Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dzikir 10 Hari Dzulhijjah yang Dianjurkan, Lengkap Takbir hingga Doa Arafah

Kompas.com, 6 Mei 2026, 12:27 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Memasuki 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, umat Islam diingatkan untuk memperbanyak amal ibadah.

Periode ini kerap disebut sebagai salah satu waktu paling mulia dalam setahun, bahkan disebut lebih utama dari hari-hari biasa karena besarnya peluang pahala dan ampunan.

Keutamaan ini ditegaskan dalam firman Allah dalam Al-Qur’an Surah Al-Hajj ayat 28 yang menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak dzikir di hari-hari tertentu.

Para ulama menafsirkan “hari-hari yang telah ditentukan” sebagai sepuluh hari pertama Dzulhijjah.

Selain itu, dalam hadis riwayat Musnad Ahmad, Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada hari yang lebih agung dan lebih dicintai Allah untuk beramal selain hari-hari tersebut. Oleh karena itu, memperbanyak dzikir dan doa menjadi amalan yang sangat dianjurkan.

Keutamaan Dzikir di Awal Dzulhijjah

Dalam buku Lathaif al-Ma’arif karya Ibnu Rajab Al-Hanbali, dijelaskan bahwa 10 hari pertama Dzulhijjah memiliki keistimewaan karena menghimpun berbagai bentuk ibadah sekaligus, shalat, puasa, sedekah, hingga haji.

Dzikir menjadi amalan yang paling mudah dilakukan, tetapi memiliki dampak besar. Ia bisa dilafalkan kapan saja, tanpa batas tempat dan waktu. Karena itu, banyak ulama menyebut dzikir sebagai “amal ringan dengan pahala besar”.

Baca juga: Jadwal Libur Idul Adha 2026 dan Peluang Long Weekend, Serta Waktu Puasa Dzulhijjah hingga Hari Tasyrik

Takbir, Tahmid, Tahlil, dan Tasbih

Empat bacaan ini menjadi inti dzikir yang dianjurkan selama 10 hari pertama Dzulhijjah.

Takbir

اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

Allāhu akbar, Allāhu akbar, lā ilāha illallāh, wallāhu akbar, Allāhu akbar wa lillāhil hamd

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji hanya milik Allah.”

Takbir menjadi syiar yang sangat kuat, terutama menjelang Idul Adha. Ia mengingatkan manusia akan kebesaran Allah di atas segala urusan dunia.

Tahmid

الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ

Alhamdu lillāhi hamdan katsīran thayyiban mubārakan fīh

Artinya: “Segala puji hanya milik Allah, pujian yang banyak, baik, dan penuh berkah.”

Tahlil dan Tasbih

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Lā ilāha illallāhu wahdahu lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr

Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kerajaan dan segala puji, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu.”

Dalam hadis riwayat Sahih Bukhari, disebutkan bahwa membaca tahlil 100 kali memberikan pahala besar, termasuk penghapusan dosa dan perlindungan dari gangguan setan.

Baca juga: Kapan Idul Adha 2026? Kemenag Gelar Sidang Isbat 17 Mei

Doa Puncak di Hari Arafah

Hari ke-9 Dzulhijjah, atau yang dikenal sebagai Hari Arafah, menjadi puncak dari seluruh rangkaian ibadah di awal Dzulhijjah.

Dalam hadis riwayat Jami’ Tirmidzi, Rasulullah SAW menyebut bahwa sebaik-baik doa adalah doa yang dipanjatkan pada hari Arafah.

Doa Arafah

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ حَيٌّ لَا يَمُوتُ، بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Lā ilāha illallāhu wahdahu lā syarīkalah, lahul mulku wa lahul hamdu, yuhyī wa yumīt, wa huwa hayyun lā yamūt, biyadihil khair, wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr

Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kerajaan dan segala puji. Dia menghidupkan dan mematikan, Dia Maha Hidup dan tidak mati, di tangan-Nya segala kebaikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Memperbanyak Istighfar

Istighfar menjadi amalan penting untuk membersihkan hati dari dosa yang dapat menghalangi terkabulnya doa.

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullāhal ‘azhīm alladzī lā ilāha illā huwal hayyul qayyūm wa atūbu ilaih

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Mengurus, dan aku bertaubat kepada-Nya.”

Dalam buku Riyadhus Shalihin karya Imam Nawawi, istighfar disebut sebagai kunci pembuka rahmat dan solusi dari kesempitan hidup.

Baca juga: Keutamaan Puasa Arafah 9 Zulhijah: Hapus Dosa 2 Tahun

Memperbanyak Shalawat

Shalawat juga menjadi amalan penting di hari-hari mulia ini. Selain sebagai bentuk cinta kepada Nabi, shalawat juga membawa keberkahan dalam hidup.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ

Allāhumma shalli ‘alā Muhammadin wa ‘alā āli Muhammad, kamā shallaita ‘alā Ibrāhīm

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau melimpahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim.”

Menyusun Rutinitas Dzikir Harian

Agar lebih konsisten, banyak ulama menganjurkan pembagian waktu dzikir sepanjang hari:

  • Pagi: dzikir pagi, tahlil, dan istighfar
  • Siang: takbir, tahmid, tasbih di sela aktivitas
  • Setelah sholat: takbir dan dzikir pendek
  • Sore: dzikir petang dan shalawat
  • Malam: doa panjang dan istighfar

Dalam buku Fadhail al-A’mal karya Zakariyya Al-Kandhlawi, disebutkan bahwa konsistensi dalam amal kecil lebih dicintai Allah dibanding amal besar yang tidak berkelanjutan.

Momentum Menghidupkan Hati

Sepuluh hari pertama Dzulhijjah bukan sekadar momen ibadah, tetapi kesempatan untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.

Dzikir dan doa menjadi amalan yang paling mudah, tetapi justru sering terlewat. Padahal, di saat inilah setiap kalimat tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir memiliki nilai yang berlipat ganda.

Di tengah kesibukan dunia, meluangkan waktu beberapa menit untuk berdzikir bisa menjadi langkah kecil yang membawa perubahan besar, menguatkan hati, menenangkan jiwa, dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Meruntuhkan Menara Gading LPNU, Menyelamatkan Ekonomi Nahdliyin
Meruntuhkan Menara Gading LPNU, Menyelamatkan Ekonomi Nahdliyin
Aktual
Gus Yahya Ajak Warga NU Jaga Persatuan Jelang Muktamar 2026: Hindari Kontroversi dan Pertentangan Baru
Gus Yahya Ajak Warga NU Jaga Persatuan Jelang Muktamar 2026: Hindari Kontroversi dan Pertentangan Baru
Aktual
Arab Saudi Beri Bantuan Rp 260 Miliar untuk Bayar Gaji PNS Yaman
Arab Saudi Beri Bantuan Rp 260 Miliar untuk Bayar Gaji PNS Yaman
Aktual
Jelang Munas-Konbes NU 2026, Masyayikh Desak Batalkan Usulan Perubahan AHWA dan Larangan Rangkap Jabatan Politik
Jelang Munas-Konbes NU 2026, Masyayikh Desak Batalkan Usulan Perubahan AHWA dan Larangan Rangkap Jabatan Politik
Aktual
Rekam Jejak Munas NU: Dari Khittah 1926 hingga Fatwa AI, Gus Dur Ukir Sejarah di Situbondo
Rekam Jejak Munas NU: Dari Khittah 1926 hingga Fatwa AI, Gus Dur Ukir Sejarah di Situbondo
Aktual
Ketahui 12 Aturan Penting Jemaah Haji di Masjid Nabawi Madinah
Ketahui 12 Aturan Penting Jemaah Haji di Masjid Nabawi Madinah
Aktual
Jemaah Pakai Baju 9 Lapis di Bandara Arab Saudi demi Siasati Barang Bawaan
Jemaah Pakai Baju 9 Lapis di Bandara Arab Saudi demi Siasati Barang Bawaan
Aktual
MTQ Nasional XXXI di Semarang Dipersiapkan Matang, Kemenag Targetkan Sukses Penyelenggaraan hingga Prestasi
MTQ Nasional XXXI di Semarang Dipersiapkan Matang, Kemenag Targetkan Sukses Penyelenggaraan hingga Prestasi
Aktual
Munas Kader Muda NU di Kediri Hasilkan 4 Rekomendasi Strategis, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo
Munas Kader Muda NU di Kediri Hasilkan 4 Rekomendasi Strategis, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo
Aktual
Sedang Banyak Masalah? Ini 5 Zikir dalam Al-Qur’an untuk Menguatkan Hati
Sedang Banyak Masalah? Ini 5 Zikir dalam Al-Qur’an untuk Menguatkan Hati
Doa dan Niat
Pasar Kosmetik Halal Indonesia Jadi Incaran Filipina, LPPOM Ungkap Peluang Besar Jelang Wajib Sertifikasi 2026
Pasar Kosmetik Halal Indonesia Jadi Incaran Filipina, LPPOM Ungkap Peluang Besar Jelang Wajib Sertifikasi 2026
Aktual
PBNU Undang Prabowo Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan, Persiapan Terus Dimatangkan
PBNU Undang Prabowo Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan, Persiapan Terus Dimatangkan
Aktual
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Prioritaskan Pembangunan Masjid Kecil
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Prioritaskan Pembangunan Masjid Kecil
Aktual
Kemenag Cairkan Insentif Guru PAI Tahap II Total Rp 6,65 Miliar
Kemenag Cairkan Insentif Guru PAI Tahap II Total Rp 6,65 Miliar
Aktual
Bina Insan Mulia Pecahkan Rekor Nasional, 32 Santri Raih Beasiswa Kerajaan Maroko
Bina Insan Mulia Pecahkan Rekor Nasional, 32 Santri Raih Beasiswa Kerajaan Maroko
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com