Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Keteladanan Rasulullah SAW: Lima Akhlak Utama Nabi yang Dicontohkan Umat Islam

Kompas.com, 20 November 2025, 12:21 WIB
Khairina

Editor

Sumber MUI

KOMPAS.com-Rasulullah Muhammad SAW menjadi sosok teladan sepanjang masa karena akhlak dan keteguhan pribadinya tercermin dalam seluruh aspek kehidupan.

Umat Islam menjadikan beliau sebagai contoh utama dalam bersikap, berakhlak, dan beribadah.

Allah SWT menegaskan keteladanan tersebut dalam firman-Nya pada Surah Al-Ahzab ayat 21:

كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ
“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah, hari Kiamat, dan banyak mengingat Allah.” 

Baca juga: Doa Perlindungan dari Siksa Kubur yang Diajarkan Nabi Muhammad SAW

Dilansir dari laman MUI, Imam Abul Faraj Abdurrahman bin Al-Jauzi dalam Shifat ash-Shafwah menjelaskan contoh keteladanan Rasulullah SAW dalam lima aspek utama. Berikut penjelasannya.

1. Rendah Hati dan Tidak Pernah Sombong

Kerendahan hati menjadi akhlak dasar yang selalu tampak pada diri Rasulullah SAW. Beliau tidak pernah meninggikan diri meskipun memiliki kemuliaan, kedudukan, dan keistimewaan sebagai utusan Allah.

Hadits riwayat Bukhari menjelaskan sikap tawaduk Nabi SAW:

عَنْ عُمَرَ… «لَا تُطْرُونِي كَمَا أَطْرَتْ النَّصَارَى عِيسَى… فَقُولُوا: عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ»
“Jangan berlebih-lebihan memujiku sebagaimana orang Nasrani menyanjung Isa bin Maryam. Aku hanyalah seorang hamba, maka sebutlah: hamba Allah dan Rasul-Nya.” (HR Bukhari)

Sikap tersebut menunjukkan bahwa kemuliaan sejati terletak pada kerendahan hati.

2. Lemah Lembut dalam Perkataan dan Perilaku

Akhlak Rasulullah SAW dikenal paling mulia dan penuh kelembutan. Beliau tidak pernah berperilaku kasar, tidak berteriak, dan tidak membalas keburukan dengan keburukan.

Aisyah RA menggambarkan akhlak Nabi dalam riwayat Imam Ahmad:

«لَمْ يَكُنْ فَاحِشًا وَلَا مُتَفَحِّشًا وَلَا صَخَّابًا… وَلَا يَجْزِي بِالسَّيِّئَةِ السَّيِّئَةَ، وَلَكِنْ يَعْفُو وَيَصْفَحُ»
“Beliau bukan orang yang buruk akhlaknya, bukan orang kasar, dan bukan orang yang suka berteriak di pasar. Beliau tidak membalas keburukan dengan keburukan. Beliau justru memaafkan dan bersikap lapang dada.”

Lemah lembut menjadi sikap yang melekat dalam seluruh interaksi Nabi SAW.

Baca juga: 11 Julukan Sahabat Utama Nabi Muhammad SAW

3. Penuh Cinta dan Kasih Sayang kepada Umat

Kecintaan Rasulullah SAW tercermin dari kelembutan beliau kepada sahabat dan kepeduliannya terhadap umat. Nabi sangat mengenal anak-anak dan memperhatikan kondisi mereka.

Salah satu contoh kasih sayang beliau dijelaskan dalam hadits berikut:

«إنِّي لَأَقُومُ إلى الصَّلَاةِ… فأسْمَعُ بُكَاءَ الصَّبِيِّ، فأتَجَوَّزُ… كَرَاهيةَ أنْ أشُقَّ علَى أُمِّهِ»
“Aku berdiri untuk salat dan berniat memperpanjangnya. Lalu aku mendengar tangis seorang anak kecil, maka aku mempercepat salat karena aku tahu ibunya pasti merasa khawatir.” (HR Bukhari dan Muslim)

Perhatian Nabi terhadap kenyamanan seorang ibu menunjukkan betapa luasnya kasih sayang beliau.

4. Toleran dan Sabar Menghadapi Gangguan

Rasulullah SAW memiliki sifat toleran dan sabar dalam menghadapi gangguan. Beliau mampu menerima situasi yang tidak menyenangkan dengan lapang dada.

Anas bin Malik RA meriwayatkan sebuah peristiwa ketika seorang Badui menarik sorban Nabi dengan kasar:

«فَالْتَفَتَ إِلَيْهِ… ثُمَّ ضَحِكَ، ثُمَّ أَمَرَ لَهُ بِعَطَاءٍ»
“Rasulullah menoleh, lalu tersenyum, dan memerintahkan agar memberikan sesuatu kepada Badui itu.” (HR Bukhari dan Muslim)

Sikap tersebut mencerminkan kemampuan Nabi untuk tetap tenang dan memberi kebaikan bahkan saat disakiti.

Baca juga: Aisyah: Istri Nabi Muhammad SAW Paling Banyak Meriwayatkan Hadits

5. Dermawan dan Tidak Takut Kekurangan

Kedermawanan Rasulullah SAW menjadi salah satu ciri utama kepribadian Nabi. Rasulullah senang memberi tanpa takut menjadi miskin.

Anas bin Malik RA meriwayatkan:

«إن محمدًا ليعطي عطاءً ما يخاف الفقر»
“Muhammad memberi dengan pemberian yang tidak membuatnya takut miskin.” (HR Muslim)

Kedermawanan Nabi membuat banyak orang tersentuh hingga akhirnya memeluk Islam.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Terkini Lainnya
Akad Nikah Tak Harus di KUA, Simak Aturan Terbarunya
Akad Nikah Tak Harus di KUA, Simak Aturan Terbarunya
Aktual
10 Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga Lengkap dengan Keutamaannya
10 Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga Lengkap dengan Keutamaannya
Doa dan Niat
Kasus Pandji Pragiwaksono, PBNU Bantah AMNU Wakili NU
Kasus Pandji Pragiwaksono, PBNU Bantah AMNU Wakili NU
Aktual
Khutbah Jumat Singkat: 4 Langkah Mewujudkan Impian Dalam Islam
Khutbah Jumat Singkat: 4 Langkah Mewujudkan Impian Dalam Islam
Doa dan Niat
Usai Wirid, Korban Banjir Bandang Ikrarkan Sumpah Tapanuli
Usai Wirid, Korban Banjir Bandang Ikrarkan Sumpah Tapanuli
Aktual
Kemenhaj Siapkan 600 Ton Bumbu Khas Indonesia untuk Haji 2026
Kemenhaj Siapkan 600 Ton Bumbu Khas Indonesia untuk Haji 2026
Aktual
Sedekah Subuh di Hari Jumat, Pahala Berlipat dan Mendapat Doa Malaikat
Sedekah Subuh di Hari Jumat, Pahala Berlipat dan Mendapat Doa Malaikat
Doa dan Niat
Masjid Negara IKN Siap Digunakan Menyambut Ramadan 1447 H, Kemenag Pastikan Fasilitas Lengkap
Masjid Negara IKN Siap Digunakan Menyambut Ramadan 1447 H, Kemenag Pastikan Fasilitas Lengkap
Aktual
Doa Sebelum Berhubungan Badan: Menambah Berkah dan Mendapat Pahala Sedekah
Doa Sebelum Berhubungan Badan: Menambah Berkah dan Mendapat Pahala Sedekah
Doa dan Niat
Rezeki Seret Meski Tahun Telah Berganti, Mungkin Ini yang Terjadi
Rezeki Seret Meski Tahun Telah Berganti, Mungkin Ini yang Terjadi
Doa dan Niat
Khutbah Jumat 9 Januari 2026: Belajar Keteguhan Iman dari Abu Bakar di Peristiwa Isra Mi'raj
Khutbah Jumat 9 Januari 2026: Belajar Keteguhan Iman dari Abu Bakar di Peristiwa Isra Mi'raj
Doa dan Niat
Pembangunan Kompleks Haji di Makkah, Sebagian Tower Diharapkan Bisa Dipakai 2028
Pembangunan Kompleks Haji di Makkah, Sebagian Tower Diharapkan Bisa Dipakai 2028
Aktual
Persiapan Haji 2026 Masuki Tahap Krusial, Kloter 221.000 Jemaah Mulai Disusun
Persiapan Haji 2026 Masuki Tahap Krusial, Kloter 221.000 Jemaah Mulai Disusun
Aktual
Salah Kaprah Mengamalkan Ayat Seribu Dinar, Bikin Tak Terasa Khasiatnya
Salah Kaprah Mengamalkan Ayat Seribu Dinar, Bikin Tak Terasa Khasiatnya
Doa dan Niat
Sayyidul Istighfar: Doa Penghapus Dosa dan Jalan Menuju Ampunan Allah
Sayyidul Istighfar: Doa Penghapus Dosa dan Jalan Menuju Ampunan Allah
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com