Editor
KOMPAS.com - Ramadhan selalu datang dengan rasa yang berbeda. Ada rindu yang diam-diam tumbuh, ada persiapan yang mulai disusun pelan-pelan, dan ada satu pertanyaan yang makin sering muncul di kepala banyak orang: puasa kurang berapa hari lagi?
Pertanyaan itu mulai ramai dicari setiap kali kalender mendekati bulan Sya’ban. Sebab bagi umat Muslim, Ramadhan bukan sekadar bulan biasa. Ia adalah bulan ibadah, bulan ampunan, bulan penuh berkah yang ditunggu setahun penuh.
Lalu, puasa tinggal berapa hari lagi? Berapa hari lagi puasa 2026? Mari kita hitung bersama.
Baca juga: Berapa Hari Lagi Puasa 2026: Imsak Bukan Sekadar Tanda Sahur
Berdasarkan kalender Hijriah global dan perhitungan astronomi, 1 Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Tanggal ini juga menjadi rujukan banyak lembaga dalam membuat kalender ibadah tahunan.
Artinya, jika hari ini Anda membaca artikel ini, Anda bisa langsung menghitung mundur menuju hari pertama puasa.
Misalnya:
Maka jawaban dari pertanyaan puasa 2026 hari lagi sangat tergantung pada hari Anda membaca ini. Namun patokannya jelas: 18 Februari 2026.
Agar lebih terasa, mari kita ubah hitungan hari menjadi minggu.
Dari 1 Januari 2026 ke 18 Februari 2026:
Dari 15 Januari 2026:
Dari 1 Februari 2026:
Hitungan minggu ini biasanya terasa lebih “cepat” dan membuat kita sadar bahwa Ramadhan sudah sangat dekat.
Fenomena pencarian seperti puasa kurang berapa hari, puasa tinggal berapa hari lagi, berapa hari lagi puasa 2026 dan puasa berapa hari lagi, bukan sekadar rasa penasaran pada tanggal. Ini tanda bahwa secara batin, banyak orang sudah mulai bersiap menyambut Ramadhan.
Sebab Ramadhan bukan hanya soal menahan lapar dan haus. Ia adalah momen:
Semua itu tidak bisa dipersiapkan mendadak saat sudah masuk 1 Ramadhan.
Biasanya, tanpa melihat kalender pun, ada tanda-tanda yang membuat kita sadar bahwa puasa sudah di depan mata:
Baca juga: Hitung Mundur Puasa 2026: Tinggal 20 Hari, Ini Persiapan Wajib
1. Jadwal imsakiyah mulai ramai dibagikan
2. Grup keluarga mulai membahas menu sahur
3. Masjid mulai mengumumkan persiapan tarawih
4. Toko-toko mulai menjual kurma dan sirup
5. Kata “Ramadhan” makin sering terdengar di media sosial
Dan yang paling terasa: hati mulai ingin lebih tenang.
Jika sekarang Anda bertanya berapa hari lagi 2026 puasa, sebenarnya ini waktu yang sangat ideal untuk mulai persiapan.
Beberapa hal kecil yang bisa mulai dilakukan dari sekarang:
Dengan begitu, saat Ramadhan datang, tubuh dan hati sudah siap.
Menghitung mundur membuat Ramadhan terasa nyata. Tidak lagi terasa “masih lama”, tetapi “sebentar lagi”.
Efeknya besar:
Karena sering kali yang membuat Ramadhan terasa cepat berlalu adalah kita yang terlambat memulainya dengan persiapan.
Banyak ulama menggambarkan Ramadhan seperti tamu agung yang datang setahun sekali. Tamu ini membawa hadiah:
Pertanyaannya bukan hanya puasa tinggal berapa hari lagi, tetapi:
sudah sejauh mana kita menyiapkan diri menyambutnya?
Coba ubah cara melihat hitungan hari.
Jika puasa kurang 30 hari lagi, artinya:
- Anda punya 30 hari untuk memperbaiki shalat
- 30 hari untuk mulai rutin baca Al-Qur’an
- 30 hari untuk berdamai dengan orang yang pernah berselisih
Jika puasa kurang 14 hari lagi:
- Sudah waktunya menata pola tidur
- Sudah waktunya mengurangi kebiasaan buruk
Jika puasa kurang 7 hari lagi:
- Saatnya benar-benar fokus menyambut Ramadhan
Ramadhan 2026 diprediksi jatuh di bulan Februari, saat cuaca di banyak wilayah Indonesia cenderung tidak terlalu panas.
Ini membuat ibadah puasa relatif lebih ringan secara fisik dibanding tahun-tahun ketika Ramadhan jatuh di musim kemarau panjang.
Baca juga: Puasa 2026 Kapan? Niat Puasa Baik Dibaca Setelah Tarawih atau Sahur?
Ini kesempatan emas untuk memaksimalkan ibadah tanpa terlalu terkendala kondisi cuaca.
Memang, penetapan resmi awal Ramadhan menunggu sidang isbat pemerintah. Namun persiapan diri tidak perlu menunggu pengumuman resmi.
Karena yang kita siapkan bukan tanggalnya, tapi diri kita.
Jawabannya tergantung hari ini. Tapi patokannya jelas:
18 Februari 2026 — Perkiraan awal puasa Ramadhan 1447 H.
Sekarang, coba lihat kalender Anda. Hitung mundur. Rasakan sendiri bahwa Ramadhan sudah sangat dekat.
Dan mungkin, pertanyaan yang lebih tepat bukan lagi “Puasa berapa hari lagi?” Tetapi “Sudah siapkah saya menyambutnya?”
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang