Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa untuk Orang Sakit Lengkap dengan Arti dan Adab Menjenguknya

Kompas.com, 11 September 2025, 18:38 WIB
Add on Google
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Doa untuk orang sakit adalah doa yang diucapkan oleh orang yang sakit maupun orang yang menjenguk orang yang sakit.

Sakit menjadi satu ujian yang diberikan kepada manusia sebagaimana disampaikan dalam Al Quran surat Al Anbiya’ ayat 35.

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُم بِٱلشَّرِّ وَٱلْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

Artinya: "Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan."

Dalam tafsir Ibnu Katsir, salah satu ujian keburukan dan kebaikan yang dijelaskan dalam hadits di atas adalah sakit dan sehat.

Ketika sakit atau menjenguk orang sakit, Rasulullah Muhammad SAW memerintahkan untuk membaca doa-doa berikut.

Baca juga: 5 Doa untuk Orang yang Sakit agar Diberi Kesembuhan

Doa Ketika Menjenguk Orang yang Sakit

Doa Pertama

Ketika menjenguk orang sakit, Rasulullah Muhammad SAW mengajarkan doa berikut sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim.

Arab:

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أذْهِبِ البَأْسَ،وَ اشْفِهِ أَنْتَ الشَّافِي، لا شِفَاءَ إلَّا شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لا يُغَادِرُ سَقَمًا

Latin:

Allahumma Rabbannasi adzhibil ba’sa wasyfi anta asy Syaafii laa syifaa’a illa Syifaa’uk, syifaa’an laa yughaadiru saqama.

Artinya:

Ya Allah, Rabb manusia, hilangkanlah sakit ini, karena sesungguhnya Engkaulah Zat Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan, kecuali kesembuhan dari-Mu. Kesembuhan yang tidak akan meninggalkan penyakit setelahnya.

Doa Kedua

Doa ini dibaca oleh Malaikat Jibril ketika Nabi Muhammad SAW mengeluhkan sakitnya. Doa ini diriwayatkan oleh Imam Muslim.

Arab:

بِاسْمِ اللهِ أَرْقِيكَ، مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيكَ، مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنِ حَاسِدٍ، اللهُ يَشْفِيكَ بِاسْمِ اللهِ أَرْقِيكَ

Latin:

Bismillahi arqika min kulli syai’in yu’dzika min syarri kulli nafsin aw ainin haasidin, Allahu yasyfika bismillahi arqika.

Artinya:

Dengan menyebut Nama Allah, aku meruqyahmu dari segala sesuatu yang menyakitimu, dari keburukan segala jiwa atau mata yang diliputi kedengkian. Semoga Allah menyembuhkanmu. Dengan menyebut Nama Allah, aku meruqyahmu.

Baca juga: Doa Menjenguk Orang Sakit Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya

Doa Ketiga

Doa ini cukup pendek. Titik dalam doa ini diisi dengan nama orang yang sedang sakit. Doa ini dibaca oleh Nabi Muhammad SAW saat menjenguk Saad bin Abi Waqash yang sedang sakit.

Doa ini terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.

Arab:

.... اللَّهُمَّ اشْفِ

Latin:

Allaahummasyfii ……… (Nama orang yang sakit).

Artinya:

Ya Allah berikanlah kesembuhan untuk ……. (Nama orang yang sakit)

Doa Keempat

Doa ini dibaca sebanyak tujuh kali ketika menjenguk orang sakit. Selama belum menemui ajal, Allah akan memberikan kesembuhan kepada orang yang sakit tersebut.

Doa ini berasal dari hadits yang diriwayatkan oleh Imam At Tirmidzi dan Imam Abu Daud.

Arab:

أسأَلُ اللهَ العَظيمَ رَبَّ العَرشِ العَظيمِ أنْ يَشفيَكَ

Latin:

As’alullaha al adziim, Rabbal arsyil adziim, an yasyfiyaka.

Artinya:

Aku memohon kepada Allah yang Mahaagung, Rabb arsy yang besar, agar memberikan kesembuhan kepadamu.

Doa Kelima

Doa ini diucapkan sebagai penyemangat kepada orang yang sakit. Doa ini berasal dari hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari.

Arab:

لا بَأْسَ، طَهُورٌ إنْ شَاءَ اللَّهُ

Latin:

Laa ba’sa, thahuur insyaallah.

Artinya:

Tidak mengapa. Semoga penyakit ini menjadi pembersih atas dosa-dosamu. Atas izin Allah.

Baca juga: Doa Sholat Hajat: Arab, Latin, dan Artinya

Doa Keenam

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, pernah suatu hari para sahabat berkunjung di suatu kampung.

Di kampung tersebut, kepala suku sedang mengalami sakit disengat binatang dan badannya menjadi demam.

Kemudian salah seorang sahabat membacakan surat Al Fatihah untuk kepala suku tersebut hingg akhirnya penyakitnya sembuh.

Doa Dibaca Sendiri oleh Orang yang Sakit

Selain doa yang dibacakan oleh orang yang menjenguk, ada juga doa yang bisa dibaca sendiri oleh orang yang sakit.

Doa Ketika ada Anggota Tubuh yang Bengkak

Doa ini terdapat dalam kitab Al Adzkar karya Imam Nawawi.

Arab:

اللَّهُمَّ مُصَغِّرَ الْكَبِيرِ ، وَمُكَبِّرَ الصَّغِيرِ صَغِّرْ مَا بِي

Latin:

Allaahumma mushagghiral kabiir wa mukabbiras shaghiir, shagghir maa bii.

Artinya:

Wahai Tuhan yang (kuasa) mengecilkan sesuatu yang besar, dan (sanggup) membesarkan yang kecil, kecilkanlah penyakit yang ada padaku.”

Doa Ketika Ada Anggota Tubuh yang Sakit

Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Abdillah Utsman bin Al Ash bahwasannya ketika Abu Abdillah mendatangi Rasulullah SAW dalam keadaan sakit.

Rasulullah memerintahkan untuk memegang bagian yang sakit dan membaca bismillah sebanyak 3 kali dan doa berikut sebanyak 7 kali:

Arab:

بِسْمِ اللَّهِ . أَعُوْذُ بِاللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّمَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ

Latin:

Bismillah (3x), A’udzu billahi wa qudratihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru (7x).

Artinya:

Dengan Nama Allah, Aku berlindung kepada Allah dan kuasa-Nya dari keburukan yang aku rasakan dan aku khawatirkan.

Baca juga: Doa Istikharah: Arab, Latin, dan Artinya

Doa Ali bin Abi Thalib Ketika Sakit

Diriwayatkan oleh Imam At Tirmidzi, Ali bin Abi Thalib membaca doa di bawah ini ketika sakit:

Arab:

اَللَّهُمَّ إِنْ كَانَ أَجَلِيْ قَدْ حَضَرَ فَأَرِحْنِيْ، وَإِنْ كَانَ مُتَأَخِّرًا فَارْفَعْهُ عَنِّيْ، وَإِنْ كَانَ بَلَاءً فَصَبِّرْنِيْ

Latin:

Allaahumma in kaana ajalii qod hadhoro fa arihnii, wa in kaana mutaakhkhiron farfa’hu ‘annii, wa in kaana balaa an fa shobbirnii.

Artinya:

Ya Allah, jika ajalku telah dekat maka istirahatkanlah aku. Jika ajalku masih jauh, sembuhkanlah sakit ini dariku. Dan jika ini musibah, berikanlah aku kesabaran.

Doa Ketika Sakit Berat dan Tak Ada Harapan Sembuh

Diriwayatkan dari Aisyah RA, menjelang wafatnya, Rasulullah SAW mengusap wajahnya dengan air kemudian membaca doa berikut:

Arab:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَالْحِقْنِي بِالرَّفِيقِ الْأَعْلَى.

Latin:

Allaahummaghfirlii, warhamnii wa alhiqnii birrafiiqil a'laa.

Artinya:

Ya Allah, ampunilah dosaku, kasihanilah aku, dan kumpulkanlah aku di sisi-Mu.

Baca juga: 7 Doa Taubat dalam Al Quran: Arab, Latin, dan Artinya

Adab Menjenguk Orang Sakit

Dikutip dari Ringkasan Kitab Adab karangan Fuad bin Abdul Aziz Asy Syalhub, ada beberapa adab yang harus diperhatikan ketika menjenguk orang sakit, yaitu:

1. Mengunjungi dengan niat ikhlas dan tulus

2. Tidak berlama-lama dalam menjenguk

3. Memberikan kata-kata yang menenangkan

4. Mendoakan kesembuhan

5. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kisah Mbah Marjiyono, Lansia 103 Tahun yang Berangkat Haji: Saya Ingin Beribadah
Kisah Mbah Marjiyono, Lansia 103 Tahun yang Berangkat Haji: Saya Ingin Beribadah
Aktual
Arab Saudi Terapkan Sensor Pintar di Mina, Terhubung dengan Kartu Nusuk Jemaah Haji
Arab Saudi Terapkan Sensor Pintar di Mina, Terhubung dengan Kartu Nusuk Jemaah Haji
Aktual
74.652 Jemaah Haji 2026 Telah Diberangkatkan, Bus Sholawat Layani 24 Jam di Makkah
74.652 Jemaah Haji 2026 Telah Diberangkatkan, Bus Sholawat Layani 24 Jam di Makkah
Aktual
Suhu Mekah Capai 43 Derajat Celsius, Ini Tips Cegah Heatstroke untuk Jemaah Haji
Suhu Mekah Capai 43 Derajat Celsius, Ini Tips Cegah Heatstroke untuk Jemaah Haji
Aktual
Cuaca Ekstrem di Madinah, Suhu Tembus 40°C, Ini Tips Agar Tidak Tumbang
Cuaca Ekstrem di Madinah, Suhu Tembus 40°C, Ini Tips Agar Tidak Tumbang
Aktual
Doa antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, Lengkap dengan Arti dan Keutamaannya
Doa antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, Lengkap dengan Arti dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Bolehkah Kurban dengan Cara Berutang? Ini Penjelasan Hukumnya
Bolehkah Kurban dengan Cara Berutang? Ini Penjelasan Hukumnya
Aktual
Jemaah Haji Kini Lebih Sejuk, Teknologi Kabut Canggih Dipasang di Jamarat
Jemaah Haji Kini Lebih Sejuk, Teknologi Kabut Canggih Dipasang di Jamarat
Aktual
Operasi Sepekan, 11.300 Orang Ditangkap karena Masuk ke Arab Saudi Secara Ilegal
Operasi Sepekan, 11.300 Orang Ditangkap karena Masuk ke Arab Saudi Secara Ilegal
Aktual
1.400 Inspeksi Dilakukan, Saudi Perketat Pengawasan Makanan dan Obat Jemaah Haji 2026
1.400 Inspeksi Dilakukan, Saudi Perketat Pengawasan Makanan dan Obat Jemaah Haji 2026
Aktual
Mengenal Arti Seruan Shalat Jenazah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
Mengenal Arti Seruan Shalat Jenazah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
Aktual
Simak Fakta Lebaran Haji, Asal-usul Nama Idul Adha di Indonesia
Simak Fakta Lebaran Haji, Asal-usul Nama Idul Adha di Indonesia
Aktual
Nekat Haji Tanpa Izin, Denda Rp 80 Juta hingga Deportasi Menanti
Nekat Haji Tanpa Izin, Denda Rp 80 Juta hingga Deportasi Menanti
Aktual
Jejak Rasulullah di Muzdalifah, Kisah Masjid al-Mash’ar al-Haram
Jejak Rasulullah di Muzdalifah, Kisah Masjid al-Mash’ar al-Haram
Aktual
Siapa Sahabat di Samping Makam Rasulullah? Ini Kisah Abu Bakar & Umar
Siapa Sahabat di Samping Makam Rasulullah? Ini Kisah Abu Bakar & Umar
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com