KOMPAS.com - Malam Nisfu Syaban dikenal sebagai salah satu malam yang memiliki nilai spiritual tinggi dalam tradisi Islam.
Malam yang jatuh pada pertengahan bulan Syaban ini kerap dimanfaatkan umat Muslim untuk memperbanyak ibadah, mulai dari doa, istighfar, hingga membaca Alquran.
Salah satu amalan yang paling populer adalah membaca Surah Yasin sebanyak tiga kali dengan niat yang berbeda.
Tradisi ini telah mengakar kuat di berbagai wilayah Muslim, khususnya di Asia Tenggara. Meski tidak disebutkan secara eksplisit dalam hadis sahih sebagai amalan wajib, praktik tersebut tetap dipertahankan karena dinilai memiliki dasar keutamaan Al-Qur’an dan nilai pendidikan spiritual yang mendalam.
Baca juga: Akhir Bulan Rajab Tinggal Hitungan Hari, Ini Jadwal Awal Syaban 1447 H dan Keutamaannya
Dalam literatur klasik Islam, malam Nisfu Syaban dipahami sebagai momentum pengampunan dan pencatatan takdir tahunan.
Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin menjelaskan bahwa malam pertengahan Syaban termasuk waktu istimewa yang dianjurkan untuk dihidupkan dengan ibadah karena menjadi salah satu malam turunnya rahmat Allah kepada hamba-Nya.
Sejumlah riwayat juga menyebutkan bahwa pada malam ini Allah membuka pintu ampunan bagi makhluk-Nya, kecuali bagi orang-orang yang masih menyimpan permusuhan, kesombongan, dan kemusyrikan.
Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak taubat dan amal saleh sebagai bentuk persiapan spiritual menjelang Ramadhan.
Baca juga: Keutamaan Membaca Surat Yasin
Surah Yasin memiliki kedudukan khusus dalam Al-Qur’an. Dalam banyak kitab hadis, surah ini disebut sebagai “jantung Al-Qur’an” karena kandungan akidah, tauhid, risalah, dan kehidupan akhirat yang terangkum secara padat di dalamnya.
Dalam kitab Fadhail Al-Qur’an karya Imam At-Tirmidzi disebutkan bahwa membaca Surah Yasin memiliki keutamaan pahala yang besar.
Selain itu, ulama tafsir seperti Wahbah Az-Zuhaily dalam Tafsir Al-Munir menjelaskan bahwa Surah Yasin memuat pesan tentang kehidupan, kematian, kebangkitan, serta tanggung jawab manusia di hadapan Allah, sehingga sangat relevan dibaca pada malam refleksi spiritual seperti Nisfu Syaban.
Karena itulah, para ulama tradisional memilih Surah Yasin sebagai bacaan utama dalam amalan malam pertengahan Syaban.
Pembacaan Surah Yasin sebanyak tiga kali bukanlah ketetapan syariat yang bersifat wajib, melainkan bentuk ijtihad ulama dalam mengarahkan umat agar berdoa dengan tujuan yang terstruktur dan penuh kesadaran.
Dalam kitab Nihayatuz Zain karya Syekh Nawawi Al-Bantani dijelaskan bahwa membaca Surah Yasin pada malam Nisfu Syaban sering disertai dengan tiga niat utama.
Bacaan pertama diniatkan untuk memohon panjang umur dalam ketaatan kepada Allah. Bacaan kedua ditujukan agar diberikan rezeki yang halal, berkah, dan bermanfaat. Bacaan ketiga diniatkan untuk memohon keteguhan iman serta husnul khatimah.
Pembagian niat ini mengajarkan keseimbangan antara kebutuhan dunia dan akhirat. Seorang Muslim tidak hanya memohon kelapangan hidup, tetapi juga meminta kekuatan spiritual agar tetap berada di jalan yang lurus.
Baca juga: Kapan Malam Nisfu Syaban 2026? Ini Kalender dan Amalan Utamanya
Al-Qur’an menegaskan bahwa setiap perbuatan manusia dicatat secara rinci oleh Allah. Dalam Surah Yasin ayat 12 disebutkan bahwa seluruh amal dan jejak perbuatan manusia dihimpun dalam catatan yang nyata.
Para mufasir, termasuk Ibnu Katsir dalam Tafsir Al-Qur’an Al-Azhim, menafsirkan ayat ini sebagai penegasan bahwa tidak ada satu pun amal yang luput dari perhitungan Allah, baik yang tampak maupun tersembunyi.
Membaca Al-Qur’an pada malam Nisfu Syaban, termasuk Surah Yasin, dipahami sebagai bagian dari upaya memperbanyak catatan kebaikan sekaligus mengharap pengampunan atas kesalahan masa lalu.
Dalam tradisi keilmuan Islam, membaca Al-Qur’an dengan niat yang baik dipandang sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah.
Dalam kitab Sunan Darimi disebutkan bahwa Surah Yasin dibaca untuk maksud yang diniatkan dengan ikhlas.
Para ulama menjelaskan bahwa maksud hadis ini bukan jaminan mutlak terkabulnya permintaan, melainkan penegasan bahwa Al-Qur’an memiliki nilai spiritual yang dapat menjadi perantara doa.
Karena itu, membaca Yasin pada malam penuh keberkahan seperti Nisfu Syaban dimaknai sebagai ikhtiar batin untuk membuka pintu rahmat dan pertolongan Allah.
Baca juga: Akhir Bulan Rajab Tinggal Hitungan Hari, Ini Jadwal Awal Syaban 1447 H dan Keutamaannya
Ulama kontemporer menekankan bahwa esensi dari amalan Nisfu Syaban bukan terletak pada jumlah bacaan, melainkan pada kualitas ibadah.
Ibadah sunnah yang bersifat tradisi lokal tetap dibolehkan selama tidak bertentangan dengan prinsip syariat dan tidak diyakini sebagai kewajiban agama.
Dengan demikian, membaca Yasin tiga kali dapat dipahami sebagai bentuk tradisi ibadah kolektif yang bertujuan menghidupkan malam penuh rahmat.
Yang lebih penting adalah kehadiran hati, keikhlasan niat, serta perubahan perilaku setelah ibadah dilakukan.
Malam Nisfu Syaban juga sering disebut sebagai pintu masuk menuju Ramadhan. Banyak ulama menganjurkan umat Islam untuk menjadikannya sebagai waktu muhasabah, memperbaiki hubungan dengan sesama, dan memperkuat komitmen ibadah.
Membaca Surah Yasin pada malam ini bukan sekadar ritual, tetapi bagian dari proses membangun kesiapan spiritual agar memasuki bulan suci dengan hati yang lebih bersih dan iman yang lebih kokoh.
Tradisi membaca Surah Yasin tiga kali pada malam Nisfu Syaban lahir dari pemahaman tentang keutamaan Al-Qur’an, kemuliaan malam pertengahan Syaban, serta kebutuhan manusia untuk berdoa secara terarah.
Meski tidak bersifat wajib, amalan ini tetap bernilai ibadah selama dilakukan dengan niat yang tulus dan sesuai tuntunan Islam.
Pada akhirnya yang paling utama bukanlah berapa kali Surah Yasin dibaca, melainkan sejauh mana ibadah tersebut mampu menghadirkan kesadaran, memperbaiki akhlak, dan mendekatkan diri kepada Allah.
Malam Nisfu Syaban pun menjadi momentum penting untuk menata ulang arah hidup, memperbanyak amal, dan memohon ampunan sebelum memasuki bulan penuh keberkahan, Ramadhan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang