Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Takziyah: Doa, Keutamaan, dan Adab-adabnya

Kompas.com - 03/12/2025, 22:24 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Takziyah merupakan kegiatan berkunjung ke rumah orang yang meninggal dunia. Takziyah disebut juga dengan melayat. Tujuan takziyah adalah menyampaikan bela sungkawa dan menghibur keluarga yang ditinggalkan.

Takziyah berasal dari kata 'azza-yu'azzi yang artinya menghibur, menyabarkan, dan meringankan kesedihan. Secara istilah, takziyah adalah berkunjung ke tempat orang yang meninggal dunia dengan tujuan meringankan kesedihan orang yang ditinggal meninggal.

Baca juga: Doa untuk Orang Meninggal: Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Bacaan Doa Ketika Takziyah

Ada dua doa yang bisa dibaca ketika takziyah.

Doa Pertama

Berikut ini bacaan doa ketika bertakziyah seperti dikutip dari kitab Al Adzkar karya Imam Nawawi.

Arab:

أَعْظَمَ اللهُ أَجْرَكَ وَأَحْسَنَ عَزَاءَكَ وَغَفَرَ لِمَيِّتِكَ

Latin:

A‘zhamallaahu ajraka wa aḥsana ‘azaa-aka wa ghafara li mayyitika.

Artinya:

Semoga Allah membesarkan pahalamu (atas kesabaranmu), memperindah penghiburanmu, dan mengampuni jenazah (keluargamu) yang meninggal.

Baca juga: 4 Cara Berbakti kepada Orangtua yang Telah Meninggal

Doa Kedua

Doa ini berasal dari hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.

Arab:

إِنَّ لِلهِ تَعَالى مَا أَخَذَ وَلَهُ مَا أَعْطَى وَكُلُّ شَيْءٍ عِنْدَهُ بِأَجَلٍ مُسَمَّى فمُرْهَا فَلْتَصْبرْ وَلْتَحْتَسِبْ

Latin:

Inna lillaahi ta'aalaa maa akhadza wa lahu maa a’thaa wa kullu syai-in ‘indahu bi ajalin musammaa famurhaa faltashbir wal tahtasib.

Artinya:

Sesungguhnya Allah maha memiliki atas apa yang Dia ambil dan Dia berikan. Segala sesuatu mempunyai masa-masa yang telah ditetapkan di sisi-Nya. Hendaklah kamu bersabar dan mohon pahala (dari Allah).

Baca juga: Bacaan Niat Shalat Jenazah Laki-laki dan Perempuan Lengkap dengan Artinya

Selain doa ini, tentunya bisa juga mengucapkan bela sungkawa dan mendoakan keluarga yang ditinggalkan dengan bahasa Indonesia atau bahasa yang dipahami oleh keluarga yang ditinggalkan.

Keutamaan Bertakziyah

Bertakziyah mempunyai dua keutamaan berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW.

1. Mendapat Pahala Seperti Orang yang Terkena Musibah

Orang yang bertakziyah akan mendapatkan pahala seperti orang yang ditakziyahi atau orang yang terkena musibah.

مَنْ عَزَّى مُصَاباً فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ

Artinya: “Siapa saja yang bertakziah kepada orang yang terkena musibah, maka dia akan mendapat pahala seperti orang yang mendapat musibah tersebut.” (H.R. At Tirmidzi dan Al Baihaqi).

Baca juga: Tata Cara Sholat Jenazah Lengkap dengan Doa, Niat, dan Dalilnya

2. Dipakaikan Pakaian Keagungan di Akhirat

Keutamaan lain dari takziyah adalah memperoleh pakaian keagungan di akhirat kelak.

مَنْ عَزَّى ثَكْلَى كُسِيَ بُرْداً في الجَنَّةِ

Artinya: "Siapa saja yang bertakziah kepada orang yang kehilangan putranya, maka dia akan diberikan pakaian keagungan di surga.” (H.R. At Tirmidzi).

3. Berpotensi Mendapat Pahala 2 Qirath

Bila seseorang bertakziyah kemudian ikut shalat jenazah dan turut menyaksikan jenazah sampai liang lahat, maka ia akan mendapatkan pahala dua qirath.

مَنْ شَهِدَ الْجَنَازَةَ حَتَّى يُصَلِّىَ عَلَيْهَا فَلَهُ قِيرَاطٌ ، وَمَنْ شَهِدَ حَتَّى تُدْفَنَ كَانَ لَهُ قِيرَاطَانِ . قِيلَ وَمَا الْقِيرَاطَانِ قَالَ مِثْلُ الْجَبَلَيْنِ الْعَظِيمَيْنِ

Artinya: “Barangsiapa yang menyaksikan jenazah sampai ia menyolatkannya, maka baginya satu qirath. Lalu barangsiapa yang menyaksikan jenazah hingga dimakamkan, maka baginya dua qirath.”

Ada yang bertanya, “Apa yang dimaksud dua qirath?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas menjawab, “Dua qirath itu semisal dua gunung yang besar.” (H.R. Bukhari dan Muslim). 945).

Baca juga: Bolehkah Shalat Jenazah untuk Orang yang Mati Bunuh Diri?

Adab Takziyah

Imam Al Ghazali dalam kitab Al Adab fid Din menyebutkan ada 4 adab orang bertakziyah, yaitu:

1. Menghindari hal-hal yang tidak pantas saat bertakziyah, misalnya berdandan terlalu mencolok atau berbicara keras dan tertawa terbahak-bahak.

2. Menampakkan rasa duka atau empati kepada keluarga yang ditinggalkan dengan cara mengucapkan ucapan bela sungkawa

3. Tidak terlalu banyak mengajak berbicara pihak keluarga yang sedang tertimpa musibah kehilangan keluarganya.

4. Tidak mengumbar senyum yang berlebihan karena dikhawatirkan menimbulkan prasangka dan rasa tidak nyaman pada keluarga.

Demikianlah doa ketika takziyah dan keutamaannya. Semoga bermanfaat.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Terkini Lainnya
Waktu Sholat Istikharah yang Dianjurkan: Sepertiga Malam dan Penjelasan Lengkapnya
Waktu Sholat Istikharah yang Dianjurkan: Sepertiga Malam dan Penjelasan Lengkapnya
Doa dan Niat
Al Quran Sebagai Obat: Surat dan Ayat Penyembuh dalam Al Quran
Al Quran Sebagai Obat: Surat dan Ayat Penyembuh dalam Al Quran
Doa dan Niat
Kemenag dan Muslim World League Perpanjang MoU 2025–2028,Siapkan Rp 50 M
Kemenag dan Muslim World League Perpanjang MoU 2025–2028,Siapkan Rp 50 M
Aktual
5 Rukun Khutbah Jumat yang Wajib Diketahui dan Dipenuhi
5 Rukun Khutbah Jumat yang Wajib Diketahui dan Dipenuhi
Doa dan Niat
21 Nama Hari Kiamat dalam Al-Qur’an: Makna, Dalil Lengkap, dan Renungan Keimanan
21 Nama Hari Kiamat dalam Al-Qur’an: Makna, Dalil Lengkap, dan Renungan Keimanan
Doa dan Niat
Doa Khatam Quran: Bacaan Arab Latin dan Artinya
Doa Khatam Quran: Bacaan Arab Latin dan Artinya
Doa dan Niat
Doa Sesudah Adzan Lengkap dengan Arti dan Keutamaannya
Doa Sesudah Adzan Lengkap dengan Arti dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Ayat Seribu Dinar Makna, Keutamaan, dan Cara Mengamalkannya
Ayat Seribu Dinar Makna, Keutamaan, dan Cara Mengamalkannya
Doa dan Niat
Pendaftaran Seleksi PPIH 2026 Dibuka Hari Ini, Simak Jadwal, Formasi, dan Syarat Lengkapnya
Pendaftaran Seleksi PPIH 2026 Dibuka Hari Ini, Simak Jadwal, Formasi, dan Syarat Lengkapnya
Aktual
Niat Puasa Senin Kamis dan Tata Caranya: Keutamaan, Lafaz, dan Manfaatnya
Niat Puasa Senin Kamis dan Tata Caranya: Keutamaan, Lafaz, dan Manfaatnya
Doa dan Niat
Bantah Dukung Pleno PBNU, Pesantren Krapyak Imbau PBNU Hormati Otoritas Kiai Sepuh
Bantah Dukung Pleno PBNU, Pesantren Krapyak Imbau PBNU Hormati Otoritas Kiai Sepuh
Aktual
Keutamaan Puasa Senin Kamis Lengkap dengan Bacaan Niatnya
Keutamaan Puasa Senin Kamis Lengkap dengan Bacaan Niatnya
Doa dan Niat
Bantu Korban Banjir, Kemenag Buka Donasi dan Siapkan Anggaran Rehabilitasi Rp 50 M
Bantu Korban Banjir, Kemenag Buka Donasi dan Siapkan Anggaran Rehabilitasi Rp 50 M
Aktual
Kisah Tukang Sepatu Gagal Haji Namun Mendapat Predikat Haji Mabrur
Kisah Tukang Sepatu Gagal Haji Namun Mendapat Predikat Haji Mabrur
Doa dan Niat
Gus Yahya Terbuka untuk Islah dan Soroti Tatanan Organisasi NU: Mohon Dipertimbangkan
Gus Yahya Terbuka untuk Islah dan Soroti Tatanan Organisasi NU: Mohon Dipertimbangkan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com