Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ramadhan 2026: Intip Jadwal Imsakiyah dan Persiapan Agar Ibadah Maksimal

Kompas.com, 16 Februari 2026, 21:13 WIB
Add on Google
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah tinggal menghitung hari. Berdasarkan kalender Hijriah, umat Islam diperkirakan mulai berpuasa pada pertengahan Februari 2026.

Mengetahui jadwal imsakiyah sejak dini menjadi langkah penting agar ibadah sahur dan berbuka lebih disiplin.

Awal Puasa 2026: 18 atau 19 Februari?

Terdapat potensi perbedaan awal Ramadhan tahun ini. PP Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama akan menggelar Sidang Isbat pada Selasa, 17 Februari 2026 untuk menentukan awal puasa secara resmi.

Berdasarkan kalender Hijriah versi pemerintah, awal Ramadhan diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M Versi Muhammadiyah, Ini Link Downloadnya

Masyarakat diimbau menunggu hasil Sidang Isbat untuk kepastian bersama.

Estimasi Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Pertama

Berikut perkiraan waktu Imsak dan Maghrib pada 19 Februari 2026 di sejumlah kota besar:

  • Jakarta: Imsak 04.31 WIB | Maghrib 18.17 WIB
  • Bandung: Imsak 04.28 WIB | Maghrib 18.18 WIB
  • Surabaya: Imsak 04.07 WIB | Maghrib 17.53 WIB
  • Medan: Imsak 05.06 WIB | Maghrib 18.41 WIB
  • Makassar: Imsak 04.43 WITA | Maghrib 18.25 WITA

Perlu diingat, jadwal dapat sedikit berbeda tergantung metode hisab dan lokasi detail masing-masing wilayah.

Cara Mudah Cek dan Unduh Jadwal Resmi

Untuk mendapatkan jadwal imsakiyah lengkap seluruh Indonesia, masyarakat dapat mengakses layanan resmi dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam melalui situs bimasislam.kemenag.go.id/jadwalimsakiyah.

Langkahnya cukup sederhana:

1. Pilih provinsi dan kabupaten/kota.

2. Tentukan tahun 1447 H atau 2026 M.

3. Klik “Proses Data”.

4. Unduh dalam format PDF atau Excel untuk digunakan secara offline.

Selain situs resmi, aplikasi seperti Muslim Pro dan Athan juga dapat membantu dengan fitur alarm sahur dan notifikasi waktu berbuka berbasis GPS.

Tips Sehat Jalani Puasa di Musim Hujan

Karena Ramadhan 2026 diperkirakan bertepatan dengan puncak musim hujan, menjaga kebugaran menjadi kunci. Berikut beberapa tips sederhana:

1. Terapkan Pola Hidrasi 2-4-2

Minum 2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur untuk mencegah dehidrasi.

2. Perbanyak Serat

Konsumsi buah dan sayur saat sahur agar rasa kenyang bertahan lebih lama.

3. Pahami Makna Imsak

Waktu imsak (sekitar 10 menit sebelum Subuh) adalah momen kehati-hatian untuk menyudahi makan dan minum sebelum fajar.

Baca juga: Kapan 1 Ramadhan 2026 di Arab Saudi? Ini Hasil Perhitungan Astronomi

Menyambut Ramadhan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mempersiapkan diri secara spiritual dan fisik. Dengan mengetahui jadwal imsakiyah lebih awal, ibadah puasa 2026 diharapkan berjalan lebih tertib, khusyuk, dan penuh keberkahan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Jumlah Bus Shalawat akan Dikurangi Bertahap Seiring Pulangnya Jemaah Haji ke Tanah Air
Jumlah Bus Shalawat akan Dikurangi Bertahap Seiring Pulangnya Jemaah Haji ke Tanah Air
Aktual
MUBES NU DIY Dorong Reformasidi Tubuh NU, Soroti Kepemimpinan hingga Kemandirian Organisasi
MUBES NU DIY Dorong Reformasidi Tubuh NU, Soroti Kepemimpinan hingga Kemandirian Organisasi
Aktual
12 Kloter Telah Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj Tegaskan Larangan Bawa Zamzam di Koper
12 Kloter Telah Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj Tegaskan Larangan Bawa Zamzam di Koper
Aktual
Kepulangan Jemaah Haji 2026, Keluarga Diminta Tidak Menjemput di Bandara Soekarno-Hatta
Kepulangan Jemaah Haji 2026, Keluarga Diminta Tidak Menjemput di Bandara Soekarno-Hatta
Aktual
Pemerintah Didorong Percepat Pelunasan Haji Khusus 2027, Ini Alasannya
Pemerintah Didorong Percepat Pelunasan Haji Khusus 2027, Ini Alasannya
Aktual
Kloter Pertama Mulai Dipulangkan, 445 Jemaah Embarkasi Batam Diberangkatkan ke Tanah Air
Kloter Pertama Mulai Dipulangkan, 445 Jemaah Embarkasi Batam Diberangkatkan ke Tanah Air
Aktual
Timwas Haji DPR Usulkan Lembaga Resmi Badal Haji untuk Cegah Praktik Ilegal
Timwas Haji DPR Usulkan Lembaga Resmi Badal Haji untuk Cegah Praktik Ilegal
Aktual
Jemaah Haji Aceh Wafat di Tanah Suci Bertambah Jadi Enam Orang
Jemaah Haji Aceh Wafat di Tanah Suci Bertambah Jadi Enam Orang
Aktual
 Seorang Jemaah Haji Asal Bengkulu Wafat, Jenazah akan Dimakamkan di Makkah
Seorang Jemaah Haji Asal Bengkulu Wafat, Jenazah akan Dimakamkan di Makkah
Aktual
Dua Jemaah Haji Bengkulu Masih Dirawat di RS Arab Saudi Jelang Kepulangan ke Tanah Air
Dua Jemaah Haji Bengkulu Masih Dirawat di RS Arab Saudi Jelang Kepulangan ke Tanah Air
Aktual
Hati-hati Menasabkan Anak di Luar Nikah kepada Orang Tua Angkat demi Administrasi
Hati-hati Menasabkan Anak di Luar Nikah kepada Orang Tua Angkat demi Administrasi
Aktual
Hukum Menikahi Wanita Hamil Menurut 4 Mazhab, Begini Pendapat Ulama
Hukum Menikahi Wanita Hamil Menurut 4 Mazhab, Begini Pendapat Ulama
Aktual
Hukum Menikah dalam Keadaan Hamil dalam Islam, Sah atau Tidak? Ini Penjelasannya
Hukum Menikah dalam Keadaan Hamil dalam Islam, Sah atau Tidak? Ini Penjelasannya
Aktual
Kisah Haru Jemaah Haji Indonesia, Menangis di Arafah hingga Rindu Peluk Keluarga
Kisah Haru Jemaah Haji Indonesia, Menangis di Arafah hingga Rindu Peluk Keluarga
Aktual
Kabar Duka, Sesepuh Ponpes Buntet KH Adib Rofiuddin Izza Wafat
Kabar Duka, Sesepuh Ponpes Buntet KH Adib Rofiuddin Izza Wafat
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com