Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Baru Persiapan Haji: Startup Saudi Latih Jemaah dari Rumah

Kompas.com, 5 April 2026, 11:08 WIB
Add on Google
Khairina

Editor

Sumber Arab News

KOMPAS.com-Ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental, pengetahuan, dan ketenangan hati.

Di tengah kompleksitas pelaksanaan haji yang melibatkan jutaan jemaah, persiapan yang matang menjadi kunci agar ibadah dapat berjalan dengan lancar dan khusyuk.

Menjawab kebutuhan tersebut, hadir inovasi teknologi bernama “Salik Al-Mashaer” yang membantu jemaah mempersiapkan diri sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Teknologi ini diperkenalkan dalam Umrah and Visit Forum 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan ibadah haji dan umrah.

Baca juga: Kumpulan Doa Haji dari Rasulullah: Agar Selamat dan Raih Haji Mabrur

Platform “Salik Al-Mashaer” dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi virtual reality yang mampu mensimulasikan kondisi nyata di lokasi-lokasi ibadah haji.

Melalui simulasi ini, jemaah dapat memahami alur perjalanan, mengenali lokasi penting, serta mempersiapkan diri menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi.

Pendekatan ini membawa perubahan dalam cara belajar, dari yang sebelumnya hanya melalui teori menjadi pengalaman yang lebih nyata dan interaktif.

“Kami memindahkan peserta pelatihan dari pembelajaran pasif menjadi pengalaman langsung yang interaktif dalam lingkungan yang menyerupai kondisi nyata secara detail,” ujar Tareq Bukhait Al-Dafi, pendiri sekaligus CEO Al-Amad, dilansir dari Arab News.

Melalui teknologi ini, jemaah tidak hanya memahami tata cara ibadah secara teoritis, tetapi juga merasakan langsung bagaimana kondisi di lapangan.
Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan kesiapan saat menjalankan ibadah.

Membantu Jemaah Lebih Siap dan Tenang

Platform ini dirancang untuk membantu jemaah menavigasi perjalanan antar lokasi suci dengan lebih aman dan terarah.

Selain itu, sistem ini juga memberikan pelatihan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, seperti kepadatan jemaah atau kondisi yang membutuhkan evakuasi.

Latihan yang dilakukan secara berulang dalam lingkungan yang aman membuat jemaah lebih siap secara mental.

Dengan kesiapan tersebut, diharapkan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan fokus.

Baca juga: Layanan Haji Makin Canggih: Arab Saudi Perkuat Digitalisasi hingga AI untuk Kenyamanan Jemaah

Inklusif dan Mudah Diakses

“Salik Al-Mashaer” dirancang agar dapat digunakan oleh berbagai kalangan jemaah dari berbagai negara.

Platform ini mendukung beberapa bahasa, seperti Arab, Inggris, dan Urdu.

Selain itu, tersedia pula fitur khusus bagi penyandang gangguan pendengaran.

Hal ini menunjukkan bahwa pelayanan terhadap jemaah tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada inklusivitas.

Dukungan Teknologi untuk Pelayanan Lebih Baik

Platform ini juga dilengkapi dengan sistem analitik yang mampu mengukur kesiapan jemaah sebelum berangkat.

Dengan data tersebut, penyelenggara dapat memastikan bahwa jemaah telah memiliki pemahaman yang cukup.

“Hal ini berkontribusi langsung dalam meningkatkan kualitas layanan bagi para jemaah,” kata Al-Dafi.

Penggunaan teknologi dalam pelayanan ibadah ini menjadi bagian dari upaya yang lebih luas dalam meningkatkan kualitas pengalaman jemaah.

Langkah ini juga sejalan dengan visi besar untuk menghadirkan layanan haji yang lebih aman, nyaman, dan terorganisasi dengan baik.

Baca juga: Makkah Bakal Punya Bandara Internasional, Akses Jemaah Haji Bisa Lebih Cepat

Ikhtiar Menghadirkan Ibadah yang Lebih Khusyuk

Persiapan yang baik bukan hanya soal teknis perjalanan, tetapi juga bagian dari ikhtiar agar ibadah dapat dilakukan dengan lebih khusyuk.

Dengan memahami kondisi di lapangan sejak awal, jemaah dapat mengurangi kebingungan dan fokus pada makna ibadah.

Inovasi seperti “Salik Al-Mashaer” menunjukkan bahwa teknologi dapat menjadi sarana untuk memudahkan umat dalam beribadah.

Harapannya, setiap jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lebih siap, aman, dan penuh ketenangan hati.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Jarang Dibahas, Saat Muslimah Pimpin Ilmu Dunia di Era Keemasan Islam
Jarang Dibahas, Saat Muslimah Pimpin Ilmu Dunia di Era Keemasan Islam
Aktual
Cara Cek Nomor Porsi Haji 2026 dan Estimasi Berangkat Online
Cara Cek Nomor Porsi Haji 2026 dan Estimasi Berangkat Online
Aktual
Khutbah Jumat 10 April 2026: Cara Menyikapi Harta Duniawi yang Fana Menurut Tuntunan Islam
Khutbah Jumat 10 April 2026: Cara Menyikapi Harta Duniawi yang Fana Menurut Tuntunan Islam
Aktual
Khutbah Jumat Hari Ini: Manasik Haji dan Sederet Hikmahnya
Khutbah Jumat Hari Ini: Manasik Haji dan Sederet Hikmahnya
Aktual
Khutbah Jumat 10 April 2026: Empat Pilar Haji yang Mabrur
Khutbah Jumat 10 April 2026: Empat Pilar Haji yang Mabrur
Aktual
Jemaah Haji 2026 Kini Bisa Beli Oleh-oleh Secara Digital via Aplikasi Haji dan Umrah Store
Jemaah Haji 2026 Kini Bisa Beli Oleh-oleh Secara Digital via Aplikasi Haji dan Umrah Store
Aktual
Kerugian Kasus Haji Ilegal Diperkirakan Capai Rp92,64 Miliar, Pengawasan di Titik Keberangkatan Diperketat
Kerugian Kasus Haji Ilegal Diperkirakan Capai Rp92,64 Miliar, Pengawasan di Titik Keberangkatan Diperketat
Aktual
Jadwal Keberangkatan Haji Asal Jambi Dipastikan Dimulai 5 Mei 2026, Bantah Kabar Pembatalan
Jadwal Keberangkatan Haji Asal Jambi Dipastikan Dimulai 5 Mei 2026, Bantah Kabar Pembatalan
Aktual
Kartu Nusuk Jemaah Haji 2026 Siap Dibagikan di Embarkasi Sebelum Berangkat
Kartu Nusuk Jemaah Haji 2026 Siap Dibagikan di Embarkasi Sebelum Berangkat
Aktual
106 Jenis Pekerjaan yang Bisa Dicantumkan di e-KTP, Termasuk Imam Masjid, Ustadz, dan Mubaligh
106 Jenis Pekerjaan yang Bisa Dicantumkan di e-KTP, Termasuk Imam Masjid, Ustadz, dan Mubaligh
Aktual
Kisah Ummu Mahjan, Marbot Wanita di Masjid Nabawi yang Dimuliakan Rasulullah SAW
Kisah Ummu Mahjan, Marbot Wanita di Masjid Nabawi yang Dimuliakan Rasulullah SAW
Aktual
Pemerintah Bentuk Satgas Haji Ilegal, Targetkan Penipuan dan Visa Ilegal
Pemerintah Bentuk Satgas Haji Ilegal, Targetkan Penipuan dan Visa Ilegal
Aktual
Kepdirjen Bimas Islam 193/2026 Terbit, Uji Kompetensi Penyuluh Agama Islam Kini Lebih Terukur
Kepdirjen Bimas Islam 193/2026 Terbit, Uji Kompetensi Penyuluh Agama Islam Kini Lebih Terukur
Aktual
Mengapa Rasulullah SAW Memuji Negeri Yaman? Ini Sejarahnya
Mengapa Rasulullah SAW Memuji Negeri Yaman? Ini Sejarahnya
Aktual
Jadwal dan Lokasi Layanan Legalisasi Buku Nikah, Tetap Buka Meski WFH
Jadwal dan Lokasi Layanan Legalisasi Buku Nikah, Tetap Buka Meski WFH
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com