar 23 hari menjelang Idul Adha, penjualan hewan kurban, baik kambing maupun sapi, mulai menunjukkan peningkatan.

Peternak kambing asal Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Hendrik Kurniawan, mengaku terjadi peningkatan penjualan dalam beberapa pekan terakhir.

"Di hari-hari biasa cuma laku satu atau dua, kadang juga nggak laku. Ini mulai ada peningkatan sehari bisa laku lima kambing," ujar Hendrik ketika dikonfirmasi.

Ia menyebutkan, peningkatan penjualan saat ini berkisar antara 30 hingga 40 persen dibanding hari biasa. Mayoritas pembeli merupakan blantik atau pedagang perantara yang membeli untuk dijual kembali ke konsumen.

Pembeli Kambing Didominasi Blantik dari Luar Daerah

Menurut Hendrik, permintaan kambing banyak datang dari blantik yang berasal dari luar Malang, terutama Jawa Tengah. Dalam satu waktu, terdapat sekitar lima hingga sepuluh blantik yang melakukan pembelian.

"Tapi kan lihat kondisi pasar dulu, di sini (Pasar Hewan Gondanglegi bisa tiga sampai 5 blantik. Kalau di Dampit bisa sepuluh blantik yang beli," ujarnya.

Ia memperkirakan penjualan akan semakin meningkat mendekati H-10 Idul Adha, meskipun belum dapat dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya.

Harga Kambing Naik Jelang Idul Adha

Seiring meningkatnya permintaan, harga kambing juga mengalami kenaikan. Sebelum Idul Fitri, harga kambing berada di kisaran Rp2 juta per ekor, kini naik menjadi sekitar Rp2,3 juta per ekor.

Harga tersebut menyesuaikan ukuran dan kondisi kambing. Untuk kebutuhan kurban, kambing jantan yang sudah poel menjadi jenis yang paling banyak dicari oleh pembeli.

Kondisi PMK Masih Aman

Terkait potensi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Hendrik menyebut kondisi di pasar hewan masih relatif aman. Ia mengaku belum menemukan kasus PMK di lokasi tersebut.

'Selama ini belum ada yang terjangkit, tapi kalau di peternakan warga belum tahu ya, di pasar nggak ada," sambungnya.

Pengawasan Hewan Kurban Ditingkatkan

Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) akan meningkatkan pengawasan menjelang Idul Adha.

Plt Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet), Lusia Endah Sukesi, menyebut pengawasan dilakukan di pasar hewan hingga lapak penjualan.

"Kita akan melakukan pengawasan di lapak dan pasar hewan. Kami bagi tim agar cakupannya merata dan luas," imbuh Kesi.

Tim pengawasan akan diterjunkan mulai H-3 hingga H-2 minggu sebelum Idul Adha. Petugas akan berkeliling untuk memastikan kondisi kesehatan hewan kurban tetap terjaga.

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul "Permintaan Naik Jelang Idul Adha, Harga Kambing di Malang Tembus Rp2,3 Juta per Ekor"

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Cak Imin Ajak Masyarakat Teladani Ulama dan Guru untuk Wujudkan Bangsa Berkarakter
Cak Imin Ajak Masyarakat Teladani Ulama dan Guru untuk Wujudkan Bangsa Berkarakter
Aktual
Khofifah Sebut Munas-Konbes NU 2026 Bisa Rumuskan Solusi atas Persoalan Umat
Khofifah Sebut Munas-Konbes NU 2026 Bisa Rumuskan Solusi atas Persoalan Umat
Aktual
Apakah Korban Penculikan dan Perdagangan Orang Berhak Menerima Zakat Riqab? Ini Penjelasannya
Apakah Korban Penculikan dan Perdagangan Orang Berhak Menerima Zakat Riqab? Ini Penjelasannya
Aktual
Apresiasi 100 Tahun Gontor, Wamenag Sebut Kiprah Pesantren Ini Sudah Mendunia
Apresiasi 100 Tahun Gontor, Wamenag Sebut Kiprah Pesantren Ini Sudah Mendunia
Aktual
Meruntuhkan Menara Gading LPNU, Menyelamatkan Ekonomi Nahdliyin
Meruntuhkan Menara Gading LPNU, Menyelamatkan Ekonomi Nahdliyin
Aktual
Gus Yahya Ajak Warga NU Jaga Persatuan Jelang Muktamar 2026: Hindari Kontroversi dan Pertentangan Baru
Gus Yahya Ajak Warga NU Jaga Persatuan Jelang Muktamar 2026: Hindari Kontroversi dan Pertentangan Baru
Aktual
Arab Saudi Beri Bantuan Rp 260 Miliar untuk Bayar Gaji PNS Yaman
Arab Saudi Beri Bantuan Rp 260 Miliar untuk Bayar Gaji PNS Yaman
Aktual
Jelang Munas-Konbes NU 2026, Masyayikh Desak Batalkan Usulan Perubahan AHWA dan Larangan Rangkap Jabatan Politik
Jelang Munas-Konbes NU 2026, Masyayikh Desak Batalkan Usulan Perubahan AHWA dan Larangan Rangkap Jabatan Politik
Aktual
Rekam Jejak Munas NU: Dari Khittah 1926 hingga Fatwa AI, Gus Dur Ukir Sejarah di Situbondo
Rekam Jejak Munas NU: Dari Khittah 1926 hingga Fatwa AI, Gus Dur Ukir Sejarah di Situbondo
Aktual
Ketahui 12 Aturan Penting Jemaah Haji di Masjid Nabawi Madinah
Ketahui 12 Aturan Penting Jemaah Haji di Masjid Nabawi Madinah
Aktual
Jemaah Pakai Baju 9 Lapis di Bandara Arab Saudi demi Siasati Barang Bawaan
Jemaah Pakai Baju 9 Lapis di Bandara Arab Saudi demi Siasati Barang Bawaan
Aktual
MTQ Nasional XXXI di Semarang Dipersiapkan Matang, Kemenag Targetkan Sukses Penyelenggaraan hingga Prestasi
MTQ Nasional XXXI di Semarang Dipersiapkan Matang, Kemenag Targetkan Sukses Penyelenggaraan hingga Prestasi
Aktual
Munas Kader Muda NU di Kediri Hasilkan 4 Rekomendasi Strategis, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo
Munas Kader Muda NU di Kediri Hasilkan 4 Rekomendasi Strategis, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo
Aktual
Sedang Banyak Masalah? Ini 5 Zikir dalam Al-Qur’an untuk Menguatkan Hati
Sedang Banyak Masalah? Ini 5 Zikir dalam Al-Qur’an untuk Menguatkan Hati
Doa dan Niat
Pasar Kosmetik Halal Indonesia Jadi Incaran Filipina, LPPOM Ungkap Peluang Besar Jelang Wajib Sertifikasi 2026
Pasar Kosmetik Halal Indonesia Jadi Incaran Filipina, LPPOM Ungkap Peluang Besar Jelang Wajib Sertifikasi 2026
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com