Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rencana Petugas Haji yang Sudah Berhaji Tak ke Arafah, Langsung ke Mina

Kompas.com, 22 Januari 2026, 06:25 WIB
Pythag Kurniati,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com-Kementerian Haji dan Umrah berencana menyiapkan skema baru penempatan petugas haji pada musim haji 2026 dengan menugaskan petugas yang sudah pernah berhaji langsung menuju Mina tanpa melalui Arafah.

Tujuannya agar petugas yang sudah berhaji bisa lebih efektif menyambut dan memantau jemaah yang bergerak dari Arafah menuju Mudzalifah dan dari Mudzalifah menuju ke Mina.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Satuan Operasional Arafah, Muzdalifah, dan Mina 2025 Laksamana Pertama TNI Harun Arrasyid.

"Tahun ini agar pelayanan di Mina maksimal oleh karena itu kita memiliki rencana bahwa petugas baik dari unsur lindungan jemaah (linjam) maupun lainnya yang sudah berhaji kita akan drop dari pemondokan di Mekah menuju langsung ke Mina," kata dia di Asrana Hajj Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (21/1/2026) malam.

Baca juga: Antrean Jamaah Haji Indonesia 5,6 Juta Orang, Masa Tunggu 26 Tahun

Pergerakan petugas haji yang sudah berhaji menuju Mina, kata dia, dilakukan bersamaan dengan jemaah yang akan bergerak menuju ke Arafah.

"Diharapkan nantinya pos-pos yang ditanggungjawabi oleh teman-teman kita PPIH ini bisa maksimal memberikan pemantauan, peninjauan, dan memberikan bantuan-bantuan yang dibutuhkan oleh jemaah kita yang melakukan jamarat di malam pertama. Karena malam pertama 10 Dzulhijah itu malam krusial, semua jamaah menuju ke situ. Sehingga potensi terjadi kepadatan, kelelahan. Di situlah kita anggap lebih efektif," papar dia.

Baca juga: Anwar Abbas: Kepadatan Mina Harus Dilihat dengan Rumus Matematika

Prosesi Armuzna merupakan prosesi yang paling krusial lantaran merupakan puncak ibadah haji.

Pelaksanaan operasional Armuzna akan dikawal oleh Satuan Operasional (Satops) Armuzna.

Adapun jemaah haji Indonesia akan bergerak menuju Arafah sejak tanggal 8 Dzulhijah 1447 H dan akan melakukan wukuf di Arafah pada tanggal 9 Dzulhijah 1447 H.

.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Terkini Lainnya
Amalan Utama di Bulan Ramadhan Beserta Dalilnya
Amalan Utama di Bulan Ramadhan Beserta Dalilnya
Doa dan Niat
Puasa 2026 Berapa Hari Lagi? Ini Perkiraan Awal Ramadhan Menurut Hisab dan Rukyat
Puasa 2026 Berapa Hari Lagi? Ini Perkiraan Awal Ramadhan Menurut Hisab dan Rukyat
Aktual
Niat Puasa Ramadhan: Wajib Setiap Malam atau Cukup Sekali? Ini Penjelasan Ulama
Niat Puasa Ramadhan: Wajib Setiap Malam atau Cukup Sekali? Ini Penjelasan Ulama
Doa dan Niat
Puasa Syaban dan Rajab: Bacaan Niat, Keutamaannya, serta Bolehkah Digabung dengan Qadha Ramadhan?
Puasa Syaban dan Rajab: Bacaan Niat, Keutamaannya, serta Bolehkah Digabung dengan Qadha Ramadhan?
Doa dan Niat
Berapa Kali Rasulullah Puasa Ramadhan? Ini Jawaban Sejarah Islam
Berapa Kali Rasulullah Puasa Ramadhan? Ini Jawaban Sejarah Islam
Aktual
Muhaimin Dorong Sarjana NU Perkuat Transformasi Pesantren
Muhaimin Dorong Sarjana NU Perkuat Transformasi Pesantren
Aktual
Amalan Hari Jumat untuk Muslimah, Raih Berkah dan Pahala Besar
Amalan Hari Jumat untuk Muslimah, Raih Berkah dan Pahala Besar
Aktual
Puasa Qadha Ramadhan: Niat, Waktu Pelaksanaan, dan Bolehkah Digabung dengan Puasa Sunnah?
Puasa Qadha Ramadhan: Niat, Waktu Pelaksanaan, dan Bolehkah Digabung dengan Puasa Sunnah?
Doa dan Niat
Jemaah Haji Dilarang Jalan Kaki dari Muzdalifah ke Mina
Jemaah Haji Dilarang Jalan Kaki dari Muzdalifah ke Mina
Aktual
Strategi Baru Kemenhaj Kurangi Kepadatan Jemaah Haji di Muzdalifah
Strategi Baru Kemenhaj Kurangi Kepadatan Jemaah Haji di Muzdalifah
Aktual
Bacaan Niat Puasa Senin Kamis Lengkap Arab dan Keutamaannya, Amalan Sunnah yang Dicintai Rasulullah
Bacaan Niat Puasa Senin Kamis Lengkap Arab dan Keutamaannya, Amalan Sunnah yang Dicintai Rasulullah
Doa dan Niat
Niat Puasa Kamis: Bacaan, Waktu, dan Dalilnya
Niat Puasa Kamis: Bacaan, Waktu, dan Dalilnya
Doa dan Niat
Puasa Sunnah Rutin Senin Kamis dan Niatnya, Amalan Ringan Bernilai Besar
Puasa Sunnah Rutin Senin Kamis dan Niatnya, Amalan Ringan Bernilai Besar
Doa dan Niat
Rencana Petugas Haji yang Sudah Berhaji Tak ke Arafah, Langsung ke Mina
Rencana Petugas Haji yang Sudah Berhaji Tak ke Arafah, Langsung ke Mina
Aktual
DPR Ingatkan Kemenhaj: Jangan Sampai Kuota Haji 2026 Tersisa, Harus Nol Tak Terpakai
DPR Ingatkan Kemenhaj: Jangan Sampai Kuota Haji 2026 Tersisa, Harus Nol Tak Terpakai
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com