Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dzikir Pagi dan Petang, Amalan Rasulullah untuk Mendapat Perlindungan dan Keberkahan

Kompas.com, 15 Oktober 2025, 07:45 WIB
Add on Google
Khairina

Editor

KOMPAS.com-Setiap muslim tentu berharap hidupnya selalu diberkahi dan dilindungi oleh Allah SWT.

Salah satu amalan yang diajarkan Rasulullah SAW untuk meraih ketenangan dan keberkahan adalah memperbanyak dzikir di waktu pagi dan petang.

Dilansir dari laman Muhammadiyah, dzikir pagi dan petang tidak hanya menentramkan hati, tetapi juga menjadi pelindung dari berbagai keburukan yang tidak terlihat.

Oleh karena itu, penting bagi setiap muslim untuk mengamalkan dzikir yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW agar setiap langkah hidup senantiasa dalam lindungan dan rahmat Allah SWT.

Baca juga: Doa dan Dzikir Umrah Lengkap, dari Perjalanan hingga Ibadah di Tanah Suci

Dzikir yang Dianjurkan Rasulullah SAW di Waktu Pagi dan Petang

1. Dzikir Allahumma anta rabbii... (HR. Al-Bukhari)

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ...

Artinya:
"Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tiada sesembahan selain Engkau. Engkaulah yang menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berusaha memenuhi janji dan sumpah kepada-Mu sekuat kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan perbuatanku. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau."

2. Dzikir Allahumma bika ashbahna... (HR. Al-Bukhari)

اللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ أَمْسَيْنَا...

Artinya:
"Ya Allah, karena-Mu kami memasuki waktu pagi dan karena-Mu kami memasuki waktu petang, karena-Mu kami hidup dan karena-Mu kami mati, dan hanya kepada-Mu kami akan kembali."

Baca juga: Tata Cara Sholat Witir Lengkap: Jumlah Rakaat, Dzikir, dan Doanya

3. Dzikir Ashbahna ‘ala fitratil Islam... (HR. Ahmad)

أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ الإِسْلَامِ...

Artinya:
"Kami memasuki waktu pagi dalam keadaan fitrah Islam, dengan kalimat tauhid, dan tetap di atas agama Nabi kami Muhammad SAW, serta berada di atas ajaran Nabi Ibrahim yang lurus lagi muslim, dan ia tidak termasuk golongan orang-orang musyrik."
(Pada sore hari, kata ashbahna diganti menjadi amsaina.)

4. Dzikir Allahumma inni as’aluka al-‘afiyah... (HR. Abu Dawud)

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ...

Artinya:
"Ya Allah, aku memohon kepada-Mu keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, berilah aku ampunan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga, dan harta. Ya Allah, tutupilah kekuranganku dan amankanlah aku dari rasa takut. Jagalah aku dari depan, belakang, kanan, kiri, dan dari atas. Aku berlindung kepada-Mu agar tidak diserang dari bawah."

5. Dzikir Allahumma ‘afini fi badani...

اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي...

Artinya:
"Ya Allah, selamatkan tubuhku, pendengaranku, dan penglihatanku. Tiada tuhan selain Engkau. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran, kefakiran, dan siksa kubur. Tiada Tuhan selain Engkau."

Baca juga: Bacaan Doa dan Dzikir agar Diberikan ketenangan Hati dan Pikiran

6. Dzikir Ashbahna wa ashbaha al-mulku lillah... (HR. Muslim)

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ...

Artinya:
"Kami memasuki waktu pagi dan seluruh kerajaan hanya milik Allah. Segala puji bagi-Nya, tiada sekutu bagi-Nya. Hanya milik-Nya kekuasaan dan segala pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, aku memohon kebaikan hari ini dan kebaikan sesudahnya, serta berlindung dari keburukan hari ini dan keburukan sesudahnya. Ya Allah, lindungilah aku dari kemalasan, kepikunan, azab neraka, dan siksa kubur."
(Untuk sore hari, kata ashbahna diganti menjadi amsaina.)

7. Dzikir Radhitu billahi rabba... (HR. At-Tirmidzi)

رَضِيْتُ بِاللَّهِ رَبِّاً...

Artinya:
"Aku ridha Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Nabi Muhammad SAW sebagai Nabiku."

8. Dzikir Ya hayyu ya qayyum... (HR. Al-Hakim)

يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْث...

Artinya:
"Wahai Tuhan Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan. Perbaikilah seluruh urusanku dan jangan biarkan aku sendiri walau sekejap mata."

Baca juga: Adab Bangun Tidur Menurut Imam Al Ghazali, Lengkap dengan Doa dan Dzikir

9. Dzikir Subhanallah wa bihamdihi... (HR. Muslim)

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ عَدَدَ خَلْقِهِ...

Artinya:
"Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya, sebanyak ciptaan-Nya, sejauh keridhaan-Nya, seberat timbangan ‘Arsy-Nya, dan sebanyak tinta kalimat-Nya."
(Dibaca tiga kali di pagi dan petang hari.)

10. Dzikir Bismillahil-ladzi la yadurru... (HR. At-Tirmidzi)

بِسْمِ اللهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ...

Artinya:
"Dengan nama Allah, tiada sesuatu pun di langit dan di bumi yang dapat membahayakan bila disertai nama-Nya. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
(Dibaca tiga kali di pagi dan petang hari.)

Makna Dzikir Pagi dan Petang

Mengamalkan dzikir pagi dan petang adalah bentuk pengakuan bahwa manusia tidak berdaya tanpa pertolongan Allah SWT. Dzikir menjadi sarana untuk menenangkan hati sekaligus menguatkan iman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Dengan membiasakan diri berdzikir, seorang muslim menyadari bahwa segala kebaikan, keselamatan, dan keberkahan hanya berasal dari Allah SWT. Dalam mengingat-Nya, terdapat ketenangan dan perlindungan sejati di dunia maupun akhirat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Talbiyah Tak Boleh Sembarangan! Ini Perbedaan Cara Bacanya untuk Laki-laki dan Perempuan
Talbiyah Tak Boleh Sembarangan! Ini Perbedaan Cara Bacanya untuk Laki-laki dan Perempuan
Aktual
Kabar Baik bagi Jemaah Haji! Arab Saudi Hadirkan Layanan Cek Kepadatan Tawaf Secara Real Time
Kabar Baik bagi Jemaah Haji! Arab Saudi Hadirkan Layanan Cek Kepadatan Tawaf Secara Real Time
Aktual
Situs Kuno Dekat Makkah Ungkap Jejak China di Tanah Arab
Situs Kuno Dekat Makkah Ungkap Jejak China di Tanah Arab
Aktual
Petugas Haji Diminta Percepat Layanan di Bandara Madinah, Fokus Fast Track
Petugas Haji Diminta Percepat Layanan di Bandara Madinah, Fokus Fast Track
Aktual
Isu Rekening Kas Masjid Dikelola Pemerintah Viral, Kemenag: Tidak Benar
Isu Rekening Kas Masjid Dikelola Pemerintah Viral, Kemenag: Tidak Benar
Aktual
PPIH Arab Saudi Siapkan 6.000 Bus untuk Angkut Jemaah Haji Indonesia 2026
PPIH Arab Saudi Siapkan 6.000 Bus untuk Angkut Jemaah Haji Indonesia 2026
Aktual
Warga dan Jemaah Haji di Arab Saudi Bisa Melihat Hujan Meteor Lyrid dengan Mata Telanjang
Warga dan Jemaah Haji di Arab Saudi Bisa Melihat Hujan Meteor Lyrid dengan Mata Telanjang
Aktual
Tradisi Peusijuek Antar Jemaah Haji Asal Aceh besar Sebelum Berangkat ke Tanah Suci
Tradisi Peusijuek Antar Jemaah Haji Asal Aceh besar Sebelum Berangkat ke Tanah Suci
Aktual
Kumpulan Doa Haji dan Umrah Lengkap: Arab, Latin, Arti Sesuai Sunnah
Kumpulan Doa Haji dan Umrah Lengkap: Arab, Latin, Arti Sesuai Sunnah
Aktual
Jemaah Haji Jawa Tengah Mulai Masuk Embarkasi, Dilayani Bertahap Lewat 96 Kloter
Jemaah Haji Jawa Tengah Mulai Masuk Embarkasi, Dilayani Bertahap Lewat 96 Kloter
Aktual
Calon Haji Embarkasi Lombok Meninggal Sebelum Berangkat, Kuota Haji NTB Dipastikan Tetap Penuh
Calon Haji Embarkasi Lombok Meninggal Sebelum Berangkat, Kuota Haji NTB Dipastikan Tetap Penuh
Aktual
Mengintip Menu Jemaah Haji di Dapur Katering Madinah, Tempe Jadi Andalan
Mengintip Menu Jemaah Haji di Dapur Katering Madinah, Tempe Jadi Andalan
Aktual
Faid ar-Rahman, Kitab Tafsir Karya Kyai Sholeh Darat yang Disebut Mempengaruhi Pemikiran RA Kartini
Faid ar-Rahman, Kitab Tafsir Karya Kyai Sholeh Darat yang Disebut Mempengaruhi Pemikiran RA Kartini
Aktual
Promosi Haji Palsu Merebak, Arab Saudi Ingatkan Bahaya Biro Ilegal
Promosi Haji Palsu Merebak, Arab Saudi Ingatkan Bahaya Biro Ilegal
Aktual
Kisah Siti Hajar, Keteguhan Perempuan dalam Ujian Keimanan
Kisah Siti Hajar, Keteguhan Perempuan dalam Ujian Keimanan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com