Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Nisfu Syaban 2026 dan Waktu Mengamalkannya

Kompas.com, 31 Januari 2026, 22:27 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Malam Nisfu Syaban selalu menghadirkan suasana batin yang berbeda bagi banyak Muslim.

Di Indonesia, tradisi membaca doa Nisfu Syaban menjadi amalan yang dinanti karena diyakini sebagai momentum istimewa untuk memohon ampunan, keberkahan umur, dan kelapangan rezeki.

Secara kalender Hijriah, Nisfu Syaban adalah malam tanggal 15 bulan Syaban. Sejumlah ulama menjelaskan bahwa malam ini termasuk waktu yang memiliki keutamaan, sebagaimana tercantum dalam sejumlah hadis yang diriwayatkan para perawi tepercaya.

Baca juga: Doa Malam Nisfu Syaban Lengkap: Arab, Latin, Arti, dan Tuntunannya

Dalam kitab Ibnu Majah, terdapat riwayat dari Mu’adz bin Jabal bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Allah melihat seluruh makhluk-Nya pada malam Nisfu Syaban, lalu Dia mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan (dendam).”

Riwayat ini juga diperkuat oleh hadis-hadis lain yang dinilai hasan oleh sebagian ulama, di antaranya dikutip oleh Ibnu Hibban dalam kitab sahihnya.

Hadis-hadis tersebut menjadi dasar bahwa malam Nisfu Syaban adalah waktu yang sangat baik untuk memperbanyak doa dan istighfar.

Kapan Malam Nisfu Syaban 2026?

Lalu pertanyaannya kemudian kapan malam Nisfu Syaban 2026?

Berdasarkan kalender Hijriah global dan perhitungan rukyat–hisab, tanggal 15 Syaban 1447 H diperkirakan bertepatan dengan Selasa, 3 Februari 2026.

Karena dalam penanggalan Islam malam mendahului siang, maka malam Nisfu Syaban 2026 dimulai sejak Maghrib pada Senin, 2 Februari 2026 hingga menjelang Subuh Selasa, 3 Februari 2026.

Pada rentang waktu inilah umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, istighfar, membaca Al-Qur’an, serta memperbaiki hubungan dengan sesama.

Pandangan Ulama tentang Amalan Nisfu Syaban

Imam besar ahli hadis Ibnu Rajab al-Hanbali dalam kitab Lathāif al-Ma‘ārif menjelaskan bahwa para tabi’in di wilayah Syam seperti Khalid bin Ma’dan dan Makhul sangat memuliakan malam Nisfu Syaban. Mereka memperbanyak ibadah, doa, dan membaca Al-Qur’an pada malam tersebut.

Menurut Ibnu Rajab, tradisi menghidupkan malam Nisfu Syaban dengan ibadah memiliki dasar praktik dari generasi awal Islam (salaf), meski bentuk amalan bisa berbeda-beda dan tidak dibatasi pada ritual tertentu.

Teks Doa Nisfu Syaban yang Populer Dibaca

Doa yang banyak dibaca umat Islam di malam Nisfu Syaban dihimpun dalam kitab-kitab doa klasik. Salah satunya termuat dalam Ihya’ Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali.

Berikut penggalan doa yang populer:

Arab:

اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الْكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُومًا أَوْ مَطْرُودًا أَوْ مُقَتَّرًا عَلَيَّ فِي الرِّزْقِ، فَامْحُ اللَّهُمَّ بِفَضْلِكَ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَطَرْدِي وَاقْتَارَ رِزْقِي، وَأَثْبِتْنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الْكِتَابِ سَعِيدًا مَرْزُوقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ…

Latin:

Allahumma in kunta katabtani ‘indaka fi ummil kitabi syaqiyyan au mahrūman au mutharradan au muqtaran ‘alayya fir-rizqi, famhu Allahumma bi fadhlika syaqāwati wa hirmāni wa thardī wa iqtāra rizqī, wa atsbitnī ‘indaka fī ummil kitābi sa‘īdan marzūqan muwaffaqan lil-khairāt…

Artinya:

“Ya Allah, jika Engkau telah menetapkan aku di sisi-Mu dalam Ummul Kitab (Lauh Mahfuzh) sebagai orang yang celaka, atau terhalang (dari rahmat-Mu), atau terusir, atau disempitkan rezekinya, maka hapuslah—wahai Allah dengan karunia-Mu—kesengsaraanku, keterhalanganku, keterusiranku, dan kesempitan rezekiku. Dan tetapkanlah aku di sisi-Mu dalam Ummul Kitab sebagai orang yang bahagia, diberi rezeki, dan diberi taufik untuk melakukan berbagai kebaikan.”

Doa ini berisi permohonan agar catatan takdir yang buruk dihapuskan dan diganti dengan kebaikan, rezeki yang lapang, serta keberuntungan dalam amal saleh.

Waktu dan Cara Mengamalkan

Para ulama menekankan bahwa doa Nisfu Syaban tidak harus dibaca dengan tata cara khusus. Ia dapat dibaca setelah shalat Maghrib, setelah shalat Isya, atau saat qiyamul lail.

Baca juga: Kapan Malam Nisfu Syaban 2026? Ini Jadwal, Keutamaan, dan Amalan yang Dianjurkan

Yang utama adalah menghadirkan hati, memperbanyak istighfar, dan memperbaiki hubungan dengan sesama, karena salah satu penghalang ampunan pada malam ini adalah permusuhan.

Dengan demikian, doa Nisfu Syaban 2026 bukan sekadar tradisi, tetapi memiliki landasan riwayat dan praktik ulama salaf.

Malam ini menjadi kesempatan emas untuk memulai lembaran baru sebelum memasuki Ramadhan, dengan hati yang lebih bersih dan harapan yang lebih baik di hadapan Allah SWT.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar