Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Keutamaan Sedekah Subuh, Amalan yang Membawa Berkah dan Penghapus Dosa

Kompas.com, 13 November 2025, 05:00 WIB
Khairina

Editor

Sumber Baznas

KOMPAS.com-Sedekah merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Rasulullah SAW menekankan pentingnya berbagi rezeki kepada sesama dalam berbagai kesempatan, karena sedekah menjadi bukti keimanan, kebaikan hati, dan wujud kepedulian sosial seorang muslim.

Salah satu bentuk sedekah yang memiliki keutamaan istimewa adalah sedekah subuh, yakni amalan yang dilakukan pada waktu setelah shalat subuh.

Baca juga: Al Kalimatut Thayyibatu Shadaqah: Ucapan Baik yang Bernilai Sedekah dalam Islam

Dilansir dari laman Baznas, sedekah ini dipercaya memiliki nilai spiritual tinggi karena dilakukan pada waktu yang penuh keberkahan.

1. Mendapat Pahala dan Keberkahan yang Besar

Rasulullah SAW bersabda:

“Sedekah itu tidaklah mengurangi harta. Tidaklah Allah memutuskan tali seseorang yang memberi sedekah subuh sebelum ia beranjak dari tempat shalatnya, melainkan Allah akan menambah keberkahan dalam harta, keluarga, dan umurnya.” (HR. Muslim)

Hadis ini menjelaskan bahwa sedekah tidak membuat harta berkurang, justru menambah keberkahan dalam kehidupan seseorang, baik dalam rezeki maupun kesehatan.

2. Menghapus Dosa dan Mendatangkan Ampunan Allah SWT

Sedekah subuh memiliki keistimewaan sebagai sarana penghapus dosa. Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya di waktu subuh adalah waktu yang paling utama untuk bersedekah. Karena pada waktu itu, malaikat berdiri di pintu-pintu masjid untuk mencatat orang-orang yang memberi sedekah.” (HR. Ahmad)

Hadis ini menegaskan bahwa malaikat mencatat setiap sedekah yang dilakukan di waktu subuh, sehingga menjadi amalan yang sangat utama di sisi Allah SWT.

Baca juga: Kisah Sedekah Dua Potong Roti: Jangan Remehkan Amalan Sederhana

3. Melindungi Harta dari Musibah

Sedekah subuh juga menjadi pelindung bagi harta dan keluarga dari berbagai bencana dan kesulitan. Rasulullah SAW bersabda:

“Lindungi harta-hartamu dengan bersedekah, dan lindungilah anak-anakmu dengan shalat subuh.” (HR. Ahmad)

Dengan bersedekah, seorang muslim tidak hanya membantu orang lain, tetapi juga menjaga dirinya dari musibah dan bahaya yang mungkin datang tanpa disadari.

4. Membersihkan Jiwa dari Cinta Dunia

Salah satu hikmah terbesar dari sedekah subuh adalah membersihkan hati dari sifat tamak dan cinta berlebihan terhadap harta. Dengan memberi di awal hari, seorang muslim melatih dirinya untuk ikhlas, tidak bergantung pada materi, dan menumbuhkan rasa syukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT.

5. Menumbuhkan Kepedulian Sosial

Sedekah subuh juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial dalam masyarakat. Melalui kebiasaan berbagi di pagi hari, umat Islam diajak untuk lebih peka terhadap kebutuhan orang lain, menumbuhkan solidaritas, serta membantu mengurangi kesenjangan sosial.

Baca juga: Fatwa MUI: Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Kini Bisa untuk Iuran BPJS Ketenagakerjaan

6. Mendapat Ridha dan Keberkahan dari Allah SWT

Tujuan utama dari setiap sedekah adalah meraih keridhaan Allah SWT. Dengan bersedekah subuh secara rutin, seorang muslim menunjukkan ketaatan dan kepatuhan kepada perintah Allah. Amalan ini menjadi jalan untuk mendapatkan keberkahan hidup di dunia dan pahala abadi di akhirat.

Amalan Kecil, Pahala Besar

Meskipun terlihat sederhana, sedekah subuh adalah amalan besar di sisi Allah SWT. Dilakukan dengan keikhlasan dan ketulusan hati, sedekah ini mampu membuka pintu rezeki, menghapus dosa, dan mendatangkan keberkahan yang luas.

Rasulullah SAW mengajarkan bahwa waktu subuh adalah saat terbaik untuk memohon ampunan dan berbagi kebaikan. Oleh karena itu, biasakanlah menyisihkan sebagian kecil rezeki di waktu subuh sebagai bentuk syukur dan rasa cinta kepada sesama.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Menag Nasaruddin Umar: Peran Kemenag dan MUI Saling Melengkapi
Menag Nasaruddin Umar: Peran Kemenag dan MUI Saling Melengkapi
Aktual
Kemenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji Aceh Terdampak Bencana
Kemenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji Aceh Terdampak Bencana
Aktual
Hukum Membawa HP Berisi Aplikasi Al-Quran ke Toilet, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama
Hukum Membawa HP Berisi Aplikasi Al-Quran ke Toilet, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
40 Persen Santri Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2 Cirebon Hafal 30 Juz Hanya dalam 4 Bulan
40 Persen Santri Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2 Cirebon Hafal 30 Juz Hanya dalam 4 Bulan
Aktual
Surah Ali Imran Ayat 92: Belajar Melepas Harta yang Dicintai
Surah Ali Imran Ayat 92: Belajar Melepas Harta yang Dicintai
Aktual
Kisah Perantau Ikut Golek Garwo Kemenag, Ikhtiar Cari Jodoh Lewat Ta'aruf Sesuai Syariat
Kisah Perantau Ikut Golek Garwo Kemenag, Ikhtiar Cari Jodoh Lewat Ta'aruf Sesuai Syariat
Aktual
Hukum Wudhu saat Masih Memakai Makeup dan Skincare, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama
Hukum Wudhu saat Masih Memakai Makeup dan Skincare, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Merawat Sejak Lahir, Bolehkah Ayah Tiri Menjadi Wali Nikah? Begini Penjelasan Hukum Islam
Merawat Sejak Lahir, Bolehkah Ayah Tiri Menjadi Wali Nikah? Begini Penjelasan Hukum Islam
Aktual
Kemenhaj Imbau Masyarakat Cek Legalitas Travel Umrah, Jangan Tergiur Promosi Harga Murah
Kemenhaj Imbau Masyarakat Cek Legalitas Travel Umrah, Jangan Tergiur Promosi Harga Murah
Aktual
Kemenhaj: 90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Pulang, Petugas Tetap Siaga hingga Kloter Terakhir
Kemenhaj: 90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Pulang, Petugas Tetap Siaga hingga Kloter Terakhir
Aktual
Jelang Muktamar Ke-35 NU, KH Imam Jazuli dan Gus Muhaimin Bertemu Bahas Masa Depan NU
Jelang Muktamar Ke-35 NU, KH Imam Jazuli dan Gus Muhaimin Bertemu Bahas Masa Depan NU
Aktual
Para Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia, dari Penemu Algoritma hingga Sains Modern
Para Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia, dari Penemu Algoritma hingga Sains Modern
Aktual
Sakit atau Safar? Ini Cara Amalanmu Tetap Berpahala Sempurna
Sakit atau Safar? Ini Cara Amalanmu Tetap Berpahala Sempurna
Aktual
Mars Al-Irsyad: Manifesto Kesetaraan Islam dan Anti-Feodalisme
Mars Al-Irsyad: Manifesto Kesetaraan Islam dan Anti-Feodalisme
Aktual
Cak Imin: Santri Harus Punya Skill, Integritas, dan Taat Ilmu
Cak Imin: Santri Harus Punya Skill, Integritas, dan Taat Ilmu
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar