Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Setelah Bersedekah agar Berkah dan Rezeki Berlimpah

Kompas.com, 21 Januari 2026, 15:19 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Sedekah bukan hanya tentang memberi harta, tetapi juga tentang menghidupkan hati dan membersihkan jiwa. Dalam Islam, amalan sedekah dianjurkan untuk disempurnakan dengan doa, sebagai bentuk harapan agar sedekah diterima dan mendatangkan keberkahan.

Para ulama menjelaskan bahwa doa setelah sedekah merupakan bentuk tawakal dan pengakuan bahwa segala kebaikan bersumber dari Allah. Hal ini sejalan dengan penjelasan dalam kitab Fiqh Sunnah karya Sayyid Sabiq, yang menegaskan bahwa amal sholeh akan lebih sempurna jika disertai doa dan keikhlasan niat.

Baca juga: Doa Memohon Keberkahan di Bulan Sya’ban untuk Menyambut Ramadhan

Pentingnya Berdoa Setelah Sedekah

Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin menjelaskan bahwa amal tanpa keikhlasan dan doa ibarat tubuh tanpa ruh. Doa menjadi pengikat antara amal manusia dan rahmat Allah. Doa juga bisa menjaga agar amal diterima.

Sementara Sayyid Sabiq dalam Fiqh Sunnah menjelaskan pentingnya berdoa setelah sedekah, yaitu:

  • Menyempurnakan pahala sedekah
  • Membersihkan hati dari riya
  • Menjadi sebab datangnya keberkahan rezeki
  • Menguatkan hubungan hamba dengan Allah SWT.

5 Bacaan Doa Setelah Sedekah

Inilah 5 doa setelah sedekah yang bisa diamalkan.

1. Doa Agar Sedekah Menjadi Berkah dan Meluaskan Rezeki

Arab:

اللّٰهُمَّ اجْعَلْ صَدَقَتِي فِيْ هٰذَا الصُّبْحِ بَرَكَةً فِيْ رِزْقِي، وَوَسِّعْ عَلَيَّ فِي مَالِي، وَارْزُقْنِيْ مِنْ حَيْثُ لَا أَحْتَسِبُ

Latin:

Allaahummaj'al shadaqatii fii haadzash shubhi barakatan fii rizqii wa wassi' 'alayya fii maalii, warzuqnii min haitsu laa ahtasib.

Artinya:

Ya Allah, jadikanlah sedekahku di pagi ini sebagai keberkahan dalam rezekiku, luaskanlah hartaku, dan karuniakan rezeki dari arah yang tidak aku sangka-sangka.

Baca juga: Doa Malam Nisfu Syaban: Bacaan, Keutamaan, dan Cara Mengamalkannya

2. Doa Agar Sedekah Menjadi Pembuka Rezeki

Arab:

اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ صَدَقَتِي وَافْتَحْ لِي أَبْوَابَ رِزْقِكَ

Latin:

Allaahumma taqabbal ṣadaqatii waftah lii abwaaba rizqik.

Artinya:

Ya Allah, terimalah sedekahku dan bukakanlah untukku pintu-pintu rezeki-Mu.

Baca juga: Rezeki Seret Meski Tahun Telah Berganti, Mungkin Ini yang Terjadi

3. Doa Agar Sedekah Menjauhkan dari Bencana

Arab:

اللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنِّي الْبَلَاءَ وَالْفَقْرَ بِصَدَقَتِي هَذِهِ

Latin:

Allaahumma idfa‘ ‘annil balaa’a wal faqra bishadaqatii haadhih.

Artinya:

Ya Allah, jauhkanlah dariku bala dan kemiskinan dengan sedekah ini.

Baca juga: Doa Mustajab di Masjid Nabawi: Melangitkan Harapan di Kota Rasulullah

4. Doa Agar Sedekah Diberikan Ganti yang Lebih Baik

Arab:

اللّٰهُمَّ عَوِّضْنِي خَيْرًا مِمَّا أَنْفَقْتُ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَبْقَيْتَ، وَاجْعَلْهُ سَبَبًا لِرِضَاكَ وَجَنَّتِكَ

Latin:

Allaahumma 'awwidhnii miman anfaqtu, wabaariklii fiimaa abqaita, waj'alhu sababan liridhaaka wajannatik.

Artinya:

Ya Allah, gantilah dengan yang lebih baik dari apa yang aku infakkan, berkahilah apa yang masih aku miliki, dan jadikanlah sedekah ini sebagai sebab keridhaan-Mu dan surga-Mu.

5. Doa Memohon Rezeki yang Berkah dan Halal

Arab:

اللّٰهُمَّ ارْزُقْنِي رِزْقًا حَلَالًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ مِنْ غَيْرِ نَصَبٍ وَلَا مَشَقَّةٍ

Latin:

Allaahummar zuqnii rizqan halaalan thayyiban mubaarakan fiihi min ghairi nashabin walaa masyaqqatin.

Arab:

Ya Allah, limpahkan kepadaku rezeki yang halal, baik, dan penuh berkah, tanpa kesulitan dan kepayahan.

Waktu Terbaik Membaca Doa Setelah Bersedekah

Menurut buku Fiqh Ibadah karya Syaikh Wahbah Az-Zuhaili, doa setelah bersedekah paling utama dibaca dalam keadaan berikut:

  • Sesaat setelah sedekah diberikan
  • Dalam keadaan ikhlas dan tidak diketahui orang lain
  • Di waktu mustajab, seperti sepertiga malam terakhir atau setelah shalat fardhu

Tujuan berdoa setelah bersedekah ini agar sedekah terjaga dari riya dan lebih dekat pada penerimaan Allah.

Baca juga: Doa Sholat Tahajud Lengkap Arab, Latin, dan Cara Mengamalkannya

Keutamaan Sedekah yang Disertai Doa

Bersedekah dan disempurnakan dengan berdoa menjadi dua kombinasi amal yang luar biasa. Menggabungkan keduanya memiliki berbagai keutamaan, di antaranya:

  • Membuka pintu rezeki dari arah yang tak disangka
  • Menjadi sebab keberkahan harta dan keluarga
  • Menghapus dosa-dosa kecil
  • Menenangkan hati dan jiwa

Dalam buku Tafsir Al-Mishbah, Prof. Dr. Quraish Shihab menegaskan bahwa keberkahan harta tidak selalu diukur dari jumlah, melainkan dari manfaat dan ketenangan yang menyertainya. Sedekah dan doa akan mewujudkan keberkahan tersebut.

Penutup

Beroda setelah bersedekah bukan sekadar pelengkap, tetapi inti dari kesempurnaan amal. Dengan berdoa, berarti seseorang menyerahkan sepenuhnya hasil sedekah kepada Allah SWT, berharap agar harta yang diberikan menjadi jalan datangnya keberkahan dan rezeki berlimpah.

Semoga setiap sedekah yang dikeluarkan disertai doa yang tulus, diterima oleh Allah, dan kembali kepada orang yang bersedekah dalam bentuk kebaikan yang berlipat ganda.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
6 Kesalahan Saat Shalat yang Sering Dilakukan, Bisa Mengurangi Kesempurnaan Ibadah
6 Kesalahan Saat Shalat yang Sering Dilakukan, Bisa Mengurangi Kesempurnaan Ibadah
Aktual
Dari Penerima Jadi Pemberi, Petani Ini Setor Zakat Pertanian Rp 16 Juta
Dari Penerima Jadi Pemberi, Petani Ini Setor Zakat Pertanian Rp 16 Juta
Aktual
MUI Apresiasi Prabowo Jalankan Ekonomi Kerakyatan, Sebut Baru Kali Ini Presiden Tegas Terapkan Pasal 33 UUD 1945
MUI Apresiasi Prabowo Jalankan Ekonomi Kerakyatan, Sebut Baru Kali Ini Presiden Tegas Terapkan Pasal 33 UUD 1945
Aktual
MUI Usul Danantara Syariah: Konsolidasi Ekonomi Umat Indonesia
MUI Usul Danantara Syariah: Konsolidasi Ekonomi Umat Indonesia
Aktual
MUI Canangkan Jihad Digital: Waspada Belajar Agama dari AI Tanpa Guru
MUI Canangkan Jihad Digital: Waspada Belajar Agama dari AI Tanpa Guru
Aktual
MUI Akan Buat Fatwa Zakat Infak dan Sedekah Bisa Bantu Iuran BPJS
MUI Akan Buat Fatwa Zakat Infak dan Sedekah Bisa Bantu Iuran BPJS
Aktual
MUI Usul Zakat Jadi Pengurang Langsung Pajak, Cholil Nafis: Umat Islam Jangan Kena Double Tax
MUI Usul Zakat Jadi Pengurang Langsung Pajak, Cholil Nafis: Umat Islam Jangan Kena Double Tax
Aktual
Benarkah Bulan Safar Membawa Malapetaka? Ini Penjelasan Islam dan Dalil Haditsnya
Benarkah Bulan Safar Membawa Malapetaka? Ini Penjelasan Islam dan Dalil Haditsnya
Aktual
Hukum Minum Alkohol Sedikit dalam Islam, Apakah Tetap Haram Meski Tidak Mabuk?
Hukum Minum Alkohol Sedikit dalam Islam, Apakah Tetap Haram Meski Tidak Mabuk?
Aktual
Apa Itu Istidraj? Pengertian, Dalil, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya dalam Islam
Apa Itu Istidraj? Pengertian, Dalil, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya dalam Islam
Aktual
Bacaan La Haula Wala Quwwata Illa Billah: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Bacaan La Haula Wala Quwwata Illa Billah: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
Bacaan Doa Kamilin Setelah Sholat Tarawih: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
Bacaan Doa Kamilin Setelah Sholat Tarawih: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Presiden Dijadwalkan Buka Kongres Umat Islam Indonesia VIII Hari Ini, MUI Himpun 87 Ormas Bahas Masa Depan Bangsa
Presiden Dijadwalkan Buka Kongres Umat Islam Indonesia VIII Hari Ini, MUI Himpun 87 Ormas Bahas Masa Depan Bangsa
Aktual
Wasekjen PBNU soal Kuota Hangus: Jangan Ambil Hak Pelanggan Secara Batil
Wasekjen PBNU soal Kuota Hangus: Jangan Ambil Hak Pelanggan Secara Batil
Aktual
Menlu RI dan Negara Muslim Kecam Keras Eskalasi Israel di Al-Aqsa
Menlu RI dan Negara Muslim Kecam Keras Eskalasi Israel di Al-Aqsa
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar