Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sholat Sunnah Qobliyah Subuh: Keutamaan, Niat, dan Tata Cara Lengkap

Kompas.com, 14 November 2025, 04:49 WIB
Add on Google
Khairina

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com-Sholat sunnah qobliyah Subuh merupakan bagian dari sholat sunnah rawatib yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam.

Ibadah dua rakaat ini dikerjakan sebelum sholat fardhu Subuh dan memiliki keutamaan besar sebagaimana ditegaskan dalam sejumlah hadits Nabi Muhammad SAW.

Dilansir dari Antara, Rasulullah SAW dikenal sangat menjaga amalan ini hingga disebut tidak ada sholat sunnah lain yang lebih diutamakan dibanding dua rakaat sebelum Subuh.

Baca juga: Doa Setelah Sholat Tahajud Lengkap dengan Teks Arab, Latin, dan Artinya

Aisyah RA meriwayatkan bahwa Nabi SAW tidak menjaga sholat sunnah mana pun seperti beliau menjaga dua rakaat sebelum Subuh sebagaimana terdapat dalam HR Bukhari dan Muslim.

Rasulullah SAW juga menegaskan keutamaan ibadah ini melalui sabdanya bahwa dua rakaat fajar lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya sebagaimana diriwayatkan Muslim.

Dasar Sholat Sunnah Rawatib

Sholat sunnah qobliyah Subuh termasuk bagian dari sholat rawatib yang memiliki dasar kuat dalam sejumlah riwayat.

Salah satu riwayat Tirmidzi menjelaskan bahwa siapa saja yang mengerjakan sholat sunnah 12 rakaat dalam sehari semalam akan dibangunkan rumah di surga.

Hadits itu merinci empat rakaat sebelum Dzuhur, dua rakaat setelah Dzuhur, dua rakaat setelah Maghrib, dua rakaat setelah Isya, dan dua rakaat sebelum Subuh sebagai bagian dari rawatib.

Niat Sholat Sunnah Qobliyah Subuh

Niat shalat sunnah qobliyah Subuh dibaca dalam hati saat melakukan takbiratul ihram.

Lafal niatnya adalah “Usholli sunnatal subhi rok’ataini qobliyyatan mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala.”

Artinya adalah “Aku niat shalat sunnah Subuh dua rakaat sebelum shalat fardhu menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Baca juga: Apakah Perempuan Boleh Sholat Jumat? Ini Jawaban Lengkap Berdasarkan Hadis dan Kitab Fikih

Tata Cara Sholat Sunnah Qobliyah Subuh

Pelaksanaan shalat sunnah qobliyah Subuh pada dasarnya sama seperti shalat sunnah dua rakaat lainnya.

Tahapan dimulai dengan takbiratul ihram yang disertai niat dalam hati.

Pada rakaat pertama membaca Surah Al-Fatihah lalu Surah Al-Kafirun sebagaimana anjuran Rasulullah SAW.

Rakaat kedua dianjurkan membaca Surah Al-Fatihah lalu Surah Al-Ikhlas sebagaimana diriwayatkan Muslim dari Abu Hurairah RA.

Gerakan dilanjutkan dengan rukuk sambil membaca tasbih tiga kali.

Ibadah diteruskan dengan i’tidal atau berdiri setelah rukuk.

Tahapan berikutnya adalah sujud pertama, duduk di antara dua sujud, kemudian sujud kedua.

Jamaah lalu berdiri untuk rakaat kedua dan mengulangi seluruh rangkaian gerakan sebelumnya.

Di bagian akhir sholat dilakukan tasyahud akhir.

Shalat kemudian ditutup dengan salam.

Baca juga: 5 Amalan Sunnah Setelah Sholat Fardu Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

Tempat yang Dianjurkan untuk Melaksanakan Sholat Qobliyah Subuh

Sholat sunnah qobliyah Subuh lebih utama dikerjakan di rumah atau di tempat yang tidak terlalu ramai.

Kondisi tertentu seperti datang terlambat ke masjid dan waktu Subuh hampir masuk memungkinkan seseorang mengerjakannya di masjid dengan tetap memperhatikan situasi sekitar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Waspada Terjangkit Virus Takabur
Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Waspada Terjangkit Virus Takabur
Aktual
Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Kurban Mengajarkan Kepedulian dan Pengorbanan
Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Kurban Mengajarkan Kepedulian dan Pengorbanan
Aktual
Pejabat Kemenhaj Ikut Dorong Kursi Roda Jamaah Haji, Pastikan Layanan Ramah Lansia dan Disabilitas
Pejabat Kemenhaj Ikut Dorong Kursi Roda Jamaah Haji, Pastikan Layanan Ramah Lansia dan Disabilitas
Aktual
Masjid Tan’im Jadi Lokasi Favorit Jamaah Haji Indonesia Ambil Miqat Umrah Sunah
Masjid Tan’im Jadi Lokasi Favorit Jamaah Haji Indonesia Ambil Miqat Umrah Sunah
Aktual
27 Ribu Liter Air Zamzam untuk Jemaah Haji Aceh Tiba di Asrama Haji Embarkasi Aceh
27 Ribu Liter Air Zamzam untuk Jemaah Haji Aceh Tiba di Asrama Haji Embarkasi Aceh
Aktual
Jemaah Haji Embarkasi Makassar Latihan Jalan Kaki ke Jamarat Jelang Puncak Haji di Mina
Jemaah Haji Embarkasi Makassar Latihan Jalan Kaki ke Jamarat Jelang Puncak Haji di Mina
Aktual
Waspada Cuaca Ekstrem Saudi, Jemaah Haji 2026 Diminta Minum Air Tiap 10 Menit
Waspada Cuaca Ekstrem Saudi, Jemaah Haji 2026 Diminta Minum Air Tiap 10 Menit
Aktual
Saudi Hukum 48 Pelanggar Haji Ilegal, Denda Capai Rp 430 Juta
Saudi Hukum 48 Pelanggar Haji Ilegal, Denda Capai Rp 430 Juta
Aktual
Hukum Sebut Nama Orang Saat Kurban Idul Adha, Sunnah atau Riya?
Hukum Sebut Nama Orang Saat Kurban Idul Adha, Sunnah atau Riya?
Aktual
Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Prediksi BRIN, Pemerintah, NU, & Muhammadiyah
Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Prediksi BRIN, Pemerintah, NU, & Muhammadiyah
Aktual
Haji 2026 Siap Digelar, Saudi Andalkan AI dan 20 Ribu Masjid Disiapkan
Haji 2026 Siap Digelar, Saudi Andalkan AI dan 20 Ribu Masjid Disiapkan
Aktual
Imigrasi Sulsel Manjakan Calon Jemaah Haji dengan Layanan Eazy Passport
Imigrasi Sulsel Manjakan Calon Jemaah Haji dengan Layanan Eazy Passport
Aktual
Mendadak Pusing dan Lemas di Udara, Calon Jemaah Haji Sumenep Diinfus di Pesawat
Mendadak Pusing dan Lemas di Udara, Calon Jemaah Haji Sumenep Diinfus di Pesawat
Aktual
Kurban untuk Diri Sendiri atau Orang Tua, Mana yang Harus Didahulukan? Ini Penjelasannya
Kurban untuk Diri Sendiri atau Orang Tua, Mana yang Harus Didahulukan? Ini Penjelasannya
Aktual
Hari Tasyrik: Pengertian, Larangan Puasa, dan Amalan yang Dianjurkan dalam Islam
Hari Tasyrik: Pengertian, Larangan Puasa, dan Amalan yang Dianjurkan dalam Islam
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com