Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Mustajab di Masjid Nabawi: Melangitkan Harapan di Kota Rasulullah

Kompas.com, 18 Januari 2026, 14:36 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Masjid Nabawi menjadi salah satu tempat yang diimpikan umat Islam untuk dikunjungi. Selain untuk beribadah dan mengenang perjalanan Rasulullah SAW dalam menyebarkan Islam, Masjid Nabawi juga tempat untuk melangitkan doa-doa dan harapan.

Masjid Nabawi tak pernah sepi dari lantunan doa. Jutaan jamaah dari berbagai penjuru dunia menengadahkan tangan dengan satu harapan, doa akan dikabulkan. Masjid yang dibangun langsung oleh Rasulullah SAW ini bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga ruang spiritual tempat harapan dan air mata menyatu.

Baca juga: Kisah Pembangunan Masjid Nabawi dan Sejarah Adzan

Keutamaan Masjid Nabawi

Masjid Nabawi merupakan masjid kedua paling mulia setelah Masjidil Haram. Keutamaannya ditegaskan langsung oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadits.

صَلَاةٌ فِي مَسْجِدِي هَذَا أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلَاةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلَّا اَلْمَسْجِدَ اَلْحَرَامَ

Artinya: “Shalat di masjidku ini lebih utama daripada seribu shalat di masjid lain kecuali Masjidil Haram.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam kitab Fadha’il al-Madinah karya Imam Ali al-Qari, dijelaskan bahwa keutamaan ini mencakup pahala shalat sekaligus nilai spiritual yang mendalam, termasuk dikabulkannya doa-doa yang dipanjatkan dengan penuh harap dan keikhlasan.

Raudhah: Tempat Mustajab untuk Berdoa

Raudhah adalah tempat di antara makam Rasulullah SAW dan mimbar Beliau. Tempat ini menjadi salah satu tempat paling dicari dan paling ingin dikunjungi. Sebab tempat ini menjadi salah satu tempat mustajab untuk berdoa.

Dalam buku Al-Hajj wa Al-Umrah karya Syaikh Sa’id bin Wahf al-Qahthani, Raudhah disebut sebagai tempat yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa, dzikir, dan shalat sunnah.

Para ulama sepakat bahwa doa di Raudhah memiliki peluang besar untuk dikabulkan, selama disertai keikhlasan dan keyakinan penuh kepada Allah.

Baca juga: Kumpulan Doa Mustajab Orang Tua agar Anak Sholeh dan Cerdas

Adab Berdoa di Masjid Nabawi

Tak sedikit jamaah yang datang dengan doa panjang, namun para ulama mengingatkan pentingnya adab. Dalam kitab Adab ad-Du‘a karya Imam An-Nawawi, disebutkan bahwa doa yang mustajab lahir dari hati yang khusyuk, bukan sekadar tempat yang mulia.

Beberapa adab yang dianjurkan antara lain:

  • Mengawali doa dengan pujian kepada Allah dan shalawat kepada Nabi SAW
  • Tidak tergesa-gesa dan penuh pengharapan
  • Memilih doa yang baik, tidak melampaui batas
  • Menghindari menyakiti jamaah lain demi bisa berdoa.

Mengapa Doa di Masjid Nabawi Begitu Istimewa?

Keistimewaan doa di Masjid Nabawi bukan semata karena tempatnya, tetapi karena nilai sejarah, keberkahan Rasulullah SAW, dan atmosfer ibadah yang menghidupkan hati.

Masjid ini menjadi saksi perjuangan dakwah Islam pasca hijrah dan hingga kini terus menjadi pusat spiritual umat Islam dunia.

Sebagaimana disebutkan dalam Ar-Rahiq Al-Makhtum karya Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfuri, Madinah adalah kota yang dipilih Allah sebagai tempat hijrah Nabi SAW.

Dari Masjid nabawi cahaya Islam tumbuh dengan penuh keberkahan dan menyebar ke seantero penjuru dunia.

Baca juga: Panduan Lengkap Sholat Hajat: Tata Cara, Niat, dan Doa yang Mustajab

Doa-doa yang Dianjurkan Dibaca di Masjid Nabawi

Berikut ini beberapa doa yang bisa dipanjatkan di Masjid Nabawi:

1. Doa Memohon Ampunan dan Rahmat

Doa ini bersumber dari hadits riwayat Abu Daud.

Arab:

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

Latin:

Rabbighfir lī warhamnī wa tub ‘alayya innaka antat-tawwābur-raḥīm.

Arti:

Wahai Tuhanku, ampunilah aku, rahmatilah aku, dan terimalah tobatku. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.

2. Doa di Raudhah

Karena waktu yang singkat untuk bisa berada di Raudhah, Doa yang bisa dipanjatkan adalah doa memohon keselamatan dunia dan akhirat.

Arab:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin:

Rabbanā ātinā fiddunyā hasanah wa fil ākhirati hasanah, waqinaa 'adzābannār.

Arti:

Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa neraka.

Bila masih ada waktu untuk berdoa, bisa dilanjutkan dengan doa-doa lain sesuai dengan hajat yang ingin diwujudkan.

Baca juga: Doa Mustajab: Berdoa dengan Nama Allah yang Agung Ya Hayyu Ya Qayyum

3. Doa Agar Diberi Ketenangan dan Keberkahan Hidup

Doa ini terdapat dalam kitab Al Adzkar karya Imam Nawawi

Arab:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الرِّضَا وَالْبَرَكَةَ فِي الْعُمُرِ وَالْعَمَلِ

Latin:

Allahumma innī as-alukar ridhā wal barakati fil 'umuri wal 'amali.

Arti:

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu keridaan dan keberkahan dalam umur dan amal.

4. Doa Memohon Keteguhan Iman

Doa ini terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam At Tirmidzi.

Arab:

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَىٰ دِينِكَ

Latin:

Yaa muqallibal qulūb, tsabbit qalbi 'alaa dīnik.

Arti:

Wahai Dzat Yang Membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu.

5. Doa Khusus

Doa khusus dalam hal ini adalah doa-doa pribadi yang ingin dipanjatkan selama di masjid Nabawi, termasuk doa-doa titipan dari keluarga atau teman-teman yang ada di tanah air.

Baca juga: Doa Mustajab Nabi Muhammad SAW untuk Kehidupan Sehari-hari

Penutup

Majid Nabawi menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi ketika berada di Tanah Arab, biasanya berbarengan dengan menunaikan ibadah haji atau umroh. Di pusat Dakwah Nabi Muhammad SAW tersebut, ada banyak doa dan harapan yang dapat dipanjatkan.

Doa mustajab di Masjid Nabawi, khususnya di Raudhah adalah perpaduan antara tempat mulia, hati yang ikhlas, dan keyakinan penuh kepada Allah. Bagi jamaah yang berkesempatan menginjakkan kaki di sana, Masjid Nabawi bukan hanya tujuan ziarah, tetapi juga ruang dialog batin dengan Sang Pencipta.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Terkini Lainnya
Keistimewaan Bulan Sya’ban: Momentum Taubat dan Persiapan Ramadan
Keistimewaan Bulan Sya’ban: Momentum Taubat dan Persiapan Ramadan
Aktual
Doa Mustajab di Masjid Nabawi: Melangitkan Harapan di Kota Rasulullah
Doa Mustajab di Masjid Nabawi: Melangitkan Harapan di Kota Rasulullah
Doa dan Niat
Apakah Hajar Aswad dari Bumi atau Luar Angkasa? Temuan Ilmiah Bertemu Keyakinan Iman
Apakah Hajar Aswad dari Bumi atau Luar Angkasa? Temuan Ilmiah Bertemu Keyakinan Iman
Aktual
Doa Naik Pesawat dalam Islam dan Keistimewaan Doa Musafir
Doa Naik Pesawat dalam Islam dan Keistimewaan Doa Musafir
Doa dan Niat
Masih Banyak yang Keliru, Ini Perbedaan Mahram dan Muhrim dalam Islam
Masih Banyak yang Keliru, Ini Perbedaan Mahram dan Muhrim dalam Islam
Doa dan Niat
Menu Favorit Rasulullah, Nutrisi dan Keberkahan dalam Hidangan
Menu Favorit Rasulullah, Nutrisi dan Keberkahan dalam Hidangan
Aktual
Abu Dhabi Teraman di Dunia, Jakarta Peringkat ke Berapa?
Abu Dhabi Teraman di Dunia, Jakarta Peringkat ke Berapa?
Aktual
Akhir Bulan Rajab Tinggal Hitungan Hari, Ini Jadwal Awal Syaban 1447 H dan Keutamaannya
Akhir Bulan Rajab Tinggal Hitungan Hari, Ini Jadwal Awal Syaban 1447 H dan Keutamaannya
Aktual
5 Berita Terpopuler Cahaya Kemarin: Aduan Haji Disorot, Petugas Dipulangkan, hingga Kabar Raja Salman
5 Berita Terpopuler Cahaya Kemarin: Aduan Haji Disorot, Petugas Dipulangkan, hingga Kabar Raja Salman
Aktual
Hukum Bunuh Diri dalam Islam: Larangan, Dosa Besar, dan Dampaknya
Hukum Bunuh Diri dalam Islam: Larangan, Dosa Besar, dan Dampaknya
Aktual
Tragedi Kesalehan Semu: Tiga Sosok yang Pertama Dilempar ke Neraka
Tragedi Kesalehan Semu: Tiga Sosok yang Pertama Dilempar ke Neraka
Doa dan Niat
Jejak Empat Sungai Mulia Berasal dari Surga yang Disebut Rasulullah
Jejak Empat Sungai Mulia Berasal dari Surga yang Disebut Rasulullah
Doa dan Niat
Memperbaiki Hidup dengan Shalat: Kunci Pertolongan, Ketakwaan, dan Ketenangan Hati
Memperbaiki Hidup dengan Shalat: Kunci Pertolongan, Ketakwaan, dan Ketenangan Hati
Doa dan Niat
Tanggung Jawab Suami-Istri dalam Islam yang Harus Dipahami Muslim
Tanggung Jawab Suami-Istri dalam Islam yang Harus Dipahami Muslim
Doa dan Niat
Ingin Rezeki Lancar, Amalkan Ayat Seribu Dinar
Ingin Rezeki Lancar, Amalkan Ayat Seribu Dinar
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com