Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Keutamaan Membaca Doa Sebelum dan Sesudah Tidur dalam Islam

Kompas.com - 17/09/2025, 19:20 WIB
Khairina

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com-Tidur bukan hanya aktivitas fisik untuk beristirahat, tetapi juga menjadi momen spiritual yang bisa mendekatkan seorang Muslim kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW mengajarkan doa sebelum tidur dan doa setelah bangun tidur sebagai amalan yang bernilai ibadah.

Amalan ini tidak hanya menenangkan jiwa, tetapi juga membawa banyak keutamaan bagi umat Islam.

Dilansir dari Antara, tidur tidak lagi sekadar kebutuhan fisik, melainkan juga sarana memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.

Baca juga: Adab Bangun Tidur Menurut Imam Al Ghazali, Lengkap dengan Doa dan Dzikir

8 Keutamaan Doa Sebelum dan Sesudah Tidur

1. Menghapus dosa-dosa

Membaca doa sebelum tidur menjadi salah satu cara untuk memohon ampunan.

Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa pun yang membaca doa sebelum tidur akan diampuni dosanya, meskipun sebanyak buih di lautan.

2. Memperkuat tauhid dan keimanan

Doa sebelum tidur mengingatkan kita pada keesaan Allah SWT dan kekuasaan-Nya atas segala sesuatu.

Dengan mengamalkan doa ini, seorang Muslim kembali menegaskan keyakinannya bahwa hanya Allah yang layak disembah.

3. Perlindungan dari gangguan setan

Salah satu manfaat doa sebelum tidur adalah sebagai perlindungan dari gangguan setan dan makhluk halus.

Melalui doa, seorang hamba memohon penjagaan Allah agar tidurnya tetap tenang dan damai.

4. Menjaga kesucian dan mendapat pahala

Tidur dalam keadaan suci setelah berwudhu merupakan amalan yang sangat dianjurkan.

Rasulullah SAW menyampaikan bahwa orang yang tidur dalam keadaan suci, maka tidurnya bernilai ibadah.

Baca juga: Apakah Sah Sholat Tahajud Jika Tidak Tidur? Ini Penjelasan Ulama

5. Mendapatkan ketenangan dan kualitas tidur yang baik

Membaca doa sebelum tidur bisa menenangkan hati dan pikiran.

Tidur pun menjadi lebih nyenyak, sehingga saat bangun tubuh terasa segar secara fisik dan mental.

6. Mengungkapkan rasa syukur kepada Allah

Doa setelah bangun tidur merupakan wujud syukur atas nikmat kehidupan yang masih diberikan.

Amalan ini juga menunjukkan ketergantungan manusia kepada Allah dalam setiap aspek kehidupan.

Baca juga: Bacaan Doa Sebelum dan Bangun Tidur: Arab, Latin, dan Artinya

7. Menghindari mimpi buruk dan gangguan malam

Doa sebelum tidur dapat menjadi benteng dari mimpi buruk maupun gangguan malam.

Dengan berdoa, seorang Muslim berharap tidurnya terlindung dari hal-hal yang tidak diinginkan.

8. Amalan sederhana yang bisa dilakukan setiap hari

Doa sebelum dan sesudah tidur termasuk amalan ringan yang mudah dikerjakan.

Kebiasaan ini, jika dilakukan setiap hari dengan niat tulus, dapat mendatangkan keberkahan dan pahala dari Allah SWT.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Terkini Lainnya
Rapat Pleno PBNU di Hotel Sultan Dinilai Tidak Sah, Sekjen: Jelas Langgar AD/ART
Rapat Pleno PBNU di Hotel Sultan Dinilai Tidak Sah, Sekjen: Jelas Langgar AD/ART
Aktual
Zulfa Mustofa Jadi Pj Ketum PBNU, Menag Harap Pleno Syuriyah Jadi Solusi Perpecahan
Zulfa Mustofa Jadi Pj Ketum PBNU, Menag Harap Pleno Syuriyah Jadi Solusi Perpecahan
Aktual
Kubu Gus Yahya Tegaskan Rapat Pleno PBNU Tak Sah, Mayoritas Pengurus Pilih Ikuti Seruan Kiai Sepuh
Kubu Gus Yahya Tegaskan Rapat Pleno PBNU Tak Sah, Mayoritas Pengurus Pilih Ikuti Seruan Kiai Sepuh
Aktual
Puasa Daud: Pengertian, Keutamaan, dan Manfaatnya bagi Penuntut Ilmu
Puasa Daud: Pengertian, Keutamaan, dan Manfaatnya bagi Penuntut Ilmu
Aktual
Korupsi dalam Pandangan Islam: Penjelasan Ghulul, Risywah, dan Aklul Suht
Korupsi dalam Pandangan Islam: Penjelasan Ghulul, Risywah, dan Aklul Suht
Aktual
Buat Petisi, Warga NU Alumni UGM Serukan PBNU Kembalikan Konsesi Tambang
Buat Petisi, Warga NU Alumni UGM Serukan PBNU Kembalikan Konsesi Tambang
Aktual
9 Mukjizat Nabi Musa Lengkap: Dari Tongkat Hingga Laut Terbelah
9 Mukjizat Nabi Musa Lengkap: Dari Tongkat Hingga Laut Terbelah
Doa dan Niat
Masya Allah Arti, Hikmah, dan Ketika Sebaiknya Diucapkan
Masya Allah Arti, Hikmah, dan Ketika Sebaiknya Diucapkan
Doa dan Niat
PBNU Gerakkan Satu Juta Keluarga NU untuk Bantu Korban Bencana di Sumatera
PBNU Gerakkan Satu Juta Keluarga NU untuk Bantu Korban Bencana di Sumatera
Aktual
Ketua Umum PP Muhammadiyah Instruksikan Infak Jumat Dialihkan untuk Korban Bencana
Ketua Umum PP Muhammadiyah Instruksikan Infak Jumat Dialihkan untuk Korban Bencana
Aktual
Masya Allah Artinya Lengkap: Makna dan Cara Penggunaannya
Masya Allah Artinya Lengkap: Makna dan Cara Penggunaannya
Doa dan Niat
GP Ansor Salurkan Bantuan Rp 3,5 Miliar untuk Korban Bencana di Sumut, Aceh, dan Sumbar
GP Ansor Salurkan Bantuan Rp 3,5 Miliar untuk Korban Bencana di Sumut, Aceh, dan Sumbar
Aktual
Doa Tahajud dan Artinya: Doa Malam yang Penuh Keutamaan
Doa Tahajud dan Artinya: Doa Malam yang Penuh Keutamaan
Doa dan Niat
Kiai dan Nyai Muda NU Desak Rekonsiliasi PBNU Lewat Musyawarah Terbuka
Kiai dan Nyai Muda NU Desak Rekonsiliasi PBNU Lewat Musyawarah Terbuka
Aktual
Momen Haru Aqiqah Bayi Adopsi Ahmad Dhani–Mulan Jameela dan Makna Aqiqah dalam Islam
Momen Haru Aqiqah Bayi Adopsi Ahmad Dhani–Mulan Jameela dan Makna Aqiqah dalam Islam
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com