Editor
KOMPAS.com - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan, Sumatera Utara (Sumut), meminta seluruh petugas haji mengutamakan pelayanan kepada jamaah selama berada di Tanah Suci.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari pembekalan operasional haji 2026 bagi para petugas yang akan mendampingi jamaah Indonesia di Arab Saudi.
PPIH menekankan pentingnya pelayanan ibadah, kesehatan, hingga pendampingan jamaah selama pelaksanaan musim haji berlangsung.
Baca juga: Jemaah Haji NTB Diimbau Fokus Ibadah dan Tidak Sibuk Membuat Konten Medsos
Kekompakan dan koordinasi antarpetugas juga dinilai menjadi kunci utama demi memastikan jamaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman.
Ketua PPIH Embarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, mengatakan seluruh petugas haji harus menjadikan pelayanan kepada jamaah sebagai bentuk amal ibadah selama bertugas di Tanah Suci.
"Petugas harus utamakan pelayanan ibadah haji di Tanah suci sebagai amal jariah," ujar Zulkifli saat memberikan pembekalan dan pemantapan kepada petugas haji di Asrama Haji Medan, Jumat (1/5/2026), seperti dilansir dari Antara.
Baca juga: Jemaah Haji Diimbau Bijak Berbelanja untuk Hindari Over Bagasi Saat Berpindah dari Madinah ke Makkah
Zulkifli menjelaskan petugas yang mendapat pembekalan tidak hanya berasal dari PPIH Arab Saudi, tetapi juga Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), dan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).
Selain itu, pembekalan juga diberikan kepada tenaga paramedis kelompok terbang (kloter), ketua rombongan (Karom), ketua regu (Karu), dan petugas haji daerah (PHD) asal Sumatera Utara.
Data PPIH Embarkasi Medan mencatat sebanyak 5.990 calon haji, termasuk 68 petugas haji kloter asal Sumatera Utara, diberangkatkan ke Tanah Suci pada periode 22 April hingga 11 Mei 2026.
Menurut Zulkifli, seluruh petugas haji memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan jamaah memperoleh pelayanan terbaik selama operasional haji berlangsung.
"Ketua rombongan yang akan bertanggung jawab mendampingi dan mengoordinasikan jamaah calon haji selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah," kata Zulkifli.
Ia mengatakan pelayanan tersebut mencakup aspek ibadah, kesehatan, hingga pendampingan jamaah selama berada di Arab Saudi.
"Baik dari aspek ibadah, kesehatan maupun pendampingan selama operasional musim haji tahun ini berlangsung," kata dia.
Zulkifli yang juga menjabat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara menegaskan kekompakan dan koordinasi antarpersonel menjadi faktor penting dalam pelayanan jamaah.
Menurut dia, ketua rombongan dan ketua regu merupakan petugas yang paling sering bersentuhan langsung dengan jamaah di lapangan.
"Bapak dan ibu yang menjadi karom dan karu adalah orang-orang pilihan diberikan amanah melayani tamu Allah. Jalankan tugas ini penuh keikhlasan, kesabaran, dan tanggung jawab," tutur dia.
PPIH Embarkasi Medan berharap seluruh petugas mampu menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif bagi jamaah, terutama jamaah lanjut usia yang memiliki risiko kesehatan lebih tinggi.
"Semoga layanan yang kita berikan kepada jamaah calon haji menjadi nilai ibadah bagi kita semua," papar Zulkifli.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang