Editor
KOMPAS.com - Saat dihadapkan pada pilihan penting, tidak sedikit orang merasa bingung, ragu, bahkan khawatir mengambil keputusan yang keliru.
Dalam ajaran Islam, salah satu ikhtiar yang dianjurkan ketika mengalami kondisi tersebut adalah melaksanakan shalat istikharah untuk memohon petunjuk kepada Allah SWT.
Shalat sunnah dua rakaat ini dilakukan sebagai bentuk tawakal agar diberikan pilihan terbaik dan dijauhkan dari keputusan yang membawa keburukan.
Baca juga: Tata Cara Shalat Istisqa Lengkap: Niat, Bacaan Arab, Doa Memohon Hujan
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut tata cara pelaksanaan shalat istikharah sebagaimana diajarkan Nabi Muhammad SAW.
Shalat istikharah merupakan salah satu ibadah sunnah yang dikerjakan ketika seseorang sedang dihadapkan pada pilihan dan ingin mengambil keputusan penting.
Baca juga: Kumpulan Doa Agar Segala Urusan Dilancarkan Lengkap Arab Latin Arti
Shalat istikharah dilaksanakan sebanyak dua rakaat dengan satu kali salam.
Melalui shalat ini, seorang muslim memohon petunjuk kepada Allah SWT agar diberikan pilihan terbaik, memperoleh ketenangan hati, terhindar dari rasa bimbang dan khawatir, serta mendapatkan ridha-Nya.
Tujuan utama shalat istikharah adalah memohon petunjuk dan pertolongan Allah SWT sebelum menentukan keputusan.
Setelah melaksanakan shalat, umat Islam dianjurkan membaca doa istikharah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW sebagai permohonan agar diberi pilihan terbaik dan dijauhkan dari segala marabahaya.
Anjuran melaksanakan shalat istikharah dijelaskan dalam hadis berikut.
"Rasulullah SAW mengajari kami shalat istikharah dalam setiap perkara atau urusan yang kami hadapi, sebagaimana Beliau mengajarkan kami suatu surat dari al-Qur’an. Beliau berkata: ‘Jika salah seorang di antara kalian berniat dalam suatu urusan, maka lakukanlah shalat dua rakaat yang bukan shalat wajib, kemudian berdoalah…’". (HR. al-Bukhari)
Dalam Islam, shalat istikharah memiliki keutamaan yang besar karena mengajarkan umat Muslim untuk berserah diri dan mempercayai petunjuk serta ketetapan Allah SWT.
Shalat istikharah diawali dengan membaca niat berikut.
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْاِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushallî sunnatal istikharati rak’ataini lillahi ta’ala.
Artinya, “Aku berniat shalat sunnah istikharah dua rakaat karena Allah ta’ala.”
Shalat istikharah dilakukan sebagaimana shalat sunnah dua rakaat dengan urutan berikut.
Setelah selesai melaksanakan shalat, bacalah doa istikharah sebagai permohonan agar Allah SWT memberikan pilihan terbaik dalam keputusan yang akan diambil.
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ
LAtin : Allahumma inni astakhiruka bi ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlikal adzim, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa talamu wa laa alamu, wa anta allaamul ghuyub. Allahumma inkunta talamu hadzal amro (menyebutkan persoalannya) khoirun lii fii diinii wa maasyi wa aqibati amrii faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi. Wa in kunta talamu anna hadzal amro syarrun lii fii fiinii wa maasyi wa aqibati amrii fasrifhu anni wasrifni anhu waqdur liyalkhoiro haytsu kaana tsumma ardinii bih.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepada-Mu dengan ilmu pengetahuan-Mu dan aku mohon kekuasaan-Mu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaan-Mu. Aku mohon sesuatu kepada-Mu dari anugerah-Mu Yang Maha Agung. Sesungguhnya, Engkau Maha Kuasa, sedang aku tidak kuasa; Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya; dan Engkau adalah Maha Mengetahui hal yang gaib. Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (sebut di sini keperluan Anda) lebih baik dalam agamaku dan akibatnya terhadap diriku (di dunia atau akhirat), sukseskanlah untukku, mudah- kan jalannya, kemudian berilah berkah. Akan tetapi, apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama, perekonomian, dan akibatnya kepada diriku maka singkirkan persoalan tersebut, dan jauhkan aku darinya, takdirkan kebaikan untukku di mana saja kebaikan itu berada, kemudian berilah kerelaan-Mu kepadaku.”
Setelah membaca doa istikharah, dianjurkan menyampaikan hajat atau keinginan kepada Allah SWT.
Apabila perkara tersebut merupakan takdir yang baik, Allah SWT akan memberikan petunjuk serta kemudahan.
Sebaliknya, apabila bukan yang terbaik, Allah SWT akan mengarahkan kepada jalan lain meskipun terkadang tidak sesuai dengan keinginan manusia.
Pada dasarnya tidak ada batasan khusus kapan shalat istikharah dilaksanakan.
Shalat ini dapat dikerjakan kapan saja ketika seseorang membutuhkan petunjuk dalam mengambil keputusan.
Namun, shalat sunnah tidak dianjurkan dilakukan saat matahari terbit, tepat di tengah hari, dan ketika matahari terbenam.
Waktu yang paling dianjurkan adalah pada sepertiga malam sebagaimana kebiasaan Rasulullah SAW.
Adapun pembagian waktu sepertiga malam sebagai berikut.
Ketiga waktu ini dinilai sangat mustajab untuk melaksanakan shalat istikharah dan memanjatkan doa.
Meski demikian, apabila berada dalam kondisi mendesak, para ulama sepakat bahwa shalat istikharah tetap dapat dilaksanakan.
Melaksanakan shalat istikharah pada malam hari memberikan suasana yang lebih tenang sehingga ibadah dapat dilakukan dengan lebih khusyuk karena aktivitas telah berkurang.
Shalat istikharah memiliki sejumlah keutamaan bagi umat Islam.
1. Terhindar dari pilihan yang salah
Seseorang memohon petunjuk kepada Allah SWT agar dimudahkan dalam menentukan pilihan sehingga terhindar dari kerugian dan penyesalan akibat mengambil keputusan tanpa melibatkan-Nya.
2. Memperkuat keyakinan dan kepercayaan
Melalui shalat istikharah, seorang muslim semakin yakin bahwa hanya Allah SWT yang mengetahui dan menetapkan pilihan terbaik dalam kehidupannya.
3. Terhindar dari rasa khawatir
Shalat istikharah membantu seseorang menenangkan hati dari keraguan dan rasa cemas dengan menerima segala ketetapan Allah SWT.
4. Mendekatkan diri kepada Allah SWT
Ibadah ini menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus mengakui bahwa hanya Dia yang mengetahui segala yang terbaik maupun yang buruk bagi hamba-Nya.
5. Dijauhkan dari godaan syaitan
Shalat istikharah juga menjadi bentuk permohonan perlindungan kepada Allah SWT agar dijauhkan dari godaan syaitan ketika mengambil keputusan penting.
Ketika dihadapkan pada keputusan yang sulit, shalat istikharah menjadi salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan bagi setiap muslim.
Dengan melaksanakan shalat istikharah dan membaca doa yang diajarkan Rasulullah SAW, seorang muslim berikhtiar memohon agar Allah SWT menunjukkan jalan terbaik, memberikan kemudahan, serta memberkahi setiap keputusan yang diambil.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang