Editor
KOMPAS.com - Musim hujan yang disertai angin kencang kembali terjadi di berbagai wilayah Indonesia.
Dalam pandangan Islam, angin merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang bergerak atas kehendak dan kekuasaan-Nya.
Meski membawa manfaat, angin juga bisa menjadi ujian ketika datang dengan kekuatan yang membahayakan.
Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa untuk memohon perlindungan dan kebaikan dari Allah SWT.
Dalam buku Doa & Wirid karya Yazid bin Abdul Qadir Jawas dijelaskan bahwa Rasulullah SAW mengajarkan umat Islam untuk tidak mencela angin.
Angin adalah ciptaan Allah SWT yang memiliki peran dan fungsi tertentu sesuai kehendak-Nya.
Meski demikian, angin juga dapat membawa musibah apabila Allah SWT menghendaki.
Rasulullah SAW bersabda, “Apabila kalian melihat angin kencang, janganlah kalian memakinya. Tetapi, mintalah kepada Allah kebaikan angin tersebut dan berlindunglah kepada-Nya dari kejahatannya.”
Sehingga, ketika muncul kekhawatiran tersebut, umat muslim dianjurkan untuk membaca doa, seperti berikut:
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا
Arab Latin: Allahumma innî as’aluka khairahâ wa a‘ûdzubika min syarrihâ.
Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya.”
Doa ini bersumber dari hadis sahih, yaitu Hadis Riwayat Abu Dawud nomor 5079 dan Ibnu Majah nomor 3727.
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلْتَ بِهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلْتَ بِهِ
Latin: Allahumma innî as’aluka khairahâ wa khaira mâ fîhâ wa khaira mâ ursilat bihî, wa a‘ûdzubika min syarrihâ wa syarri mâ fîhâ wa syarri mâ ursilat bihî.
Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada padanya, dan kebaikan tujuan angin ini dihembuskan. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, keburukan yang ada padanya, dan keburukan tujuan angin ini dihembuskan.”
Doa ini sesuai dengan hadis sahih yang diriwayatkan oleh Aisyah RA, tercantum dalam Hadis Riwayat Muslim nomor 899 dan at-Tirmidzi nomor 3449.
Dengan membaca doa-doa tersebut, umat Islam diajarkan untuk berserah diri kepada Allah SWT sekaligus memohon kebaikan dari setiap peristiwa alam.
Di tengah cuaca ekstrem dan angin kencang, doa menjadi sarana untuk menenangkan hati, memohon perlindungan, serta menguatkan keyakinan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah SWT.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang