Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Keistimewaan Bulan Syaban: Bulannya Rasulullah, Alquran, dan Diangkatnya Amal

Kompas.com, 20 Januari 2026, 09:30 WIB
Khairina

Editor

Sumber MUI

KOMPAS.com-Bulan Sya’ban menempati posisi istimewa dalam kalender Hijriah karena berada di antara dua bulan mulia, yakni Rajab dan Ramadhan.

Kehadiran Sya’ban sering dipandang sebagai fase transisi, tetapi dalam tradisi Islam, bulan ini menyimpan berbagai keutamaan yang berkaitan erat dengan peningkatan ibadah dan persiapan spiritual menuju Ramadhan.

Dilansir dari laman MUI, para ulama menjelaskan bahwa Sya’ban bukan sekadar bulan penghubung, melainkan waktu penting untuk menata kembali kualitas keimanan dan amal saleh sebelum memasuki bulan puasa.

Baca juga: Akhir Bulan Rajab Tinggal Hitungan Hari, Ini Jadwal Awal Syaban 1447 H dan Keutamaannya

Sya’ban sebagai Bulannya Rasulullah SAW

Sya’ban dikenal sebagai bulan yang memiliki kedekatan khusus dengan Rasulullah SAW. Hal ini merujuk pada sabda Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan pembagian kemuliaan bulan-bulan tertentu dalam Islam.

رَجَبٌ شَهْرُ اللَّهِ وَشَعْبَانُ شَهْرِي وَرَمَضَانُ شَهْرُ أُمَّتِي

Artinya, “Rajab adalah bulan Allah, Sya’ban adalah bulanku, dan Ramadhan adalah bulan umatku.”

Hadis ini menjadi dasar pemahaman bahwa Rasulullah SAW memberikan perhatian khusus terhadap Sya’ban sebagai bulan yang sarat dengan ibadah dan kedekatan spiritual.

Baca juga: Doa Awal Bulan Sya’ban, Lengkap dengan Keutamaan dan Amalan Sunnah Menyambut Ramadhan

Syahrul Qurra’, Bulan Para Pembaca Al-Qur’an

Selain disebut sebagai bulannya Rasulullah SAW, Sya’ban juga dikenal dengan sebutan Syahrul Qurra’ atau bulan para pembaca Alquran.

Sebutan ini muncul karena kuatnya anjuran para ulama salaf untuk memperbanyak tilawah Alquran pada bulan ini.

Salmah bin Kuhail menuturkan bahwa Sya’ban sejak dahulu dikenal sebagai bulan Al-Qur’an.

وقال سلمة بن كهيل : كان يقال : شهر شعبان شهر القراء .وكان حبيب بن أبي ثابت إذا دخل شعبان قال: هذا شهر القراء. وكان عمرو بن قيس الملائي إذا دخل شعبان، أغلق حانوته وتفرغ لقراءة القرآن.

Artinya, “Bulan Sya’ban disebut sebagai Syahrul Qurra’ (bulan para pembaca Al-Qur’an). Hubaib bin Abi Tsabit ketika memasuki Sya’ban berkata, ‘Ini adalah bulan para pembaca Al-Qur’an.’ Amru bin Qais al-Mula’iy ketika memasuki Sya’ban menutup tokonya dan menyibukkan diri dengan membaca Al-Qur’an.”

Riwayat ini menunjukkan bahwa generasi awal Islam menjadikan Sya’ban sebagai momentum untuk memperkuat hubungan dengan Alquran.

Baca juga: Mengapa Nisfu Syaban Baca Yasin 3 Kali? Ini Penjelasannya

Bulan Bershalawat kepada Nabi

Keistimewaan lain dari bulan Sya’ban berkaitan dengan turunnya perintah Allah SWT untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Perintah tersebut termaktub dalam Alquran Surat Al-Ahzab ayat 56.

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

Artinya, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”

Karena ayat ini diturunkan pada bulan Sya’ban, para ulama menyebutnya sebagai bulan yang tepat untuk memperbanyak shalawat sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Rasulullah SAW.

Bulan Merawat dan Menyuburkan Amal

Para ulama juga mengibaratkan Sya’ban sebagai fase perawatan amal sebelum panen ibadah di bulan Ramadhan.

شهر رجب شهر للزرع و شعبان شهر للسقي و رمضان شهر حصاد الزرع

Artinya, “Bulan Rajab adalah masa menanam, bulan Sya’ban adalah masa menyiram dan merawat, sedangkan bulan Ramadhan adalah masa memanen.”

Perumpamaan ini menegaskan bahwa amalan yang dilakukan pada Sya’ban berperan penting dalam menentukan kualitas ibadah di bulan Ramadhan.

Baca juga: Doa Mustajab di Masjid Nabawi: Melangitkan Harapan di Kota Rasulullah

Bulan Diangkatnya Amal dan Puasa Favorit Rasulullah

Keutamaan Sya’ban juga terletak pada peristiwa diangkatnya amal perbuatan manusia kepada Allah SWT.

Kesadaran akan hal ini mendorong Rasulullah SAW untuk memperbanyak puasa sunnah pada bulan tersebut.

Usamah bin Zaid RA meriwayatkan dialognya dengan Rasulullah SAW:

عَنْ أُسَامَةَ بْنَ زَيْدٍ قَالَ : قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ، لَمْ أَرَكَ تَصُومُ شَهْرًا مِنْ الشُّهُورِ مَا تَصُومُ مِنْ شَعْبَانَ، قَالَ : ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ، وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ، فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

Artinya, “Dari Usamah bin Zaid berkata, ‘Aku bertanya, wahai Rasulullah, aku tidak pernah melihat engkau berpuasa sunnah sebanyak engkau berpuasa di bulan Sya’ban.’ Beliau menjawab, ‘Itulah bulan yang sering dilalaikan manusia, yaitu antara Rajab dan Ramadhan. Pada bulan itu amal-amal diangkat kepada Allah Tuhan semesta alam, dan aku ingin amalku diangkat dalam keadaan aku berpuasa.’” (HR Ahmad, Abu Dawud, An-Nasa’i, dan Ibnu Khuzaimah).

Baca juga: Mengapa Awal Ramadhan 2026 Berpotensi Berbeda? Ini Penjelasan Kemenag dan BRIN

Hadis ini memperlihatkan betapa besar nilai spiritual Sya’ban dalam pandangan Rasulullah SAW.

Beragam keutamaan tersebut menunjukkan bahwa bulan Sya’ban memiliki peran penting dalam siklus ibadah tahunan umat Islam.

Dengan memahami makna dan keistimewaan Sya’ban, umat Islam diharapkan dapat memaksimalkan ibadah, memperbanyak amal saleh, dan mempersiapkan diri secara lahir dan batin untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Terkini Lainnya
Alissa Wahid: Negara Punya “Utang Moral” kepada Jemaah Haji Lansia
Alissa Wahid: Negara Punya “Utang Moral” kepada Jemaah Haji Lansia
Aktual
Menag Nasaruddin Umar Tekankan Peran Agama dan Ekoteologi di Era Kecerdasan Buatan
Menag Nasaruddin Umar Tekankan Peran Agama dan Ekoteologi di Era Kecerdasan Buatan
Aktual
Alissa Wahid Minta Petugas Haji 2026 Beri Pelayanan Ramah Lansia dan Perempuan
Alissa Wahid Minta Petugas Haji 2026 Beri Pelayanan Ramah Lansia dan Perempuan
Aktual
Amalan Malam Nisfu Syaban: Keutamaan, Dalil, dan Panduan Ibadah
Amalan Malam Nisfu Syaban: Keutamaan, Dalil, dan Panduan Ibadah
Aktual
Amalan Saat Haid: Tinjauan Fikih dan Jalan Spiritual Muslimah
Amalan Saat Haid: Tinjauan Fikih dan Jalan Spiritual Muslimah
Doa dan Niat
Doa Malam Nisfu Syaban: Bacaan, Keutamaan, dan Cara Mengamalkannya
Doa Malam Nisfu Syaban: Bacaan, Keutamaan, dan Cara Mengamalkannya
Doa dan Niat
Viral Gaji Guru Jauh Lebih Kecil dari Sopir MBG, Ini Kemuliaan Guru dalam Islam
Viral Gaji Guru Jauh Lebih Kecil dari Sopir MBG, Ini Kemuliaan Guru dalam Islam
Aktual
Niat Puasa Nisfu Syaban: Bacaan, Dalil, Jadwal, dan Keutamaannya
Niat Puasa Nisfu Syaban: Bacaan, Dalil, Jadwal, dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Kapan Malam Nisfu Syaban 1447 H? Ini Jadwal Resmi dari LF PBNU
Kapan Malam Nisfu Syaban 1447 H? Ini Jadwal Resmi dari LF PBNU
Aktual
Keistimewaan Bulan Syaban: Bulannya Rasulullah, Alquran, dan Diangkatnya Amal
Keistimewaan Bulan Syaban: Bulannya Rasulullah, Alquran, dan Diangkatnya Amal
Aktual
Niat Puasa Syaban: Panduan Lengkap, Keutamaan, dan Dalilnya
Niat Puasa Syaban: Panduan Lengkap, Keutamaan, dan Dalilnya
Doa dan Niat
Puasa Syaban, Ibadah Sunnah yang Dicintai Rasulullah Menjelang Ramadan
Puasa Syaban, Ibadah Sunnah yang Dicintai Rasulullah Menjelang Ramadan
Aktual
Amalan Syaban: Persiapan Spiritual Menyambut Ramadan
Amalan Syaban: Persiapan Spiritual Menyambut Ramadan
Aktual
PBNU Tetapkan Awal Syaban 1447 H Selasa 20 Januari 2026, Hilal Terlihat di Sukabumi
PBNU Tetapkan Awal Syaban 1447 H Selasa 20 Januari 2026, Hilal Terlihat di Sukabumi
Aktual
Amalan Malam Nisfu Syaban: Mengetuk Pintu Ampunan di Bulan yang Sering Terlupakan
Amalan Malam Nisfu Syaban: Mengetuk Pintu Ampunan di Bulan yang Sering Terlupakan
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com