Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Niat Sholat Qobliyah 5 Waktu: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya

Kompas.com, 16 Agustus 2025, 13:00 WIB
Add on Google
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Sholat qobliyah adalah sholat sunnah yang dilaksanakan sebelum sholat wajib. Sholat qobliyah secara umum dinamakan dengan sholat rawatib bersamaan dengan sholat ba’diyah.

Ada lima waktu mengerjakan sholat qobliyah, seperti halnya jumlah sholat wajib. Rincian sholat qobliyah adalah sholat qobliyah subuh, sholat qobliyah dzuhur, sholat qobliyah ashar, sholat qobliyah maghrib, dan sholat qobliyah isya’.

Baca juga: Niat Sholat Subuh Sendiri dan Berjamaah Lengkap dengan Keutamaannya

Hukum Mengerjakan Sholat Qobliyah

Hukum sholat qobliyah dibagi menjadi dua, yaitu sunnah muakkad dan sunnah ghairu muakkad. Sunnah muakkad adalah sholat sunnah yang sangat dianjurkan dan Rasulullah SAW rutin melaksanakannya.

Sementara sunnah ghairu muakkad artinya sunnah yang sesekali dikerjakan Rasulullah SAW tetapi tidak rutin.

Sholat qobliyah yang termasuk hukumnya sunnah muakkad adalah sholat qobliyah subuh dan sholat qobliyah dzuhur. Sedangkan sholat qobliyah ashar, sholat qobliyah maghrib, dan sholat qobliyah isya’ hukumnya ghairu muakkad.

Baca juga: Niat Sholat Isya’ Sendiri dan Berjamaah Lengkap dengan Keutamaannya

Jumlah Rakaat Sholat Qobliyah

Sholat qobliyah subuh, sholat qobliyah maghrib, dan sholat qobliyah isya’ berjumlah 2 rakaat.

Adapun sholat qobliyah dzuhur dan sholat qobliyah ashar berjumlah 4 rakaat. Meskipun tetap bisa dikerjakan 2 rakaat.

Niat Sholat Qobliyah

Berikut ini rincian niat sholat qobliyah:

Niat Sholat Qobliyah Subuh

Arab:

أَصَلَّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatash shubhi rak'ataini qobliyatan lillaahi ta'aala.

Artinya:

Aku niat mengerjakan sholat sunnah dua rakaat sebelum Subuh karena Allah Ta'ala.

Baca juga: Niat dan Doa Sholat Hajat: Lengkap Teks Arab, Latin, dan Artinya

Niat Sholat Qobliyah Dzuhur

Sholat rawatib sebelum dzuhur bisa dikerjakan dengan dua salam maupun satu salam. Kalau satu salam berarti niatnya pakai yang arba’a raka’atin.

Arab:

أَصَلَّى سُنَّةَ الظهرِ رَكْعَتَيْنِ (أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ) قَبْلِيَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatadzh dzhuhri rak'ataini (arba'a raka'aatin) qobliyatan lillaahi ta'aala.

Artinya:

Aku niat mengerjakan sholat sunnah dua rakaat (atau empat rakaat) sebelum Dzuhur karena Allah Ta'ala.

Niat Sholat Qobliyah Ashar

Arab:

أَصَلَّى سُنَّةَ الْعَصْرِ رَكْعَتَيْنِ (أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ) قَبْلِيَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatal 'ashri rak'ataini (arba'a raka'aatin) qobliyatan lillahi ta'aala.

Artinya:

Aku niat mengerjakan sholat sunnah dua rakaat (atau empat rakaat) sebelum Ashar karena Allah Ta'ala.

Baca juga: Niat Sholat Taubat dan Tata Caranya Sesuai Sunnah Nabi

Niat Sholat Qobliyah Maghrib

Arab:

أَصَلَّى سُنَّةَ المَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatal maghribi rak'ataini qobliyatan lillaahi ta'aala.

Artinya:

Aku niat mengerjakan sholat sunnah dua rakaat sebelum Maghrib karena Allah Ta'ala.

Niat Sholat Qobliyah Isya’

Arab:

أَصَلَّى سُنَّةَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْن قَبْلِيَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatal isyaa'i rak'ataini qobliyatan lillaahi ta'aala

Artinya:

Aku niat mengerjakan sholat sunnah dua rakaat sebelum Isya karena Allah Ta'ala.

Baca juga: Niat Sholat Dzuhur Sendiri dan Berjamaah: Arab, Latin, dan Artinya

Keutamaan Sholat Qobliyah

Sholat qobliyah mempunyai keutamaan-keutamaan yang luar biasa.

Sholat Qobliyah Ashar Mendatangkan Rahmat Allah

Rutin mengerjakan sholat qobliyah ashar sebanyak 4 rakaat akan mendatangkan rahmat Allah.

Rasulullah SAW berabda: “Semoga Allah merahmati seseorang yang shalat empat rakaat sebelum Ashar.” (H.R. Ahmad, Abu Daud, dan Tirmidzi).

Sholat Qobliyah Subuh Lebih Baik dari Dunia Seisinya

Sholat qobliyah subuh termasuk sholat sunnah yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah. Sholat qobliyah subuh dikenal pula sebagai sholat fajar. Pahalanya sangat luar biasa, yaitu lebih baik dari sunia seisinya.

“Dua raka’at fajar (shalat sunnah qobliyah shubuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (H.R. Muslim).

Menyempurnakan Sholat Wajib

“Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalat fardhu. Itu pun jika sang hamba menyempurnakannya. Jika tidak, maka disampaikan, “Lihatlah oleh kalian, apakah hamba itu memiliki amalan (shalat) sunnah?” Jika ingin memiliki amalan shalat sunnah, sempurnakan amalan shalat fardhu dengan amal shalat sunnahnya. Kemudian, perlakukanlah amal-amal fardhu lainnya seperti tadi.” (H.R. Ibnu Majah).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Jumlah Bus Shalawat akan Dikurangi Bertahap Seiring Pulangnya Jemaah Haji ke Tanah Air
Jumlah Bus Shalawat akan Dikurangi Bertahap Seiring Pulangnya Jemaah Haji ke Tanah Air
Aktual
MUBES NU DIY Dorong Reformasidi Tubuh NU, Soroti Kepemimpinan hingga Kemandirian Organisasi
MUBES NU DIY Dorong Reformasidi Tubuh NU, Soroti Kepemimpinan hingga Kemandirian Organisasi
Aktual
12 Kloter Telah Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj Tegaskan Larangan Bawa Zamzam di Koper
12 Kloter Telah Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj Tegaskan Larangan Bawa Zamzam di Koper
Aktual
Kepulangan Jemaah Haji 2026, Keluarga Diminta Tidak Menjemput di Bandara Soekarno-Hatta
Kepulangan Jemaah Haji 2026, Keluarga Diminta Tidak Menjemput di Bandara Soekarno-Hatta
Aktual
Pemerintah Didorong Percepat Pelunasan Haji Khusus 2027, Ini Alasannya
Pemerintah Didorong Percepat Pelunasan Haji Khusus 2027, Ini Alasannya
Aktual
Kloter Pertama Mulai Dipulangkan, 445 Jemaah Embarkasi Batam Diberangkatkan ke Tanah Air
Kloter Pertama Mulai Dipulangkan, 445 Jemaah Embarkasi Batam Diberangkatkan ke Tanah Air
Aktual
Timwas Haji DPR Usulkan Lembaga Resmi Badal Haji untuk Cegah Praktik Ilegal
Timwas Haji DPR Usulkan Lembaga Resmi Badal Haji untuk Cegah Praktik Ilegal
Aktual
Jemaah Haji Aceh Wafat di Tanah Suci Bertambah Jadi Enam Orang
Jemaah Haji Aceh Wafat di Tanah Suci Bertambah Jadi Enam Orang
Aktual
 Seorang Jemaah Haji Asal Bengkulu Wafat, Jenazah akan Dimakamkan di Makkah
Seorang Jemaah Haji Asal Bengkulu Wafat, Jenazah akan Dimakamkan di Makkah
Aktual
Dua Jemaah Haji Bengkulu Masih Dirawat di RS Arab Saudi Jelang Kepulangan ke Tanah Air
Dua Jemaah Haji Bengkulu Masih Dirawat di RS Arab Saudi Jelang Kepulangan ke Tanah Air
Aktual
Hati-hati Menasabkan Anak di Luar Nikah kepada Orang Tua Angkat demi Administrasi
Hati-hati Menasabkan Anak di Luar Nikah kepada Orang Tua Angkat demi Administrasi
Aktual
Hukum Menikahi Wanita Hamil Menurut 4 Mazhab, Begini Pendapat Ulama
Hukum Menikahi Wanita Hamil Menurut 4 Mazhab, Begini Pendapat Ulama
Aktual
Hukum Menikah dalam Keadaan Hamil dalam Islam, Sah atau Tidak? Ini Penjelasannya
Hukum Menikah dalam Keadaan Hamil dalam Islam, Sah atau Tidak? Ini Penjelasannya
Aktual
Kisah Haru Jemaah Haji Indonesia, Menangis di Arafah hingga Rindu Peluk Keluarga
Kisah Haru Jemaah Haji Indonesia, Menangis di Arafah hingga Rindu Peluk Keluarga
Aktual
Kabar Duka, Sesepuh Ponpes Buntet KH Adib Rofiuddin Izza Wafat
Kabar Duka, Sesepuh Ponpes Buntet KH Adib Rofiuddin Izza Wafat
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com