Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Ayat Ramadhan dalam Al Quran: Makna, Hikmah, dan Pesan Spiritualnya

Kompas.com, 28 Januari 2026, 18:53 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Ramadhan merupakan bulan spesial bagi umat Islam. Di bulan ini, Allah SWT mewajibkan umat-Nya untuk melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Dasar perintah puasa ini terdapat dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 183-187.

Ayat-ayat Al Quran ini menjelaskan detail tentang puasa, mulai dari dasar perintah puasa hingga tata cara melaksanakan puasa. Untuk memahami lebih mendalam mengenai ayat-ayat Al Quran tentang puasa, berikut penjelasan lengkapnya.

Baca juga: Ingin Rezeki Lancar, Amalkan Ayat Seribu Dinar

Ayat-ayat Ramadhan

Berikut ini 5 ayat Ramadhan yang terdapat dalam Al Quran.

1. Surat Al Baqarah Ayat 183: Perintah Puasa dan Tujuannya

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."

Inilah ayat Ramadhan paling populer dan dihafal di luar kepala oleh sebagian besar umat Islam. Ayat Al Quran tentang puasa ini menegaskan bahwa puasa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sarana pembentukan takwa.

Ibnu Katsir dalam tafsinya menjelaskan bahwa puasa melatih pengendalian hawa nafsu dan kepekaan spiritual manusia. Manusia harus meluruskan niat, menjauhkan diri dari perbuatan tercela, dan membersihkan diri lahir batin.

2. Surat Al Baqarah Ayat 184: Orang yang Mendapat Keringanan Tidak Puasa

أَيَّامًا مَّعْدُودَٰتٍ ۚ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى ٱلَّذِينَ يُطِيقُونَهُۥ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَن تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهُۥ ۚ وَأَن تَصُومُوا۟ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Artinya: "(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.

Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."

Ayat ini menjelasakan tentang tata cara puasa dan siapa saja yang mendapat keringanan untuk tidak mengerjakan puasa karena adanya udzur, meskipun tetap berpuasa menjadi pilihan terbaik.

Baca juga: Kumpulan Ayat-ayat Al Quran yang Bisa Menjadi Penyemangat Hidup

3. Surat Al Baqarah Ayat 185: Bulan Ramadhan Sebagai Bulan Turunnya Al Quran

شَهْرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلْقُرْءَانُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٍ مِّنَ ٱلْهُدَىٰ وَٱلْفُرْقَانِ ۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ ٱلشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ ٱللَّهُ بِكُمُ ٱلْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ ٱلْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا۟ ٱلْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا۟ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya: "(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).

Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.

Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur."

Ayat ini menjadi landasan mengapa Ramadhan identik dengan tadarus, tilawah, dan tadabbur Al-Qur’an. Menurut Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah, keterkaitan Ramadhan dan Al-Qur’an menunjukkan bahwa puasa bertujuan membersihkan jiwa agar siap menerima petunjuk Ilahi.

4. Surat Al Baqarah Ayat 186: Perintah Berdoa Saat Ramadhan

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا۟ لِى وَلْيُؤْمِنُوا۟ بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Artinya: "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran."

Ayat ini tidak berkaitan langsung dengan penjelasan mengenai bulan Ramadhan. Tetapi karena letaknya diantara ayat-ayat Ramadhan. Ibnu Katsir dan Al-Qurthubi menjelaskan bahwa penempatan ayat ini menunjukkan bahwa bulan Ramadhan adalah sebab paling kuat dikabulkannya doa.

Baca juga: Ayat-Ayat tentang Kematian dalam Al Quran untuk Dipahami dan Direnungkan

5. Surat Al Baqarah ayat 187: Bolehnya Berhubungan Badan di Malam Ramadhan


أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ ٱلصِّيَامِ ٱلرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَآئِكُمْ ۚ هُنَّ لِبَاسٌ لَّكُمْ وَأَنتُمْ لِبَاسٌ لَّهُنَّ ۗ عَلِمَ ٱللَّهُ أَنَّكُمْ كُنتُمْ تَخْتَانُونَ أَنفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنكُمْ ۖ فَٱلْـَٰٔنَ بَٰشِرُوهُنَّ وَٱبْتَغُوا۟ مَا كَتَبَ ٱللَّهُ لَكُمْ ۚ وَكُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ ٱلْخَيْطُ ٱلْأَبْيَضُ مِنَ ٱلْخَيْطِ ٱلْأَسْوَدِ مِنَ ٱلْفَجْرِ ۖ ثُمَّ أَتِمُّوا۟ ٱلصِّيَامَ إِلَى ٱلَّيْلِ ۚ وَلَا تُبَٰشِرُوهُنَّ وَأَنتُمْ عَٰكِفُونَ فِى ٱلْمَسَٰجِدِ ۗ تِلْكَ حُدُودُ ٱللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ ءَايَٰتِهِۦ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

Artinya: "Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu.

Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri'tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya.

Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa."

Ayat ini menjelaskan bahwa umat Islam tetap boleh melakukan hubungan suami istri di malam hari bulan Ramadhan. Ini merupakan bentuk kelonggaran dan bukti bahwa Allah SWT memahami fitrah manusia.

Penutup

Ayat-ayat Ramadhan dengan jelas menggambarkan bagaimana seharusnya bulan Ramadhan dikerjakan. Dalam ayat-ayat tersebut dijelaskan secara lengkap perintah, waktu, tata cara, dan keringanan yang diberikan selama bulan Ramadhan.

Dengan ayat-ayat ini, Allah SWT ingin memberikan gambaran yang jelas mengenai bulan mulia yang hanya datang satu tahun sekali sehingga umat Islam bisa memanfaatkannya secara optimal untuk beribadah dan berdoa sehingga pada akhirnya akan menjadi manusia yang bertakwa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Mudik Gratis 2026: Cara Dapat Tiket Bus, Kereta, dan Kapal Tanpa Bayar
Mudik Gratis 2026: Cara Dapat Tiket Bus, Kereta, dan Kapal Tanpa Bayar
Aktual
Sholat Dhuha: Waktu, Jumlah Rakaat, Niat, Tata Cara, dan Bacaan Dzikirnya
Sholat Dhuha: Waktu, Jumlah Rakaat, Niat, Tata Cara, dan Bacaan Dzikirnya
Doa dan Niat
'War' Tiket Mudik Gratis Jabar 2026 Dimulai, Simak Rute dan Cara Daftar via Sapawarga
"War" Tiket Mudik Gratis Jabar 2026 Dimulai, Simak Rute dan Cara Daftar via Sapawarga
Aktual
Ramadhan 2026 Makin Dekat! Promo Mudik Gratis, Diskon Tiket 30%, hingga Paket Bukber Hotel Mulai Rp 101 Ribu
Ramadhan 2026 Makin Dekat! Promo Mudik Gratis, Diskon Tiket 30%, hingga Paket Bukber Hotel Mulai Rp 101 Ribu
Aktual
Keutamaan Bulan Ramadhan: Memahami Tarhib Ramadhan, Makna “Marhaban Ya Ramadhan”, dan Meluruskan Istilah “Tahrib Ramadhan”
Keutamaan Bulan Ramadhan: Memahami Tarhib Ramadhan, Makna “Marhaban Ya Ramadhan”, dan Meluruskan Istilah “Tahrib Ramadhan”
Aktual
7 Inspirasi Model Baju Lebaran Simple tapi Elegan yang Bisa Jadi Pilihanmu
7 Inspirasi Model Baju Lebaran Simple tapi Elegan yang Bisa Jadi Pilihanmu
Aktual
Arab Saudi Pesan 20 Kereta Cepat Haramain Baru, Kapasitas Penumpang Meningkat
Arab Saudi Pesan 20 Kereta Cepat Haramain Baru, Kapasitas Penumpang Meningkat
Aktual
Tren Baju Lebaran 2026, Rompi Lepas Jadi Favorit
Tren Baju Lebaran 2026, Rompi Lepas Jadi Favorit
Aktual
Jadwal Sholat Hari Ini Kota Medan Rabu, 11 Februari 2026
Jadwal Sholat Hari Ini Kota Medan Rabu, 11 Februari 2026
Aktual
Jadwal Sholat Hari Ini Kota Bandung Rabu, 11 Februari 2026
Jadwal Sholat Hari Ini Kota Bandung Rabu, 11 Februari 2026
Aktual
Jadwal Sholat Hari Ini Kota Yogyakarta Rabu, 11 Februari 2026
Jadwal Sholat Hari Ini Kota Yogyakarta Rabu, 11 Februari 2026
Aktual
Jadwal Sholat Hari Ini Kota Semarang Rabu, 11 Februari 2026
Jadwal Sholat Hari Ini Kota Semarang Rabu, 11 Februari 2026
Aktual
Jadwal Sholat Hari Ini Kota Jakarta Rabu, 11 Februari 2026
Jadwal Sholat Hari Ini Kota Jakarta Rabu, 11 Februari 2026
Aktual
Jadwal Sholat Hari Ini Kota Surakarta Rabu, 11 Februari 2026
Jadwal Sholat Hari Ini Kota Surakarta Rabu, 11 Februari 2026
Aktual
Jadwal Sholat Hari Ini Kota Bekasi Rabu, 11 Februari 2026
Jadwal Sholat Hari Ini Kota Bekasi Rabu, 11 Februari 2026
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com