Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Surat Al Kahfi: Makna, Kisah, dan Keutamaannya dalam Islam

Kompas.com, 18 Agustus 2025, 13:05 WIB
Khairina

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com-Surat Al-Kahfi merupakan surat ke-18 dalam Alquran yang memiliki makna dan keutamaan mendalam bagi umat Islam.

Surat ini terdiri dari 110 ayat dan diturunkan di Mekah.

Nama “Al-Kahfi” berarti “gua” atau “tempat berlindung.”

Dilansir dari Antara, di dalam Surat Al Kahfi terdapat kisah-kisah penting yang memberikan pelajaran tentang keimanan, kesabaran, serta keadilan Allah SWT.

Baca juga: Keutamaan Surat Al Waqiah, Doa Rezeki hingga Ketenangan Hati

Makna Surat Al Kahfi

Salah satu kisah utama dalam surat ini adalah tentang Ashabul Kahfi atau penghuni gua.

Kisah ini menceritakan sekelompok pemuda yang lari dari penindasan seorang raja zalim lalu bersembunyi di sebuah gua.

Mereka tertidur di dalam gua selama bertahun-tahun hingga kemudian dibangkitkan kembali sebagai bukti kekuasaan Allah SWT.

Kisah tersebut mengajarkan keteguhan iman, perlindungan dari Allah, serta kehidupan setelah kematian.

Baca juga: Doa Nabi Musa dalam Alquran: 3 Doa Lengkap dengan Bacaan dan Artinya

Surat Al-Kahfi juga mengisahkan perjalanan Nabi Musa AS bersama Khidir, seorang hamba Allah yang diberi pengetahuan khusus.

Dalam perjalanan itu, Nabi Musa AS diajarkan makna di balik berbagai peristiwa yang tampak tidak logis.

Pelajaran ini menekankan pentingnya kesabaran dan pemahaman bahwa setiap ketentuan Allah selalu memiliki hikmah.

Selain itu, surat ini menampilkan kisah dua orang pemilik kebun.

Salah satunya menjadi sombong karena merasa kaya, sementara yang lain tetap bersyukur kepada Allah SWT.

Cerita ini memberikan peringatan tentang bahaya kesombongan serta pentingnya mensyukuri nikmat yang diberikan Tuhan.

Secara keseluruhan, surat Al Kahfi menegaskan nilai sabar dalam menghadapi ujian, kewajiban bergantung kepada Allah, serta larangan bersikap sombong terhadap dunia.

Baca juga: 3 Doa untuk Negeri agar Makmur dan Sejahtera: Arab, Latin, dan Artinya

Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi

Dalam Islam, dianjurkan membaca Surat Al-Kahfi setiap malam Jumat dan hari Jumat.

Amalan ini diyakini membawa perlindungan, keberkahan, dan cahaya bagi seorang Muslim sepanjang pekan.

Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan sabda Nabi Muhammad SAW:

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ، أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيقِ

“Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada malam Jumat, ia akan diterangi dengan cahaya di antara dirinya dengan Ka’bah.” (HR. Ad-Darimi no. 3450, disahihkan Al-Albani dalam Shahih At-Targhib no. 736).

Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ

“Sesungguhnya barangsiapa yang membaca Surat Al-Kahfi di hari Jumat, ia akan diterangi dengan cahaya di antara dua Jumat.” (HR. Al-Hakim no. 3392, Al-Baihaqi no. 5996, Ibnu Hajar menyatakan hadis hasan).

Beberapa Keutamaan Surat Al-Kahfi

1. Penerangan dari Jumat ke Jumat

Membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat akan memberikan cahaya hingga Jumat berikutnya, sebagaimana disebutkan dalam hadis Abu Sa’id Al-Khudri.

2. Pelindung dari Fitnah Dajjal

Membaca sepuluh ayat pertama Surat Al-Kahfi diyakini dapat melindungi dari fitnah Dajjal, berdasarkan hadis riwayat Abu Darda’.

3. Cahaya pada Hari Kiamat

Menurut Imam An-Nawawi, membaca Surat Al-Kahfi akan memberikan cahaya pada hari kiamat sebagai bentuk ganjaran kebaikan.

4. Pahala yang Mengalir Selama Dua Jumat

Asy-Syaukani rahimahullah menjelaskan bahwa membaca Surat Al-Kahfi bermakna pahala dan pengaruh kebaikan akan terus mengalir dari satu Jumat ke Jumat berikutnya.

Hikmah Membaca Surat Al-Kahfi

Dengan memahami isi dan keutamaannya, umat Islam diharapkan dapat semakin mendalami ajaran Al Quran.

Surat Al-Kahfi memberikan pedoman tentang iman, kesabaran, rasa syukur, serta keyakinan akan kebesaran Allah SWT dalam mengatur kehidupan.

Mengamalkan bacaan Surat Al-Kahfi secara rutin menjadi sarana untuk meraih perlindungan, pahala, serta keberkahan dari Allah SWT.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Aktual
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Aktual
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Aktual
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Aktual
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Aktual
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Aktual
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Aktual
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
Aktual
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi 'Pelayan Ulama'
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi "Pelayan Ulama"
Aktual
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Aktual
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Aktual
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Aktual
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
Aktual
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Doa dan Niat
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar