Penulis
KOMPAS.com - Dalam kehidupan, setiap manusia pasti pernah menghadapi masalah berat. Ujian tersebut terkadang terasa begitu sulit hingga seakan tidak ada jalan keluar. Pada saat seperti inilah, Islam mengajarkan satu solusi paling utama, yaitu berdoa kepada Allah SWT.
Berdoa adalah bentuk ketundukan, penghambaan, dan penyerahan diri seorang hamba kepada Rabb-nya. Melalui doa, seorang mukmin mengakui keterbatasannya dan menggantungkan sepenuhnya pertolongan hanya kepada Allah SWT. Kesungguhan dalam berdoa inilah yang akan mendatangkan pertolongan dan kemudahan dari-Nya.
Rasulullah SAW sendiri telah mencontohkan berbagai doa yang dibaca ketika menghadapi masalah berat, kesempitan hidup, dan ujian yang menekan hati. Berikut ini adalah beberapa doa meminta pertolongan dan dimudahkan urusan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Baca juga: Doa Agar Hidup Berkah dan Beruntung dalam Segala Urusan
Doa ini berasal dari hadits yang diriwayatkan oleh Imam At Tirmidzi. Doa ini dibaca Rasulullah SAW ketika menghadapi perkara yang berat dan menyesakkan hati.
Bacaan Arab:
يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ، وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا
Bacaan Latin:
Ya hayyu ya qoyyum bi rahmatika astaghiits, wa ashlih lii sya’nii kullahu, wa laa takilnii ilaa nafsii tharfata ‘ainin abadan.
Artinya:
Wahai Rabb Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan. Perbaikilah seluruh urusanku dan jangan Engkau serahkan aku kepada diriku sendiri walau sekejap mata.
Baca juga: Doa Dimudahkan Segala Urusan, Lengkap dengan Bacaan Arab dan Artinya
Doa ini mengajarkan seorang Muslim untuk sepenuhnya bersandar kepada rahmat Allah SWT dan tidak mengandalkan kekuatan diri sendiri. Doa ini berasal dari hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Imam Ahmad.
Arab:
اللَّهُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُو فَلاَ تَكِلْنِى إِلَى نَفْسِى طَرْفَةَ عَيْنٍ، وَأَصْلِحْ لِى شَأْنِى كُلَّهُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ
Latin:
Allaahumma rahmataka arjuu fa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ainin, wa ashlih lii sya’nii kullahu, laa ilaaha illaa anta.
Artinya:
Ya Allah, hanya rahmat-Mu yang aku harapkan. Jangan Engkau serahkan urusanku kepada diriku sendiri walau sekejap mata. Perbaikilah seluruh urusanku. Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau.
Baca juga: 5 Doa Sedekah Subuh agar Rezeki Lancar dan Penuh Keberkahan
Al Karb berarti kesedihan, kesempitan, dan ujian yang sangat berat. Ketika menghadapi kondisi ini, Rasulullah SAW mengajarkan untuk membaca doa berikut.
Arab:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ العَظِيمُ الحَلِيمُ
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ العَرْشِ العَظِيمِ
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَرَبُّ الأَرْضِ وَرَبُّ العَرْشِ الكَرِيمِ
Latin:
Laa ilaaha illallahul ‘adziimul haliim.
Laa ilaaha illallahu rabbul ‘arsyil ‘adziim.
Laa ilaaha illallahu rabbus samaawaati wa rabbul ardhi wa rabbul ‘arsyil kariim.
Artinya:
Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Agung dan Maha Penyantun.
Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, Rabb pemilik ‘Arsy yang agung.
Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, Rabb langit, bumi, dan ‘Arsy yang mulia.
Baca juga: Doa Ketika Angin Kencang Datang agar Terhindar dari Bahaya
Menghadapi masalah berat adalah bagian dari ujian hidup setiap manusia. Namun, Islam mengajarkan bahwa doa adalah senjata orang beriman.
Dengan membaca doa-doa yang diajarkan Rasulullah SAW, hati menjadi lebih tenang, iman semakin kuat, dan keyakinan terhadap pertolongan Allah SWT pun semakin besar.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang