Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan, Waktu Terbaik Meningkatkan Ibadah

Kompas.com, 10 Maret 2026, 15:50 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan merupakan fase yang paling istimewa bagi umat Islam.

Pada periode ini, umat Muslim dianjurkan meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal kebaikan untuk meraih keberkahan.

Waktu tersebut juga diyakini menyimpan berbagai keutamaan, termasuk hadirnya malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan.

Karena itu, banyak umat Islam memanfaatkan momentum ini untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buru, Habib Abdullah Al’Azzam Tuhelelu, S.E., menyampaikan pesan keagamaan mengenai keutamaan sepuluh hari terakhir Ramadhan melalui mimbar agama digital yang dipublikasikan di media sosial dan website.

Pesan tersebut disampaikan sebagai sarana dakwah kepada masyarakat luas di Kecamatan Namlea, Jumat (6/3/2026), seperti dilansir Kompas.com dari laman Kemenag Provinsi Maluku.

Waktu Penuh Keberkahan di Akhir Ramadhan

Dalam pesan bertajuk “Keutamaan Sepuluh Hari Terakhir Bulan Ramadhan”, Habib Abdullah mengingatkan umat Islam agar memanfaatkan waktu tersebut dengan memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Menurutnya, sepuluh hari terakhir Ramadhan merupakan masa yang sangat istimewa karena di dalamnya terdapat peluang besar bagi setiap Muslim untuk meraih pahala serta ampunan dari Allah SWT.

“Sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan merupakan waktu yang sangat istimewa dan penuh keberkahan bagi umat Islam. Pada masa ini, umat Islam dianjurkan untuk lebih meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, karena waktu tersebut menjadi kesempatan yang sangat berharga untuk meraih pahala dan ampunan dari-Nya,” ujar Habib Abdullah dalam mimbar agama tersebut.

Teladan Rasulullah SAW di Sepuluh Malam Terakhir

Habib Abdullah menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memberikan teladan kepada umatnya dalam memaksimalkan ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah SAW meningkatkan kesungguhan dalam beribadah ketika memasuki fase akhir bulan suci tersebut.

“Ketika memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan, Rasulullah SAW menghidupkan malamnya dengan ibadah, membangunkan keluarganya, serta meningkatkan kesungguhan dalam beribadah kepada Allah SWT. Ini menunjukkan bahwa waktu tersebut memiliki nilai spiritual yang sangat besar,” jelasnya.

Lailatul Qadar, Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan

Ia menambahkan bahwa salah satu keutamaan terbesar pada sepuluh hari terakhir Ramadhan adalah hadirnya malam Lailatul Qadar.

“Malam Lailatul Qadar adalah malam yang sangat mulia. Pada malam itu, pahala setiap ibadah yang dilakukan akan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah seperti shalat malam, membaca Al-Qur’an, berdzikir, berdoa, serta memohon ampunan kepada Allah SWT,” ungkapnya.

Momentum Meningkatkan Ketakwaan

Habib Abdullah juga mengajak masyarakat menjadikan sepuluh hari terakhir Ramadhan sebagai momentum refleksi spiritual dan peningkatan kualitas keimanan.

“Momentum ini hendaknya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh setiap muslim untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak amal kebaikan, serta berharap mendapatkan keberkahan, rahmat, dan ampunan dari Allah SWT,” pesannya.

Ia menambahkan bahwa penyampaian mimbar agama melalui media digital merupakan bagian dari upaya Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Buru dalam memperluas jangkauan dakwah kepada masyarakat.

Melalui pemanfaatan media sosial dan website, pesan-pesan keagamaan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat serta menjadi pengingat bagi umat Islam untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, khususnya pada penghujung bulan suci Ramadhan yang penuh keberkahan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Doa Sebelum dan Sesudah Makan Lengkap dengan Arti serta Adab Makan dalam Islam
Doa Sebelum dan Sesudah Makan Lengkap dengan Arti serta Adab Makan dalam Islam
Doa dan Niat
Doa Masuk dan Keluar Masjid Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Adab yang Dianjurkan
Doa Masuk dan Keluar Masjid Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Adab yang Dianjurkan
Doa dan Niat
Husnul Khatimah atau Khusnul Khotimah? Ini Penulisan yang Benar Beserta Maknanya
Husnul Khatimah atau Khusnul Khotimah? Ini Penulisan yang Benar Beserta Maknanya
Aktual
Doa Meminta Husnul Khatimah Lengkap: Arab, Latin, Arti, dan Amalan agar Wafat dalam Keadaan Baik
Doa Meminta Husnul Khatimah Lengkap: Arab, Latin, Arti, dan Amalan agar Wafat dalam Keadaan Baik
Doa dan Niat
Benarkah Peminum Miras Shalatnya Tidak Diterima Selama 40 Hari? Ini Penjelasan Hadis dan Ulama
Benarkah Peminum Miras Shalatnya Tidak Diterima Selama 40 Hari? Ini Penjelasan Hadis dan Ulama
Aktual
Hukum Mengumandangkan Adzan untuk Jenazah Saat Dimakamkan, Begini Penjelasan Ulama
Hukum Mengumandangkan Adzan untuk Jenazah Saat Dimakamkan, Begini Penjelasan Ulama
Aktual
Doa Masuk dan Keluar Kamar Mandi Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Hadis Anjuran Membacanya
Doa Masuk dan Keluar Kamar Mandi Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Hadis Anjuran Membacanya
Doa dan Niat
4 Keutamaan Menjaga Wudhu, dari Penghapus Dosa hingga Menjadi Cahaya di Hari Kiamat
4 Keutamaan Menjaga Wudhu, dari Penghapus Dosa hingga Menjadi Cahaya di Hari Kiamat
Aktual
Doa Setelah Adzan dan Iqomah Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Keutamaannya
Doa Setelah Adzan dan Iqomah Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Keutamaannya
Doa dan Niat
Keutamaan Membaca Surat Al-Ikhlas: Setara Sepertiga Al-Quran hingga Dibangunkan Rumah di Surga
Keutamaan Membaca Surat Al-Ikhlas: Setara Sepertiga Al-Quran hingga Dibangunkan Rumah di Surga
Aktual
Menko Zulhas Prioritaskan MBG untuk Pesantren dan Wilayah 3T
Menko Zulhas Prioritaskan MBG untuk Pesantren dan Wilayah 3T
Aktual
Ketua MPR: Transformasi Pesantren Bukan Lagi Pilihan, tetapi Keharusan
Ketua MPR: Transformasi Pesantren Bukan Lagi Pilihan, tetapi Keharusan
Aktual
Guru Besar UGM Desak MUI Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik di Pengadilan
Guru Besar UGM Desak MUI Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik di Pengadilan
Aktual
Baznas: Zakat ASN Sukarela, Bukan Pungutan Wajib Negara
Baznas: Zakat ASN Sukarela, Bukan Pungutan Wajib Negara
Aktual
Syarat Sah Membaca Surat Al-Fatihah Saat Shalat, Muslim Wajib Memahaminya
Syarat Sah Membaca Surat Al-Fatihah Saat Shalat, Muslim Wajib Memahaminya
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar