Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Harut dan Marut di Babilonia: Benarkah Malaikat Ajarkan Sihir?

Kompas.com, 1 April 2026, 14:59 WIB
Norma Desvia Rahman,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Di balik kisah-kisah dalam Al-Qur'an, terdapat pelajaran mendalam yang tidak hanya berbicara tentang masa lalu, tetapi juga relevan dengan kehidupan modern.

Salah satunya adalah kisah dua malaikat, Harut dan Marut, yang sering dikaitkan dengan ilmu sihir dan menjadi bahan perdebatan hingga kini.

Apakah benar malaikat mengajarkan sihir? Ataukah kisah ini justru menjadi peringatan keras bagi manusia agar tidak terjerumus dalam praktik yang menyesatkan?

Jejak Kisah dalam Al-Qur’an

Kisah Harut dan Marut disebutkan secara eksplisit dalam Surah Al-Baqarah ayat 102. Ayat ini menjelaskan bahwa sihir bukan berasal dari Nabi Nabi Sulaiman AS, melainkan dari setan-setan yang menyesatkan manusia.

Dalam konteks ini, kehadiran dua malaikat di Babilonia bukanlah untuk menyebarkan sihir, melainkan sebagai ujian. Mereka selalu memperingatkan siapa pun yang datang:

“Sesungguhnya kami hanyalah cobaan, maka janganlah kamu kufur.”

Pesan ini menunjukkan bahwa sejak awal, praktik sihir telah diposisikan sebagai sesuatu yang berbahaya dan berpotensi menjerumuskan manusia pada kekufuran.

Baca juga: Kisah Qurh, Jejak Kota Dagang Kuno di Tengah Gurun Arab Saudi

Babilonia: Latar Sejarah dan Simbol Peradaban

Wilayah Babilonia yang kini dikenal sebagai bagian dari Irak merupakan pusat peradaban kuno yang maju, namun juga sarat dengan praktik mistik dan kepercayaan supranatural.

Dalam banyak literatur sejarah dan tafsir, masyarakat saat itu dikenal akrab dengan praktik sihir, ramalan, dan kekuatan gaib.

Kehadiran Harut dan Marut menjadi bentuk intervensi Ilahi untuk menguji sekaligus memberi batas antara ilmu dan penyimpangan.

Tafsir Ulama: Antara Ujian dan Penyimpangan

Dalam kitab Fi Zhilalil Qur’an, Sayyid Qutb menegaskan bahwa Al-Qur’an secara tegas menolak anggapan bahwa Allah menurunkan sihir kepada malaikat.

Sebaliknya, menurut beliau, keberadaan dua malaikat tersebut adalah bagian dari skenario ujian.

Mereka tidak pernah mengajarkan sihir tanpa peringatan, bahkan secara eksplisit melarang manusia untuk menggunakannya.

Sementara itu, Ibnu Katsir dalam Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim menjelaskan bahwa manusia yang tetap mempelajari sihir setelah mendapat peringatan berarti telah memilih jalan yang menyimpang dengan kesadaran penuh.

Baca juga: Kultum Ramadhan Hari ke-6: Kisah Sahabat Nabi yang Menyesal Saat Sakaratul Maut

Sihir dalam Perspektif Islam

Dalam kajian akidah, sihir dipandang sebagai sesuatu yang nyata keberadaannya, namun haram untuk dipelajari maupun diamalkan.

Menurut buku Al-Kabair karya Imam Adz-Dzahabi, sihir termasuk dalam dosa besar karena melibatkan bantuan setan dan berpotensi merusak akidah seseorang.

Lebih jauh, dalam kitab Fathul Bari, Ibnu Hajar Al-Asqalani menjelaskan bahwa sihir dapat memberikan dampak nyata, seperti memisahkan hubungan suami-istri, sebagaimana disebutkan dalam ayat Al-Qur’an.

Namun demikian, Islam menegaskan bahwa tidak ada satu pun kekuatan yang mampu mencelakakan manusia tanpa izin Allah SWT. Artinya, sihir bukanlah kekuatan mutlak, melainkan bagian dari ujian kehidupan.

Hukum Mempercayai dan Mempelajari Sihir

Para ulama sepakat bahwa mempercayai sihir sebagai kekuatan independen di luar kehendak Allah dapat menyeret pada kekufuran.

Dalam buku Mukjizat dan Rahasia Doa karya Yusuf Al-Qaradawi dijelaskan bahwa keyakinan terhadap kekuatan gaib harus tetap berada dalam koridor tauhid, yaitu meyakini bahwa segala sesuatu terjadi atas izin Allah.

Adapun hukum mempelajari sihir adalah haram, kecuali dalam konteks tertentu seperti untuk mengetahui dan menangkalnya, itupun dengan syarat yang sangat ketat dan tidak untuk diamalkan.

Baca juga: Kisah Masjid Tertua di Samarinda: Dari Kampung Maksiat Jadi Pusat Ibadah

Pelajaran Spiritual di Balik Kisah

Kisah Harut dan Marut tidak sekadar cerita sejarah, melainkan refleksi tentang pilihan moral manusia.

Ada beberapa pelajaran penting yang dapat diambil:

  • Pertama, manusia selalu berada dalam ujian, baik melalui hal yang tampak baik maupun buruk.
  • Kedua, pengetahuan tanpa iman dapat menjerumuskan.
  • Ketiga, peringatan dari Allah sering kali diabaikan oleh manusia yang mengikuti hawa nafsu.

Dalam konteks modern, “sihir” bisa dimaknai lebih luas sebagai segala sesuatu yang menyesatkan dan menjauhkan manusia dari nilai-nilai tauhid.

Relevansi di Era Modern

Di tengah perkembangan zaman, praktik yang menyerupai sihir masih ditemukan, baik dalam bentuk perdukunan, jimat, hingga kepercayaan berlebihan terhadap hal-hal mistik.

Fenomena ini menunjukkan bahwa pesan Al-Qur’an tetap relevan. Bahwa manusia harus berhati-hati terhadap segala bentuk penyimpangan akidah, sekecil apa pun itu.

Sebagaimana ditegaskan dalam banyak literatur Islam, perlindungan terbaik bukanlah melalui praktik mistik, melainkan dengan memperkuat iman, memperbanyak doa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Tidak Semua Ilmu Membawa Kebaikan

Kisah Harut dan Marut menjadi pengingat bahwa tidak semua yang tampak sebagai “ilmu” membawa kebaikan. Dalam banyak kasus, justru menjadi ujian yang menentukan arah kehidupan manusia.

Pada akhirnya, Islam menempatkan tauhid sebagai fondasi utama. Bahwa segala bentuk kekuatan, baik yang tampak maupun tidak, berada di bawah kehendak Allah SWT.

Dan di situlah letak hikmah terbesar dari kisah ini: manusia diberi pilihan, namun juga tanggung jawab atas setiap pilihan yang diambil.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
 Mengapa Shalat Harus Menghadap Kiblat? Ini 7 Hikmah yang Perlu Diketahui Umat Islam
Mengapa Shalat Harus Menghadap Kiblat? Ini 7 Hikmah yang Perlu Diketahui Umat Islam
Aktual
Kisah Abdullah bin Mubarak, Ulama Ahli Hadits yang Ibadah Hajinya Digantikan Malaikat
Kisah Abdullah bin Mubarak, Ulama Ahli Hadits yang Ibadah Hajinya Digantikan Malaikat
Aktual
4 Malaikat yang Datang Saat Seseorang Sakit, Salah Satunya Bertugas Menghapus Dosa
4 Malaikat yang Datang Saat Seseorang Sakit, Salah Satunya Bertugas Menghapus Dosa
Aktual
Peran Imam Al-Ghazali Jaga Akidah hingga Dijuluki Hujjatul Islam
Peran Imam Al-Ghazali Jaga Akidah hingga Dijuluki Hujjatul Islam
Aktual
Kisah Harut dan Marut di Babilonia: Benarkah Malaikat Ajarkan Sihir?
Kisah Harut dan Marut di Babilonia: Benarkah Malaikat Ajarkan Sihir?
Aktual
6 Penghalang yang Membuat Doa Tidak Dikabulkan, Ini Penjelasan Ibnu Rajab
6 Penghalang yang Membuat Doa Tidak Dikabulkan, Ini Penjelasan Ibnu Rajab
Doa dan Niat
 7 Keistimewaan Khadijah, Istri Pertama Nabi Muhammad SAW yang Berjuluk Ummul Mukminin
7 Keistimewaan Khadijah, Istri Pertama Nabi Muhammad SAW yang Berjuluk Ummul Mukminin
Aktual
4 Cara Menghilangkan Sifat Riya Menurut Imam Al-Ghazali agar Ibadah Tetap Ikhlas
4 Cara Menghilangkan Sifat Riya Menurut Imam Al-Ghazali agar Ibadah Tetap Ikhlas
Aktual
Arab Saudi Siaga! Operasi Khusus Diluncurkan untuk Layani 18 Juta Jemaah Umrah
Arab Saudi Siaga! Operasi Khusus Diluncurkan untuk Layani 18 Juta Jemaah Umrah
Aktual
10 Waktu Mustajab untuk Berdoa dan Adab Agar Doa Dikabulkan Allah
10 Waktu Mustajab untuk Berdoa dan Adab Agar Doa Dikabulkan Allah
Doa dan Niat
Sholawat Munjiyat: Bacaan Lengkap, Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
Sholawat Munjiyat: Bacaan Lengkap, Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
Doa dan Niat
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, MUI Serukan Shalat Ghaib dan Kecam Serangan Israel
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, MUI Serukan Shalat Ghaib dan Kecam Serangan Israel
Aktual
Sholawat Nariyah: Bacaan Lengkap, Arti, dan Keutamaannya
Sholawat Nariyah: Bacaan Lengkap, Arti, dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Surat Yunus Ayat 40–41: Arab, Latin, Arti, Tafsir dan Makna Mendalam tentang Keimanan
Surat Yunus Ayat 40–41: Arab, Latin, Arti, Tafsir dan Makna Mendalam tentang Keimanan
Aktual
10 Doa di Pagi Hari agar Dimudahkan Segala Urusan dan Rezeki Lancar
10 Doa di Pagi Hari agar Dimudahkan Segala Urusan dan Rezeki Lancar
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com