Editor
KOMPAS.com - Di saat banyak siswa mengubur mimpi kuliah karena takut mahal, Rektor UIN Datokarama Palu, Prof Lukman Thahir, justru mendatangi sekolah-sekolah dan membawa kabar yang menenangkan: UKT bisa diringankan, bahkan 2.200 mahasiswa bisa kuliah gratis.
Langkah tak biasa dilakukan Rektor UIN Datokarama Palu. Ia turun langsung ke MAN 1 Palu, MAN 2 Palu, dan MAN Insan Cendekia untuk menyosialisasikan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026.
Bukan sekadar promosi kampus. Pesannya jelas: jangan ada lagi anak muda Sulawesi Tengah yang mengurungkan niat kuliah hanya karena biaya.
Baca juga: UIN Bandung Tembus 5 Jurusan Hukum Terbaik di Indonesia
“Tidak boleh lagi ada generasi muda yang tidak kuliah. Pendidikan tinggi adalah kunci memutus rantai kemiskinan,” tegas Lukman, Minggu (25/1/2026).
Ia memastikan siswa tidak perlu takut mendaftar ke UIN Datokarama. Kampus menjamin pengayoman, pelayanan optimal, serta keringanan UKT bagi yang membutuhkan.
Yang paling menarik, UIN Datokarama mendapat amanah dari Pemprov Sulteng mengelola 2.200 kuota Beasiswa Program Berani Cerdas.
Artinya, ribuan anak muda Sulteng bisa kuliah tanpa bayar.
“Kuota ini harus dimanfaatkan. Ini kesempatan emas bagi generasi muda untuk meraih gelar sarjana,” ujarnya.
Baca juga: UIN Jakarta Kukuhkan 7 Profesor Baru, Kini Miliki 151 Guru Besar Terbanyak di PTKIN
Langkah ini sejalan dengan visi Pemprov Sulteng yang ingin meningkatkan kualitas SDM. Bahkan, sosialisasi PMB juga diperluas hingga sekolah-sekolah di Sulawesi Barat.
Gerakan Rektor turun langsung ke sekolah menjadi pesan kuat: akses pendidikan tinggi bukan hanya hak yang ditulis di undang-undang, tapi hak yang sedang diperjuangkan di lapangan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang