Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Amalan Malam Nisfu Syaban: Keutamaan, Dalil, dan Panduan Ibadah

Kompas.com, 20 Januari 2026, 13:00 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Malam Nisfu Syaban merupakan salah satu momentum spiritual yang memiliki kedudukan khusus dalam tradisi Islam.

Malam yang jatuh pada pertengahan bulan Syaban ini diyakini sebagai waktu turunnya rahmat dan ampunan Allah SWT bagi hamba-hamba-Nya yang bersungguh-sungguh bertaubat dan memperbanyak ibadah.

Dalam buku Hujjah Ilmiah Amalan di Bulan Syaban terbitan Pustaka Al-Bahjah dijelaskan bahwa keutamaan malam Nisfu Syaban didukung oleh sejumlah riwayat hadits yang menunjukkan adanya perhatian khusus Allah SWT terhadap hamba-Nya pada malam tersebut.

Rasulullah SAW bersabda:

"Allah melihat seluruh makhluk-Nya pada malam Nisfu Syaban, lalu Dia mengampuni semua hamba-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang saling bermusuhan." (HR Abu Nu’aim, dishahihkan Ibnu Hibban)

Hadits ini menjadi dasar anjuran bagi umat Islam untuk menghidupkan malam Nisfu Syaban dengan amalan saleh, doa, dan introspeksi diri.

Baca juga: Doa Malam Nisfu Syaban: Bacaan, Keutamaan, dan Cara Mengamalkannya

Kedudukan Malam Nisfu Syaban dalam Islam

Dalam kitab Al-Umm, Imam Syafi’i menyebutkan bahwa malam Nisfu Syaban termasuk salah satu malam yang mustajab untuk berdoa.

Selain malam Jumat, Idul Fitri, Idul Adha, dan awal Rajab, pertengahan Syaban juga disebut sebagai waktu di mana doa lebih berpeluang dikabulkan.

Sementara itu, dalam buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid dijelaskan bahwa Nisfu Syaban menjadi momentum evaluasi amal sebelum memasuki bulan Ramadan.

Hal ini sejalan dengan hadits yang menyebut Syaban sebagai bulan diangkatnya catatan amal manusia.

Baca juga: Amalan Syaban: Persiapan Spiritual Menyambut Ramadan

Membaca Doa Malam Nisfu Syaban

Salah satu amalan utama yang dianjurkan adalah memperbanyak doa. Dalam kitab Al-Mushannaf karya Ibnu Abi Syaibah disebutkan doa yang diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud RA yang sering diamalkan para ulama.

Bacaan doa Nisfu Syaban:

يَا ذَا الْمَنِّ فَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، يَا ذَا الطَّوْلِ وَالْإِنْعَامِ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ...

Yā dzal manni falā yumannu ‘alaika, yā dzal jalāli wal ikrām, yā dzat thauli wal in‘ām, lā ilāha illā anta...

Artinya: "Wahai Dzat pemberi karunia yang tidak membutuhkan balasan. Wahai Dzat yang memiliki kebesaran dan kemuliaan. Wahai Dzat pemilik nikmat dan anugerah. Tiada Tuhan selain Engkau..."

Dalam buku Doa-Doa Pilihan Sepanjang Tahun karya KH Ali Mustafa Yaqub dijelaskan bahwa inti doa Nisfu Syaban adalah permohonan ampun, keluasan rezeki, keselamatan hidup, dan husnul khatimah.

Baca juga: Puasa Syaban, Ibadah Sunnah yang Dicintai Rasulullah Menjelang Ramadan

Melaksanakan Sholat Sunnah Mutlak

Pada malam Nisfu Syaban, umat Islam dianjurkan memperbanyak sholat sunnah mutlak, bukan sholat dengan tata cara khusus yang ditentukan.

Ibnu Taimiyah dalam Majmu’ Fatawa menegaskan bahwa sholat sunnah mutlak pada malam Nisfu Syaban diperbolehkan dan dianjurkan, sebagaimana dilakukan sebagian ulama salaf.

Namun, praktik sholat berjamaah dengan jumlah rakaat dan bacaan tertentu yang ditetapkan secara khusus tidak memiliki dasar kuat.

Sholat sunnah mutlak dapat dilakukan dua rakaat, empat rakaat, atau lebih sesuai kemampuan, dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baca juga: Akhir Bulan Rajab Tinggal Hitungan Hari, Ini Jadwal Awal Syaban 1447 H dan Keutamaannya

Membaca Surat Yasin dan Doa Penutup

Tradisi membaca surat Yasin sebanyak tiga kali setelah Magrib pada malam Nisfu Syaban banyak diamalkan di Indonesia.

Dalam kitab Maslakul Akhyar karya Syekh Sayyid Utsman bin Yahya, amalan ini dipraktikkan sebagai bentuk doa kolektif umat.

Niat pembacaan Yasin biasanya dibagi menjadi tiga:

  • Yasin pertama diniatkan memohon umur panjang dalam ketaatan.
  • Yasin kedua diniatkan memohon rezeki halal dan keberkahan hidup.
  • Yasin ketiga diniatkan memohon husnul khatimah dan keselamatan akhirat.

Setelah membaca Yasin, dianjurkan membaca doa Nisfu Syaban yang berisi permohonan penghapusan takdir buruk dan penetapan kebaikan.

Mengamalkan Doa Nabi Adam AS

Dalam beberapa kitab doa klasik seperti Majmu’ Ad’iyah karya Imam Nawawi, disebutkan doa Nabi Adam AS yang dianjurkan dibaca pada malam penuh ampunan.

Bacaan doa Nabi Adam:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ سِرِّي وَعَلَانِيَتِي...

Allāhumma innaka ta‘lamu sirrī wa ‘alāniyatī...

Artinya: "Ya Allah, Engkau mengetahui rahasiaku dan keadaanku yang tampak. Terimalah taubatku, penuhilah kebutuhanku, dan ampunilah dosaku..."

Doa ini mengandung makna ketundukan, pengakuan dosa, serta permohonan iman dan keyakinan yang kokoh.

Memperbanyak Dzikir dan Istighfar

Malam Nisfu Syaban juga dianjurkan diisi dengan dzikir dan istighfar. Dalam kitab Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali disebutkan bahwa istighfar menjadi pintu utama turunnya rahmat Allah SWT.

Bacaan istighfar:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَسْأَلُهُ التَّوْبَةَ

Astaghfirullāha wa as’aluhut taubah

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah dan meminta agar diterima taubatku.”

Dzikir tauhid juga dianjurkan untuk memperkuat keimanan dan membersihkan hati dari penyakit spiritual.

Baca juga: Niat Puasa Nisfu Syaban: Bacaan, Dalil, Jadwal, dan Keutamaannya

Memperbanyak Sedekah

Sedekah menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan di bulan Syaban, termasuk pada malam Nisfu Syaban.

Dalam buku Keutamaan Sedekah karya Syekh Yusuf Al-Qaradawi dijelaskan bahwa sedekah membuka pintu keberkahan dan menghapus dosa.

Imam Ja’far Ash-Shadiq menyebutkan bahwa sedekah di bulan Syaban akan dilipatgandakan pahalanya dan menjadi pelindung bagi pelakunya di hari kiamat.

Menjadikan Nisfu Syaban sebagai Momentum Taubat

Lebih dari sekadar ritual, malam Nisfu Syaban seharusnya menjadi momentum muhasabah diri.

Dalam buku Tazkiyatun Nafs karya Said Hawwa dijelaskan bahwa taubat yang dilakukan sebelum Ramadan akan membuat ibadah puasa lebih berkualitas dan bermakna.

Membersihkan hati dari dendam, iri, dan permusuhan juga menjadi syarat agar ampunan Allah benar-benar diraih, sebagaimana disebutkan dalam hadits tentang orang yang terhalang ampunan karena menyimpan kebencian.

Malam Nisfu Syaban bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan kesempatan emas untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.

Dengan memperbanyak doa, sholat sunnah, dzikir, membaca Al-Qur’an, sedekah, dan taubat, umat Islam dapat mempersiapkan diri secara spiritual menyambut bulan Ramadan.

Menghidupkan Nisfu Syaban berarti membuka pintu rahmat, memperkuat iman, dan menata kembali niat agar ibadah di bulan suci berjalan lebih khusyuk dan bermakna.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
6 Kesalahan Saat Shalat yang Sering Dilakukan, Bisa Mengurangi Kesempurnaan Ibadah
6 Kesalahan Saat Shalat yang Sering Dilakukan, Bisa Mengurangi Kesempurnaan Ibadah
Aktual
Dari Penerima Jadi Pemberi, Petani Ini Setor Zakat Pertanian Rp 16 Juta
Dari Penerima Jadi Pemberi, Petani Ini Setor Zakat Pertanian Rp 16 Juta
Aktual
MUI Apresiasi Prabowo Jalankan Ekonomi Kerakyatan, Sebut Baru Kali Ini Presiden Tegas Terapkan Pasal 33 UUD 1945
MUI Apresiasi Prabowo Jalankan Ekonomi Kerakyatan, Sebut Baru Kali Ini Presiden Tegas Terapkan Pasal 33 UUD 1945
Aktual
MUI Usul Danantara Syariah: Konsolidasi Ekonomi Umat Indonesia
MUI Usul Danantara Syariah: Konsolidasi Ekonomi Umat Indonesia
Aktual
MUI Canangkan Jihad Digital: Waspada Belajar Agama dari AI Tanpa Guru
MUI Canangkan Jihad Digital: Waspada Belajar Agama dari AI Tanpa Guru
Aktual
MUI Akan Buat Fatwa Zakat Infak dan Sedekah Bisa Bantu Iuran BPJS
MUI Akan Buat Fatwa Zakat Infak dan Sedekah Bisa Bantu Iuran BPJS
Aktual
MUI Usul Zakat Jadi Pengurang Langsung Pajak, Cholil Nafis: Umat Islam Jangan Kena Double Tax
MUI Usul Zakat Jadi Pengurang Langsung Pajak, Cholil Nafis: Umat Islam Jangan Kena Double Tax
Aktual
Benarkah Bulan Safar Membawa Malapetaka? Ini Penjelasan Islam dan Dalil Haditsnya
Benarkah Bulan Safar Membawa Malapetaka? Ini Penjelasan Islam dan Dalil Haditsnya
Aktual
Hukum Minum Alkohol Sedikit dalam Islam, Apakah Tetap Haram Meski Tidak Mabuk?
Hukum Minum Alkohol Sedikit dalam Islam, Apakah Tetap Haram Meski Tidak Mabuk?
Aktual
Apa Itu Istidraj? Pengertian, Dalil, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya dalam Islam
Apa Itu Istidraj? Pengertian, Dalil, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya dalam Islam
Aktual
Bacaan La Haula Wala Quwwata Illa Billah: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Bacaan La Haula Wala Quwwata Illa Billah: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
Bacaan Doa Kamilin Setelah Sholat Tarawih: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
Bacaan Doa Kamilin Setelah Sholat Tarawih: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Presiden Dijadwalkan Buka Kongres Umat Islam Indonesia VIII Hari Ini, MUI Himpun 87 Ormas Bahas Masa Depan Bangsa
Presiden Dijadwalkan Buka Kongres Umat Islam Indonesia VIII Hari Ini, MUI Himpun 87 Ormas Bahas Masa Depan Bangsa
Aktual
Wasekjen PBNU soal Kuota Hangus: Jangan Ambil Hak Pelanggan Secara Batil
Wasekjen PBNU soal Kuota Hangus: Jangan Ambil Hak Pelanggan Secara Batil
Aktual
Menlu RI dan Negara Muslim Kecam Keras Eskalasi Israel di Al-Aqsa
Menlu RI dan Negara Muslim Kecam Keras Eskalasi Israel di Al-Aqsa
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar