Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sholat Sunnah Rawatib: Pengertian, Niat, Waktu Pelaksanaan, dan Keutamaannya

Kompas.com, 28 Januari 2026, 17:19 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Sholat sunnah rawatib adalah salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam karena berkaitan langsung dengan sholat wajib lima waktu. Sholat ini dikerjakan sebelum (qabliyah) dan sesudah (ba’diyah) sholat fardhu dengan tujuan menyempurnakan kekurangan dalam sholat wajib serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam kehidupan sehari-hari, sholat sunnah rawatib menjadi amalan ringan namun memiliki keutamaan besar. Rasulullah SAW sendiri dikenal sangat menjaga sholat sunnah ini, baik ketika bermukim maupun dalam perjalanan, terutama sholat qabliyah Subuh.

Baca juga: Panduan Lengkap Sholat Sunnah Rawatib: Niat, Tata Cara, dan Jumlah Rakaatnya

Pengertian Sholat Sunnah Rawatib

Secara bahasa, rawatib berarti sholat-sholat yang dilakukan secara rutin dan terus-menerus. Secara istilah, sholat sunnah rawatib adalah sholat sunnah yang mengiringi sholat wajib, baik dikerjakan sebelum maupun sesudahnya.

Sholat rawatib terbagi menjadi dua:

  • Sholat sunnah qabliyah, yaitu sholat sunnah yang dikerjakan sebelum sholat wajib setelah masuk waktunya dan sebelum iqamah.
  • Sholat sunnah ba’diyah, yaitu sholat sunnah yang dikerjakan setelah selesai sholat wajib.

Sholat sunnah rawatib tidak sah jika dikerjakan sebelum masuk waktu sholat fardhu yang mengiringinya.

Hukum Sholat Sunnah Rawatib

Hukum sholat sunnah rawatib terbagi menjadi dua, yaitu sunnah muakkad dan sunnah ghairu muakkad.

1. Sholat Sunnah Rawatib Muakkad

Sunnah muakkad adalah sholat sunnah yang sangat dianjurkan karena Rasulullah SAW hampir tidak pernah meninggalkannya.

Imam an-Nawawi dalam Al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab menyatakan sholat sunnah rawatib termasuk sunnah muakkad yang sangat dianjurkan dan hampir tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW.

Sholat rawatib yang termasuk sunnah muakkad adalah:

  • 2 rakaat sebelum Subuh
  • 4 rakaat sebelum Dzuhur
  • 2 rakaat setelah Dzuhur
  • 2 rakaat setelah Maghrib
  • 2 rakaat setelah Isya’.

Baca juga: Sholat Sunah Rawatib, Amalan Pendamping Sholat Wajib yang Dianjurkan Rasulullah

2. Sholat Sunnah Rawatib Ghairu Muakkad

Sunnah ghairu muakkad adalah sholat sunnah yang dianjurkan, namun Rasulullah SAW tidak selalu mengerjakannya.

Yang termasuk sunnah ghairu muakkad:

  • 2 rakaat setelah Dzuhur
  • 4 rakaat sebelum Ashar
  • 2 rakaat sebelum Maghrib
  • 2 rakaat sebelum Isya’

Niat Sholat Sunnah Rawatib

Niat merupakan rukun sholat yang wajib ada dalam hati. Namun, melafalkannya boleh sebagai sarana membantu kekhusyukan.

1. Niat Sholat Rawatib Sebelum Subuh

Arab:

أَصَلَّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatash shubhi rak'ataini qobliyatan lillaahi ta'aala.

Artinya:

Aku niat mengerjakan sholat sunnah dua rakaat sebelum Subuh karena Allah Ta'ala.

Baca juga: Sholat Sunnah Rawatib: Waktu, Niat, dan Keutamaannya Lengkap

2. Niat Sholat Rawatib Sebelum Dzuhur

Sholat ini bisa dikerjakan dua rakaat dua salam atau empat rakaat satu salam.

Arab:

أَصَلَّى سُنَّةَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ (أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ) قَبْلِيَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatadzh dzhuhri rak'ataini (arba'a raka'aatin) qobliyatan lillaahi ta'aala.

Artinya:

Aku niat mengerjakan sholat sunnah dua rakaat (atau empat rakaat) sebelum Dzuhur karena Allah Ta'ala.

3. Niat Sholat Rawatib Setelah Dzuhur

Arab:

أَصَلَّى سُنَّةَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatadzh dzhuhri rak'ataini ba'diyatan lillahi ta'aala.

Artinya:

Aku niat mengerjakan sholat sunnah dua rakaat setelah Dzuhur karena Allah Ta'ala.

4. Niat Sholat Rawatib Sebelum Ashar

Arab:

أَصَلَّى سُنَّةَ الْعَصْرِ رَكْعَتَيْنِ (أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ) قَبْلِيَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatal 'ashri rak'ataini (arba'a raka'aatin) qobliyatan lillahi ta'aala.

Artinya:

Aku niat mengerjakan sholat sunnah dua rakaat (atau empat rakaat) sebelum Ashar karena Allah Ta'ala.

Baca juga: Niat Sholat Rawatib: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya

5. Niat Sholat Rawatib Sebelum Maghrib

Arab:

أَصَلَّى سُنَّةَ الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatal maghribi rak'ataini qobliyatan lillaahi ta'aala.

Artinya:

Aku niat mengerjakan sholat sunnah dua rakaat sebelum Maghrib karena Allah Ta'ala.

6. Niat Sholat Rawatib Setelah Maghrib

Arab:

أَصَلَّى سُنَّةَ الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatal maghribi rak'ataini ba'diyatan lillaahi ta'aala.

Artinya:

Aku niat mengerjakan sholat sunnah dua rakaat setelah Maghrib karena Allah Ta'ala.

7. Niat Sholat Rawatib Sebelum Isya’

Arab:

أَصَلَّى سُنَّةَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatal isyaa'i rak'ataini qobliyatan lillaahi ta'aala.

Artinya:

Aku niat mengerjakan sholat sunnah dua rakaat sebelum Isya’ karena Allah Ta'ala.

Baca juga: Niat Shalat Qabliyah Jumat Lengkap dengan Bacaan Arab, Latin, dan Artinya

8. Niat Sholat Rawatib Setelah Isya’

Arab:

أَصَلَّى سُنَّةَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatal isyaa'i rak'ataini ba'diyatan lillaahi ta'aala.

Artinya:

Aku niat mengerjakan sholat sunnah dua rakaat setelah Isya’ karena Allah Ta'ala.

Keutamaan Sholat Sunnah Rawatib

Berikut beberapa keutamaan besar sholat sunnah rawatib berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW:

1. Dibangunkan Rumah di Surga

Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa menjaga sholat sunnah dua belas rakaat dalam sehari semalam, maka Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga.” (HR. Tirmidzi)

2. Menyempurnakan Kekurangan Sholat Wajib

Sholat sunnah rawatib menjadi penyempurna apabila terdapat kekurangan dalam sholat fardhu.

“Jika sholat fardhu seorang hamba kurang sempurna, maka Allah berfirman: ‘Lihatlah apakah hamba-Ku memiliki sholat sunnah.’” (HR. Ibnu Majah)

Baca juga: Niat Sholat Qobliyah 5 Waktu: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya

3. Mendapat Rahmat Allah SWT

Khusus bagi yang menjaga sholat sunnah sebelum Ashar, Rasulullah SAW bersabda:

“Allah akan merahmati seseorang yang sholat empat rakaat sebelum Ashar.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Penutup

Sholat sunnah rawatib merupakan amalan ringan namun memiliki keutamaan luar biasa. Dengan menjaga sholat sunnah ini secara istiqamah, seorang muslim tidak hanya menyempurnakan sholat wajibnya, tetapi juga meraih pahala besar serta kedudukan mulia di sisi Allah SWT.

Semoga kita semua dimudahkan untuk mengamalkan sholat sunnah rawatib dalam kehidupan sehari-hari. Aamiin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
5 Doa Pendek Nisfu Sya'ban yang Bisa diamalkan Lengkap dengan Artinya
5 Doa Pendek Nisfu Sya'ban yang Bisa diamalkan Lengkap dengan Artinya
Doa dan Niat
Shalat Hajat: Panduan Lengkap dari Niat hingga Waktu Terbaik
Shalat Hajat: Panduan Lengkap dari Niat hingga Waktu Terbaik
Doa dan Niat
5 Ayat Ramadhan dalam Al Quran: Makna, Hikmah, dan Pesan Spiritualnya
5 Ayat Ramadhan dalam Al Quran: Makna, Hikmah, dan Pesan Spiritualnya
Doa dan Niat
Rahasia Doa Sapu Jagat, Minta Dunia dan Akhirat Sekaligus
Rahasia Doa Sapu Jagat, Minta Dunia dan Akhirat Sekaligus
Doa dan Niat
Libur Awal Puasa 2026 Anak Sekolah, Silakan Cek Jadwalnya
Libur Awal Puasa 2026 Anak Sekolah, Silakan Cek Jadwalnya
Aktual
Sholat Sunnah Rawatib: Pengertian, Niat, Waktu Pelaksanaan, dan Keutamaannya
Sholat Sunnah Rawatib: Pengertian, Niat, Waktu Pelaksanaan, dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Kemenag Ajukan ABT Rp 5,87 Triliun untuk Tunjangan Profesi Guru dan Dosen 2026, Cair Mulai Maret
Kemenag Ajukan ABT Rp 5,87 Triliun untuk Tunjangan Profesi Guru dan Dosen 2026, Cair Mulai Maret
Aktual
Berapa Hari Lagi Puasa 2026? Ini Hitungan Mundur dan Jadwalnya
Berapa Hari Lagi Puasa 2026? Ini Hitungan Mundur dan Jadwalnya
Aktual
3 Doa Berbuka Puasa dan Adabnya, Ini Rahasia Waktu Mustajab
3 Doa Berbuka Puasa dan Adabnya, Ini Rahasia Waktu Mustajab
Aktual
Shalat Taubat: Niat, Doa, dan Cara Ampuh Menghapus Dosa
Shalat Taubat: Niat, Doa, dan Cara Ampuh Menghapus Dosa
Doa dan Niat
Sejarah Ngabuburit di Indonesia: Dari Istilah Sunda Menjadi Tradisi Nusantara di Bulan Puasa
Sejarah Ngabuburit di Indonesia: Dari Istilah Sunda Menjadi Tradisi Nusantara di Bulan Puasa
Aktual
Berapa Hari Lagi Puasa Ramadhan 2026? Prediksi Awal dan Tips Persiapannya
Berapa Hari Lagi Puasa Ramadhan 2026? Prediksi Awal dan Tips Persiapannya
Aktual
Doa Pagi Hari: Amalan Sunnah Agar Hari Penuh Berkah dan Rezeki
Doa Pagi Hari: Amalan Sunnah Agar Hari Penuh Berkah dan Rezeki
Doa dan Niat
Nifas dalam Islam: Pengertian, Dalil, Hukum, dan Ketentuannya bagi Muslimah
Nifas dalam Islam: Pengertian, Dalil, Hukum, dan Ketentuannya bagi Muslimah
Doa dan Niat
Mudik Lebaran 2026 Ciptakan Silaturahmi Aman dan Nyaman
Mudik Lebaran 2026 Ciptakan Silaturahmi Aman dan Nyaman
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com