Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Niat Puasa Tasua dan Asyura 2026, Lengkap Arab, Latin serta Artinya

Kompas.com, 10 Juni 2026, 16:00 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bulan Muharram selalu hadir membawa nuansa spiritual yang berbeda bagi umat Islam.

Sebagai salah satu dari empat bulan mulia (al-asyhur al-hurum) yang disebut dalam Al-Qur'an, Muharram menjadi waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh, termasuk menjalankan puasa sunnah.

Di antara amalan yang paling dikenal pada bulan ini adalah puasa Tasua dan puasa Asyura. Kedua puasa tersebut dilaksanakan pada tanggal 9 dan 10 Muharram sebagai bentuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW sekaligus menghidupkan tradisi ibadah yang memiliki keutamaan besar.

Menjelang datangnya hari tersebut, banyak umat Islam mulai mencari bacaan niat puasa Tasua dan Asyura lengkap.

Meski niat pada dasarnya berada di dalam hati, para ulama membolehkan melafalkannya sebagai bentuk membantu menghadirkan kesungguhan dalam beribadah.

Lalu bagaimana bacaan niatnya? Apa perbedaan puasa Tasua dan Asyura? Dan mengapa Rasulullah SAW sangat menganjurkan amalan ini?

Muharram, Bulan Allah yang Memiliki Keistimewaan

Tidak semua bulan memiliki kedudukan yang sama dalam Islam. Muharram termasuk bulan yang dimuliakan Allah SWT sejak penciptaan langit dan bumi.

Allah SWT berfirman dalam Surat At-Taubah ayat 36:

"Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, di antaranya ada empat bulan haram."

Para ulama tafsir seperti Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa empat bulan haram tersebut adalah Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Keutamaan Muharram juga ditegaskan Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairah RA:

"Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram."

Dalam buku Inilah Alasan Rasulullah SAW Menganjurkan Puasa Sunnah karya Amirulloh Syarbini dan Iis Nur'aeni Afgandi dijelaskan bahwa hadis ini menunjukkan besarnya peluang pahala yang diberikan Allah kepada orang yang memperbanyak puasa sunnah selama bulan Muharram.

Karena itu, para sahabat dan ulama salaf sangat memperhatikan amalan-amalan di bulan ini, terutama puasa Tasua dan Asyura.

Apa Itu Puasa Tasua dan Puasa Asyura?

Puasa Tasua adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram.

Sementara puasa Asyura dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram.

Kata "Asyura" berasal dari kata "'asyarah" yang berarti sepuluh, karena puasa ini dilakukan pada hari kesepuluh Muharram.

Menurut Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim, awalnya Rasulullah SAW berpuasa pada hari Asyura karena hari tersebut memiliki nilai sejarah yang agung.

Ketika Nabi tiba di Madinah, beliau mendapati kaum Yahudi juga berpuasa pada tanggal 10 Muharram sebagai bentuk syukur atas keselamatan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Fir'aun.

Rasulullah SAW kemudian bersabda:

"Kami lebih berhak terhadap Musa daripada mereka."

Lalu beliau berpuasa dan memerintahkan para sahabat untuk berpuasa pada hari tersebut. (HR Bukhari dan Muslim)

Namun pada akhir hayatnya, Rasulullah SAW juga berkeinginan menambah puasa pada tanggal 9 Muharram agar berbeda dengan tradisi kaum Yahudi.

Dari sinilah lahir anjuran melaksanakan puasa Tasua dan Asyura secara berurutan.

Baca juga: Puasa Asyura Hapus Dosa Setahun, Ini Keutamaan 10 Muharram

Bacaan Niat Puasa Tasua 2026

Bagi umat Islam yang ingin menjalankan puasa Tasua, berikut bacaan niat yang umum digunakan sebagaimana dijelaskan dalam buku Meraih Surga dengan Puasa karya H. Herdiansyah Achmad:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ تَاسُوعَاءَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma yaumi tāsū‘ā-a sunnatan lillāhi ta‘ālā.

Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Tasua karena Allah Ta'ala."

Bacaan Niat Puasa Asyura 2026

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ عَاشُورَاءَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma yaumi ‘āsyūrā-a sunnatan lillāhi ta‘ālā.

Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Asyura karena Allah Ta'ala."

Kapan Niat Puasa Tasua dan Asyura Dibaca?

Dalam fikih Islam, niat merupakan bagian penting dari setiap ibadah.

Namun karena puasa Tasua dan Asyura termasuk puasa sunnah, terdapat kemudahan dalam pelaksanaannya.

Menurut penjelasan Imam An-Nawawi dalam Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdzab, seseorang boleh berniat puasa sunnah pada malam hari sebelum fajar maupun pada pagi hari setelah terbit fajar dengan syarat belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Pendapat ini didasarkan pada hadis riwayat Imam Muslim ketika Rasulullah SAW suatu pagi bertanya kepada Aisyah RA apakah ada makanan di rumah. Ketika tidak ada makanan, beliau berkata:

"Kalau begitu aku berpuasa."

Hadis ini menjadi dasar kebolehan berniat puasa sunnah pada siang hari sebelum tergelincir matahari selama belum makan, minum, atau melakukan hal yang membatalkan puasa.

Baca juga: Jadwal Puasa Senin Kamis Juni 2026 Lengkap dengan Bacaan Niat

Mengapa Rasulullah SAW Menganjurkan Puasa Tasua?

Puasa Tasua memiliki hikmah yang sangat menarik.

Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

"Jika aku masih hidup sampai tahun depan, sungguh aku akan berpuasa pada hari kesembilan."

Menurut Imam An-Nawawi, hadis tersebut menunjukkan keinginan Rasulullah SAW untuk menambah puasa pada tanggal 9 Muharram.

Dalam Syarah Riyadhus Shalihin, dijelaskan bahwa salah satu hikmahnya adalah membedakan praktik ibadah umat Islam dari kaum Yahudi yang hanya berpuasa pada tanggal 10 Muharram.

Karena itu, mayoritas ulama menganjurkan pelaksanaan puasa Tasua dan Asyura secara berurutan.

Keutamaan Besar Puasa Asyura

Jika Tasua memiliki nilai mengikuti sunnah Rasulullah SAW, maka Asyura memiliki keutamaan yang sangat terkenal.

Dari Abu Qatadah RA, Rasulullah SAW bersabda:

"Puasa Asyura, aku berharap kepada Allah dapat menghapus dosa-dosa setahun yang lalu." (HR Muslim)

Hadis ini menjadikan puasa Asyura sebagai salah satu puasa sunnah yang paling dianjurkan setelah puasa Ramadan.

Imam Ibnu Rajab Al-Hanbali dalam kitab Lathaif Al-Ma'arif menjelaskan bahwa penghapusan dosa yang dimaksud adalah dosa-dosa kecil, sedangkan dosa besar tetap memerlukan taubat yang sungguh-sungguh.

Meski demikian, keutamaan ini menunjukkan betapa besar kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya yang memanfaatkan momentum Muharram untuk beribadah.

Baca juga: Doa dan Dzikir 1 Muharram 2026, Amalan Awal Tahun Memohon Ampunan

Lebih Utama Berpuasa 9 dan 10 Muharram atau Hanya 10 Muharram?

Para ulama membagi tingkatan pelaksanaan puasa Asyura menjadi beberapa bentuk.

Menurut Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari, tingkatan paling utama adalah:

  • Berpuasa tanggal 9, 10, dan 11 Muharram.
  • Berpuasa tanggal 9 dan 10 Muharram.
  • Berpuasa tanggal 10 Muharram saja.

Karena itu, bagi yang mampu, puasa Tasua dan Asyura secara berurutan menjadi pilihan yang lebih utama.

Amalan Lain yang Dianjurkan di Bulan Muharram

Selain berpuasa, para ulama juga menganjurkan memperbanyak amal saleh selama Muharram.

Dalam buku Lathaif Al-Ma'arif karya Ibnu Rajab Al-Hanbali dijelaskan bahwa bulan-bulan mulia merupakan waktu terbaik untuk meningkatkan kualitas ibadah.

Amalan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Membaca Al-Qur'an setiap hari.
  • Memperbanyak dzikir dan istighfar.
  • Bersedekah kepada fakir miskin.
  • Menjaga shalat berjamaah.
  • Memperbanyak doa.
  • Menyambung silaturahmi.
  • Memperbanyak shalat sunnah.

Muharram seharusnya menjadi awal yang baik untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT sekaligus memperkuat hubungan dengan sesama manusia.

Momentum Membuka Tahun dengan Amal Terbaik

Puasa Tasua dan Asyura bukan sekadar tradisi tahunan yang datang lalu berlalu. Di balik dua hari tersebut tersimpan pesan penting tentang syukur, ketaatan, dan semangat mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

Ketika banyak orang membuka tahun baru dengan berbagai target duniawi, Islam mengajarkan cara yang berbeda: memulai tahun dengan ibadah.

Karena itu, mengetahui niat puasa Tasua dan Asyura 2026 bukan hanya membantu pelaksanaan ibadah secara benar, tetapi juga menjadi pengingat bahwa Muharram adalah kesempatan untuk membuka lembaran baru dengan amal terbaik.

Siapa tahu, dua hari puasa yang ringan itu justru menjadi sebab datangnya ampunan, keberkahan, dan perubahan hidup yang lebih baik sepanjang tahun yang akan datang.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Zubair bin Al-Awwam, Hawari Rasulullah yang Dijuluki Pembela Nabi
Zubair bin Al-Awwam, Hawari Rasulullah yang Dijuluki Pembela Nabi
Aktual
Apa yang Diucapkan Saat Bersin? Ini Sunnah Rasulullah Lengkap
Apa yang Diucapkan Saat Bersin? Ini Sunnah Rasulullah Lengkap
Aktual
Doa Meminta Hujan, Termasuk untuk Dibaca Saat Khutbah Shalat Istisqa
Doa Meminta Hujan, Termasuk untuk Dibaca Saat Khutbah Shalat Istisqa
Aktual
Profil KH Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
Profil KH Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
Aktual
Menag Akan Tertibkan Pesantren yang Cuma Catut Nama, Soroti Kepatuhan Unsur dan Syarat
Menag Akan Tertibkan Pesantren yang Cuma Catut Nama, Soroti Kepatuhan Unsur dan Syarat
Aktual
Libur Lebaran 2027 Bisa Sampai 10 Hari, Ini Rangkaian Tanggal Merah dan Cuti Bersamanya
Libur Lebaran 2027 Bisa Sampai 10 Hari, Ini Rangkaian Tanggal Merah dan Cuti Bersamanya
Aktual
 Mengapa Membaca Al-Quran Setelah Subuh Memiliki Keutamaan?
Mengapa Membaca Al-Quran Setelah Subuh Memiliki Keutamaan?
Aktual
ITB Bangun Hunian dan Musala Pascabencana di Bireuen, Rangka Berdiri dalam 3 Jam
ITB Bangun Hunian dan Musala Pascabencana di Bireuen, Rangka Berdiri dalam 3 Jam
Aktual
Kapan Doa Saat Hujan Paling Mustajab? Ini Dalil dan Penjelasannya
Kapan Doa Saat Hujan Paling Mustajab? Ini Dalil dan Penjelasannya
Aktual
Wamendikdasmen ke Mahasiswa UMB: Kuliah Bukan Hanya untuk Mendapatkan Ijazah
Wamendikdasmen ke Mahasiswa UMB: Kuliah Bukan Hanya untuk Mendapatkan Ijazah
Aktual
Mana yang Didahulukan, Menjawab Salam atau Bersalaman? Ini Adabnya
Mana yang Didahulukan, Menjawab Salam atau Bersalaman? Ini Adabnya
Aktual
Apa Itu Mindfulness? Bukan Sekadar Menenangkan Diri
Apa Itu Mindfulness? Bukan Sekadar Menenangkan Diri
Aktual
Tekan Biaya Haji 2027, Kemenhaj Pertimbangkan Maskapai Alternatif
Tekan Biaya Haji 2027, Kemenhaj Pertimbangkan Maskapai Alternatif
Aktual
Dua Jemaah Haji Asal Lamongan dan Tangerang Masih Dirawat di Arab Saudi
Dua Jemaah Haji Asal Lamongan dan Tangerang Masih Dirawat di Arab Saudi
Aktual
Kemenag Buka Pendaftaran Insentif Dosen Non-ASN Ma’had Aly Rp 1 Juta per Bulan
Kemenag Buka Pendaftaran Insentif Dosen Non-ASN Ma’had Aly Rp 1 Juta per Bulan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar